Business is booming.

Hari Perempuan Pekerja Lajang 4 Agustus, Simak Sejarah dan Perannya

Tanggal 4 Agustus adalah peringatan single working women’s day atau Hari Perempuan Pekerja Lajang

Hari tersebut diperuntukkan untuk mengenang peran penting perempuan pekerja lajang dalam komunitas dan masyarakat kita.

Seperti dilansir dari timeanddate.com Hari libur tidak resmi ini diciptakan oleh seorang perempuan pekerja lajang bernama  Barbara Payne. Ia menyadari pentingnya peringatan single working women’s day (SWWD)

Payne dan teman-temannya sering bertanya-tanya mengapa ada begitu banyak hari libur untuk ibu, ayah, dan bahkan teman, tetapi tidak ada hari libur untuk perempuan lajang.

Mereka kemudian mendirikan Jaringan Afiliasi Wanita Pekerja Lajang dan, selanjutnya, Hari Wanita Pekerja Lajang.

Maka, Hari Perempuan Pekerja Lajang didirikan pada tahun 2006. SWWD bertepatan dengan Pekan Perempuan Pekerja Lajang, satu minggu penuh yang didedikasikan untuk merayakan perempuan lajang yang bahagia dan bekerja.

Seiring kemajuan masyarakat di seluruh dunia, stigma lama yang dikaitkan dengan perempuan lajang perlahan berubah.

Saat ini, perempuan tidak harus menikah dan tinggal di rumah untuk membuktikan nilai mereka.

Perempuan lajang yang sukses dan berprestasi dapat ditemukan di setiap lapisan masyarakat. Mereka berkontribusi di tempat kerja dan komunitas mereka setara dengan rekan-rekan mereka yang sudah menikah atau memiliki pasangan.

Meskipun demikian, masih banyak tantangan yang dihadapi perempuan lajang yang bekerja di tempat kerja dan di masyarakat.

Baca Juga:  Lima Bulan Buron, Dito Mahendra Ditangkap di Bali dan Kini Jalani Pemerisaan di Bareskrim Polri

SWWD meningkatkan kesadaran tentang isu-isu ini dan mendorong orang-orang untuk menemukan solusi yang adil.

Hari ini juga berupaya untuk menghilangkan stereotip dan diskriminasi terhadap orang lajang.

Hari ini mengakui bahwa melajang tidak menghalangi kebahagiaan dan kepuasan hidup. Bahwa beberapa orang lebih suka menjalani hidup sendiri daripada bersama pasangan.

Hargai semua perempuan lajang yang bekerja dalam hidup Anda. Beri tahu mereka bahwa Anda mengagumi mereka, menghormati keputusan mereka, dan terinspirasi oleh apa yang mereka lakukan.

Di banyak belahan dunia, menjadi perempuan lajang masih dianggap memalukan. Sumbangkan waktu dan uang Anda untuk organisasi yang berupaya membantu perempuan lajang yang bekerja untuk berdiri tegak dan mandiri di negara-negara ini.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...