Janice Tjen Juara Tunggal dan Ganda Putri Chennai Open, Simak Perjalanannya
DI nomor ganda putri, berpasangan dengan seniornya, Aldila Sutjiadi mengalahkan pasangan Monica Niculescu (Rumania) dan Storm Hunter 7-5 6-4.
Janice Tjen, petenis andalan Indonesia, menjadi juara tunggal dan ganda putri di Chennai Open 2025, SDAT Tennis Stadium, Hyderabad, Indiak Senin (3/11/2025) dini hari WIB.
Di nomor Tunggal putri, ia mengalahkan petenis Australia, Kimberly Birrell, dua game langsung 6-4 6-3.
Sedang di nomor ganda putri, berpasangan dengan seniornya, Aldila Sutjiadi mengalahkan pasangan Monica Niculescu (Rumania) dan Storm Hunter 7-5 6-4.
Chennai Open 2025 merupakan turnamen tenis yang menjadi bagian dari musim Tur WTA 2025 di kategori 250.
Turnamen tersebut berlangsung sejak  tanggal 27 Oktober 2025. Turnamen ini akan dimainkan di lapangan keras luar ruangan dan berhadiah 251,750 dolar AS.
Perjalanan Janice Tjen di Tunggal Putri Chenai Open
Babak 32 besar 27 Oktober vs L Stefanini (ditunda)
Babak 32 besar 29 Oktober vs C Werner (Jerman) 4-6 7-5 8-2
Babak 16 besar 30 Oktober vs LindaFruhvirtova (Ceko) 2-6 6-3 6-2
Babak perempatfinal 31 Oktober vs Moa Pohankova (Slovakia) 6-3 6-1
Babak Semifinak 1 Nopember vs Lanlana Tararudee (Denmark) 8-6 8-6
Babak Final 2 Nopember vs Kimberly Birrell 6-4 6-3
Profil Janice Tjen
Janice Tjen lahir 6 Mei 2002 (23 tahun). Ia adalah pemain olahraga tenis asal Indonesia.
Karier tertingginya sebagai pemain tenis tunggal di tingkat dunia yakni urutan 80, diraih pada 20 Oktober 2025, dan urutan 103 untuk kategori ganda, diraih pada 27 Oktober 2025.
Dan diperkirakan akan melonjak setelah menjuarai Chennai Open 2025.
Janice Tjen lahir di Jakarta, Indonesia. Dia mendapat tawaran untuk menjadi pemain tenis oleh temannya Priska Madelyn Nugroho, salah satu pemain terbaik junior Indonesia pada saat itu.
Untuk bermain profesional, Janice membutuhkan biaya yang besar, sehinga ia dan orangtuanya memutuskan agar ia bermain tenis melalui perguruan tinggi.
Janice bermain di Universitas Oregon, kemudian pada 2021 ia pindah ke Universitas Pepperdine dan lulus tahun 2024 dan mendapat gelar Sarjana Sosiologi.
Janice Tjen mewakili Indonesia di Asian Games 2022, di mana ia berpasangan dengan Aldila Sutjiadi untuk meraih medali perunggu di nomor ganda putri.
Dalam kurun waktu 1 tahun, Juni 2024–Juni 2025, Janice berhasil memenangkan 13 gelar ITF dalam nomor tunggal dan 6 gelar ITF dalam nomor ganda.
Janice mendapatkan penghargaan Player of the Month 2 bulan berturut-turut pada Mei dan Juni 2025 dari ITF (International Tennis Federation).
Penghargaan bulan Mei 2025 diberikan karena ia memenangkan 2 gelar juara dan menjadi salah satu petenis dengan match-wins terbanyak kedua selama tur.
Penghargaan bulan Juni 2025 diberikan karena Janice memenangkan 5 gelar juara dan memenangkan 25 match selama berturut-turut.
Pada Agustus 2025, ia lolos ke babak utama Grand Slam pertamanya di AS Terbuka dengan mengalahkan unggulan ketiga kualifikasi Aoi Ito dalam dua set langsung.
Ia menjadi pemain Indonesia pertama yang berkompetisi di turnamen besar sejak Angelique Widjaja di AS Terbuka 2004.
Di babak pertama, Janice mengalahkan unggulan ke-24 Veronika Kudermetova dalam tiga set, menandai kemenangan pertama pemain wanita Indonesia di Grand Slam sejak Widjaja di Wimbledon 2003. Ia dikalahkan di babak kedua oleh Emma Raducanu dalam dua set langsung.
Janice Tjen menjadi petenis tunggal Indonesia pertama setelah 23 tahun yang berhasil mencapai babak final WTA setelah Angelique Widjaja pada 2002 di Pattaya.
Pada debutnya di tur WTA ini, Janice melaju ke babak final di WTA 250 SP Open 2025 dan menduduki posisi runner-up setelah kalah dari Tiantsoa Sarah Rakotomanga Rajaonah dari Prancis.
Untuk mencapai babak final tersebut, sebelumnya Janice berhasil mengalahkan unggulan ke-7, ke-3, dan ke-6 turnamen, yaitu Leolia Jeanjean, Alexandra Eala, dan Francesca Jones.
Pada 5 Oktober 2025, Janice berhasil meraih gelar pertamanya pada turnamen WTA 125 dalam nomor ganda putri berpasangan dengan sesama atlet Indonesia, Aldila Sutjiadi, pada turnamen Suzhou Open di China.
Pada 26 Oktober 2025, Janice Tjen berhasil meraih gelar tur WTA pertamanya dalam nomor ganda pada turnamen WTA 250 Guangzhou Open 2025 berpasangan dengan Katarzyna Piter.
Gelar tur WTA pertamanya dalam nomor tunggal berhasil didapatkan pada 2 November 2025 di WTA 250 Chennai Open setelah mengalahkan Kimberly Birrell.
Gelar ini adalah gelar pertama petenis tunggal putri Indonesia di ajang tur WTA setelah 23 tahun yang lalu.
Ia juga juara ganda putri di turnamen yang berlangsung di India berpasangan dengan Aldila Sutjiadi.