Profil Sugiono, Menlu RI yang Ditunjuk Jadi Sekjen Partai Gerindra
Ia menggantikan Ahmad Muzani yang kini menjabat Ketua MPR RI dan telah menjabat Sekjen selama 17 tahun.
Sugiono, Menteri Luar Negeri Indonesia, baru saja ditunjuk sebagai Sekjen Partai Gerindra.
Ia menggantikan Ahmad Muzani yang kini menjabat Ketua MPR RI dan telah menjabat Sekjen selama 17 tahun.
Muzani , lahir 19 Juli 1968 kini berusia 57 tahun. Sementara Sugiono lahir 11 Februari 1979, 46 tahun.
Penujukkan Sugiono sebagai Sekjen Parta Gerindra dilakukan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang jga menetapkan struktur kepengurusan terbaru DPP Gerindra periode 2025-2030.
Dalam struktur terbaru itu, Prabowo sebagai Ketum dan Ketua Dewan Pembina, Sufmi Dasco Ahmad sebagai Ketua Harian, Sugiono sebagai Sekjen, dan Satrio Dimas Adityo sebagai Bendum.
Struktur kepengurusan itu ditandatangani di kediaman Prabowo di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Jumat (1/8/2025).
Profil Sugiono
Sugiono adalah Menteri Luar Negeri Indonesia pertama dari partai politik sejak Alwi Shihab (menjabat 1999–2001) dan pertama yang berlatar belakang militer.
Sebelum ini, ia menjabat Wakil Ketua Komisi I DPR-RI (2019-2024) setelah berhasil merebut satu kursi untuk Partai Gerindra pada Pemilu Legislatif 2019 dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah I (Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, dan Kota Salatiga).
Pada Pemilu 2024, Sugiono kembali memenangkan kursi DPR-RI untuk periode 2024-2029 dari daerah pemilihan yang sama, yakni Jawa Tengah I.
Riwayat Hidup
Besar di dataran tinggi Gayo, Sugiono lahir pada 11 Februari 1979 di Takengon, Aceh Tengah. Setelah menyelesaikan SD di Takengon, Sugiono melanjutkan pendidikan menengahnya di SMPN 1 Takengon dan menyelesaikannya di SMPN 3 Banda Aceh.
Sugiono berhasil lolos seleksi masuk SMA Taruna Nusantara Magelang, Jawa Tengah.
Selama menjadi siswa SMA Taruna Nusantara, Sugiono terlibat aktif dalam organisasi siswa intra sekolah (OSIS).
Pada tahun terakhir, Ia dipercaya sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Kelas. Sugiono kemudian lulus dari SMA Taruna Nusantara pada tahun 1997 dan tercatat sebagai alumni Angkatan V bersama dengan Agus Harimurti Yudhoyono.
Cita-cita menjadi tentara mengarahkannya untuk mendaftar sebagai calon taruna AKABRI.
Namun pada saat bersamaan, Danjen Kopassus saat itu, Mayor Jenderal TNI Prabowo Subianto, membuka pilot project berupa pengiriman alumni SMA Taruna Nusantara ke beberapa perguruan tinggi militer di Amerika Serikat melalui program beasiswa.
Keinginan untuk menjadi prajurit TNI AD dan kesempatan untuk mengenyam pendidikan di luar negeri membuatnya memutuskan untuk mendaftar program tersebut.
Ia mengikuti seleksi hingga dinyatakan lulus untuk mengikuti pendidikan sebagai kadet di Norwich University, sebuah kampus militer tertua di Amerika Serikat.
Setelah kelulusannya dari Norwich University, Sugiono sempat bekerja di Amerika Serikat sebelum memutuskan kembali ke Tanah Air dan mengikuti pendidikan calon perwira TNI (Semapa PK) di Akademi Militer Magelang.
Pada tahun 2002, Sugiono lulus dan dilantik sebagai perwira TNI AD berpangkat Letnan Dua korps Infanteri.
Riwayat pendidikan
SD Negeri Blang Kolak I (1985 – 1991)
SMP Negeri Blang Kolak I (1991 – 1994)
SMA Taruna Nusantara Magelang (1994 – 1997)
S-1 Teknik Komputer, Universitas Norwich (B.S)[6] (1997 – 2001)
Sekolah Perwira Prajurit Karier TNI (2002)
Riwayat organisasi
Ketua Umum Kun Bokator Indonesia (sekarang)
Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) (2021 – sekarang)
Wakil Ketua Umum Bidang Kaderisasi dan Informasi Strategis DPP Partai Gerindra (2014–2020)
Anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra (2014–2020)
Direktur Kampanye Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (2018–2019)
Wakil Ketua Harian DPP Partai Gerindra (2020–2025)
Riwayat Jabatan
Perwira Pertama (Pama) Kopassus dengan pangkat terakhir Letnan Satu (2002-2004)
Sekretaris Pribadi Prabowo Subianto
Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (2019–2024)
Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) (2019–2024)
Ketua Fraksi Gerindra MPR RI
Wakil Ketua Komisi I DPR RI (2023–2024)
Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (2024–sekarang)