Profil Dr Chatarina Muliana Girsang Resmi Menjadi Kajati Kaltim
Dr. Chatarina Muliana Girsang, S.H., S.E., M.H. resmi diangkat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur (Kaltim) per tanggal 22 Juli 2026,
Supardi yang kini berpindah tugas menjadi Sekretaris Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung.
Pada bulan yang sama, Chatarina Muliana sempat diangkat menjadi anggota Tim Khusus (Timsus) pengusut kasus mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.
Namun posisi itu tergantikan karena beliau mendapatkan promosi jabatan struktural yang lebih tinggi dan strategis.
Persisnya hanya berselang satu minggu setelah ditunjuk masuk Timsus pada 15 Juli 2026, Jaksa Agung melakukan mutasi besar-besaran pada 22 Juli 2026.
Dr. Chatarina langsung dipromosikan untuk memimpin daerah strategis sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kajati Kaltim).
Timsus penyidik kasus tersebut dibentuk khusus menggunakan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) khusus.
Sifatnya adalah satgas ad-hoc (sementara) untuk merespons kasus mendesak secara independen, bukan jabatan struktural permanen di Kejaksaan Agung.
Dr. Chatarina Muliana Girsang, S.H., S.E., M.H. dikenal sebagai jaksa senior dengan segudang prestasi cemerlang, baik di bidang akademik, penegakan hukum lintas lembaga (KPK-Kejaksaan), hingga manajemen birokrasi pemerintahan.
Ia meraph dua Gelar Sarjana Sekaligus (1996). Yakni menyelesaikan kuliah S1 Hukum di Universitas Brawijaya dengan predikat Cum Laude, sekaligus menuntaskan kuliah S1 Ekonomi Akuntansi di STIE YAI Jakarta pada tahun yang sama.
Kombinasi ilmu hukum dan akuntansi ini menjadikannya pakar dalam mengusut kejahatan keuangan/korupsi.
Kemudian Lulus dari S2 Hukum Pidana Internasional Universitas Padjadjaran juga dengan predikat terbaik (Cum Laude).
Ia menuntaskan pendidikan tertinggi S3 Hukum di Universitas Airlangga untuk memperkuat kepakaran hukumnya.
Saat dipercaya bertugas di KPK, ia menjadi Srikandi Hukum dan bertugas sebagai selama 6 tahun (2005–2011).
Kemudian menjadi Kepala Biro Hukum KPK (2013–2015).
Pernah ditunjuk langsung menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Rektor di beberapa universitas negeri besar yang sedang mengalami krisis kepemimpinan atau penataan ulang tata kelola, termasuk menjadi Plt Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Universitas Negeri Manado (Unima).
Kepercayaan Strategis di Korps Kejaksaan Agung membuatnya dipilih sebagai salah satu dari 9 jaksa terbaik (“tim elite”) untuk mengusut tuntas kasus dugaan korupsi besar lintas lembaga terkait mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.
Chatarina Muliana Girsang lahir di Jakarta pada tanggal 19 November 1972.
Ia masuk Kejaksaan setelah lulus kuliah S1 pada tahun 1996.
Ia mengawali kariernya sebagai staf administrasi di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kejaksaan RI hingga tahun 1999.
Mulai bertugas sebagai Jaksa pada Staf Khusus Jaksa Agung RI (periode 2000–2001) sebelum akhirnya dimutasi menjadi Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Ekonomi Moneter di Kejaksaan Negeri Bekasi.
Riwayat Jabatan
Staf Administrasi Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kejaksaan RI 1996–1999
Jaksa pada Staf Khusus Jaksa Agung RI (pada masa Jaksa Agung Marzuki Darusman dan MA Rahman) 1999–2001
Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Ekonomi Moneter Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Bekasi 2001–2005
Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi 2005–2011
Kepala Bagian Perancangan Peraturan Biro Hukum KPK 2011–2013
Kepala Biro Hukum KPK (Menjadi perempuan pertama di posisi ini) 2013–2015
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bekasi 2015
Staf Ahli Mendikbud Bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan 2015–2020:
Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) 2020–2025
Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan Plt. Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) 2023–2024
Kejati Bali Oktober 2025 – April 2026
Kepala Pusat Manajemen Penelusuran dan Perampasan Aset (Pusat MPPA) Kejaksaan Agung April 2026 – Juli 2026
Penyidik Tim Khusus (Timsus) Independen Kejaksaan Agung 15 Juli 2026
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur 22 Juli 2026-sekarang