Pasar Taman Puring Terbakar Hebat, Simak Sejarah Taman Puring
Pada tahun tahun 2002 Pasar Puring mengalami kebakaran di hampir keseluruhan bagian bangunan dan dibangun kembali dengan bangunan yang lebih modern.j
Kebakaran hebat melanda Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Senin (28/7/2025) malam.
Api muncul sekitar pukul 18.00 WIB dengan cepat melahap ratusan kios di pasar tersebut.
Puluhan mobil damkar dikerahkan untuk memadamkan api pasar yang berada di Jalan Kiai Maja.
Koridor 13 Transjakarta yang menghubungkan Tegal Mampang hingga CBD Ciledug langsung ditutup.
Rute ini juga terhubung dengan halte bus dan MRT untuk integrasi transportasi yang lebih baik.
Saat ini, layanan koridor 13 terganggu karena kebakaran di sekitar Pasar Taman Puring, yang menyebabkan keterlambatan dan penghentian sementara operasional di beberapa halte.
Penumpang diminta mencari transportasi alternatif lain karena bus tidak bisa melintas di jalan layang.
Sambil menunggu petugas memadamkan api dan diketahui penyebabnya mari kita Simak sejarah Taman Puring yang dilansir Dinas Taman dan Hutan Pemprov DKI.
Sejarah Taman Puring
Taman Puring merupakan salah satu Taman Kota di Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Dengan luas 13.118 m2, ini merupakan salah satu taman kota yang cukup luas diantara pusat hunian dan area komersial.
Sejak pertama kali dibangun pada tahun 1983, taman ini sudah bersebelahan persis dengan Pasar Puring (lebih dikenal Pasar Taman Puring atau Tampur).
Taman Puring memang punya tempat tersendiri di kalangan pencari barang bekas berkualitas, mulai dari barang- barang jadul sampai dengan barang bekas dengan kualitas baik bisa di dapatkan di sekitar taman ini.
Pada tahun tahun 2002 Pasar Puring mengalami kebakaran di hampir keseluruhan bagian bangunan dan dibangun kembali dengan bangunan yang lebih modern.
Taman Puring memiliki beragam fasilitas yang dapat dimanfaatkan pengunjung taman seperti area parkour, tempat bermain anak, dan air mancur.
Tidak bisa dipungkiri, Taman Puring saat itu memang sudah tidak menarik dan bahkan kehilangan daya tariknya sebagai tujuan rekreasi.
Satu-satunya yang masih menjadi nilai tambah adalah banyaknya pohon yang rindang dan tinggi.
Taman Puring Wajah Baru
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pertamanan dan Hutan Kota secara nyata melakukan banyak inovasi dan perbaikan serta peningkatan fungsi taman kota secara massif.
Tujuannya untuk mengoptimalkan RTH publik di DKI Jakarta, taman ini dibangun dengan kesesuaian lingkungan dengan mengadopsi kebutuhan masyarakat perkotaan dengan berbagai kelompok level usia.
Sejak dilakukan Revitalisasi pada bulan September 2019, taman Puring wajah baru sudah bisa dinikmati dan dijadikan salah satu destinasi rekreasi yang menyenangkan oleh masyarakat Kota Jakarta.
Taman Puring saat ini dilengkapi dengan jogging track, skate park, area parkour, area bermain anak, dan air mancur.
Dengan desain inklusif Taman Puring kini lebih terbuka serta mudah diakses. Desain yang terbuka ini juga membuat pengunjung Taman Puring dapat merasa jauh lebih nyaman dan aman karena visibilitas yang baik.
Meskipun desain terbuka Taman Puring masih rimbun dan sejuk untuk dikunjungi, dengan mengoptimalkan pohon eksisting dan juga menciptakan ekosistem yang terintegrasi.