Business is booming.

Trending Bola Api Bergerak di Langit Lampung, Begini Penjelasan Ahlinya

Dr. Annisa Novia Indra Putri menyatakan objek tersebut dipastikan merupakan bagian dari tubuh roket milik Cina, yaitu CZ-3B R/B (Long March 3B Rocket Body).

Lampung trending. Hal itu terkait adanya sekumpulan Cahaya, mirip bola api yang bergerak cepat di langit pada Sabtu (4/4/2026) malam sekitar pukul 20.00 wib.

Beberapa video amatir menunjukkan cahaya tersebut tampak berpendar dan pecah di langit.

Cahaya ini terlihat jelas oleh warga di Lampung Timur, Lampung Selatan, dan wilayah Metro, termasuk warga Kepulauan Seribu, Jakarta,

Di wilayah Metro, kemunculan benda tersebut dilaporkan disertai dengan suara gemuruh yang keras.

Warga yang melihat umumnya menduga itu adalah meteor jatuh.

Namun kemudian dipastikan benda tersebutmerupakan sampah antariksa (debris) yang jatuh kembali ke atmosfer Bumi.

Hal itu disampaikan Dr. Annisa Novia Indra Putri, S.Si., M.Si. yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pusat Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL).

Dr. Annisa Novia Indra Putri menyatakan objek tersebut dipastikan merupakan bagian dari tubuh roket milik Cina, yaitu CZ-3B R/B (Long March 3B Rocket Body).

Cahaya terang dan pijaran api muncul karena sampah antariksa tersebut terbakar saat masuk kembali ke atmosfer Bumi (re-entry) akibat gesekan udara.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang karena fenomena ini tidak berbahaya.

Menurutnya, sebagian besar material roket tersebut telah habis terbakar di lapisan atmosfer sebelum menyentuh permukaan bumi.

Penjelasan Dr. Annisa Novia banyak bermunculan di medpa-media Lampung, Juga bisa disimak melalui Instagram stori akun OAIL @oail.itera

Baca Juga:  Profil Brigjen TNI Sudaryanto, Satu Lagi Alumni Akmil 1993, Pecah Bintang Satu

Sampah antariksa (space junk) adalah benda-benda buatan manusia yang sudah tidak berfungsi lagi dan tertinggal di orbit Bumi.

Sederhananya, ini adalah “sampah” hasil aktivitas manusia di luar angkasa.

Isinya bisa macam-macam seperti  satelit yang sudah habis masa pakainya atau rusak tapi masih berputar-putar di atas sana.

Tingkatan roket: Bagian-bagian roket yang terlepas setelah mendorong muatan (seperti satelit) ke orbit. Inilah yang jatuh di Lampung kemarin.

Serpihan kecil: Cat yang mengelupas, baut yang lepas, atau pecahan akibat tabrakan antar satelit.

Benda-benda ini perlahan-lahan kehilangan ketinggian karena gaya tarik Bumi.

Saat masuk ke atmosfer dengan kecepatan sangat tinggi, gesekan dengan udara menciptakan panas yang luar biasa, sehingga benda tersebut menyala terang seperti “meteor” dan biasanya hancur berkeping-keping sebelum sampai ke tanah.

Dr. Annisa Novia Indra Putri, S.Si., M.Si. adalah seorang akademisi dan ahli astronomi yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pusat Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL).

Ia adalah Dosen Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan (SAP) di Institut Teknologi Sumatera (ITERA).

Ia kenyelesaikan gelar Doktor (Dr.) dari Program Studi Astronomi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Juni 2024.

Beliau merupakan alumni penerima beasiswa LPDP (Awardee PK-171). Ia aktif dalam riset mengenai polusi cahaya di sekitar wilayah observatorium dan manajemen pengembangan kawasan Observatorium Astronomi ITERA.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...