Business is booming.

Ucapan Bela Sungkawa dan Jejak Karier Neta S Pane, Meninggal karena Covid-19

RIP Mantan Wartawan yang menjadi narasumber wartawan, Neta S Pane

Mantan wartawan yang kini menjadi narasumber wartawan Neta S Pane meninggal dunia karena covid-19, Rabu (16/6/2021).

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) itu menghembuskan nafas terakhir setelah mendapat perawatan di rumah sakit Mitra Keluarga, Bekasi Barat sekira pukul 10.30 WIB.

Dengan banyak alat bantu Neta sudah dirawat di rumah sakit sejak sepekan lalu.

Ucapan doa kesembuhan hingga akhirnya meninggal dunia mengalir deras di akun facebooknya.

Tampak sekali Neta memang memiliki pergaulan yang luas.

Berikut ucapan bela sungkawan dan doa kesembuhan sebelum beliau meninggal dunia

@ Cocomeo Cacamarica

Saparuh Dari “Roh dan Jiwa” Kandang Ayam
Adalah elu Neta S Pane….
Ente Selalu Jadi “sinterklas”…
Jangan lupa, bikin rilis-rilis di Surga….ye

@ Sugeng Teguh Santoso

Sahabatku Neta S Pane siang ini dikabarkan telah menghadap Sang Khalik. Selamat jalan bang dalam keabadian. Semoga engkau Husnul Khotimah. Kandang ayam daksinapati rasanya tdk akan seramai jika abang ada. Kesedihan yg dalam atas kepergianmu dr saya dan kawan2. semoga keluarga yg ditinggalkan diberi kekuatan. RIP

@ Kristian Ginting

Ikut berduka atas berpulangnya Bang Neta S Pane. Bang Neta aku kenal pertama kali ketika aku ditugaskan untuk mewawancarainya dalam kasus Susno. Ia mantan wartawan dan kini aktif menjadi pemantau kinerja Kepolisian RI di IPW. Waktu itu baru kenal tapi karena Bang Neta juga anak Medan, hubungan kami langsung akrab. Bahkan sampai sekarang.
Semoga keluarga Bang Neta tabah dan kuat. Dan aku doakan semoga Bang Neta mendapat tempat istimewa di sisi-Nya. Selamat jalan Bang Neta.

Baca Juga:  Jumlah Kematian karena Covid-19 Masih Tinggi Meski Menurun

@ Anhar Abu Aisha is with Neta S Pane.

Setiap Yang Bernyawa Pasti Merasakan Mati
Innalillahi wa innailaihi Raji’un
Hari ini dapat kabar Duka Yang Mendalam
Bahwa Sosok Jurnalis Senior Meninggal Dunia Neta S Pane
H.NETA SAPUTRA PANE, yang telah menghadap Sang Khalik pada RABU, 16 Juni 2021, sekitar pukul 10.40 WIB di RS Mitra Keluarga, Bekasi Barat
Allahumaghfirlahu
Warhamhu
Wa’afihi
Wa’fu anhu
Semoga almarhum H. NETA SAPUTRA PANE diterima amal ibadahnya, diampuni segala kesalahannya dan dilapangkan kuburnya.
Insyaallah memperoleh tempat terbaik di sisi-Nya.
Selamat Jalan Dak, Engkau Orang Baik, Insya Allah
Aamiin ya robbal al aamiin

@ Bois MrBbm is at Komplek DPR RI, Kalibata South Jakarta.

#BreakingThinking
tengah malam bersama bang Rafly Kande seniman dunia asal ACEH yang memberikan semangat untuk bang Neta S Pane ketua presidium IPW “IndonesiaPoliceWatch” agar pulih & sehat, Aminn..

@ebe Adhi is with Djono W Oesman and

Segera Membaik, Bro Neta
DOA-doa terus kami langitkan. Para sahabat pun senantiasa mengurai harap. Setiap saat, bahkan di mana pun kami mengingatmu, Neta Saputra Pane. Dan pagi ini, di Minggu yang cerah ini, kami meneguhkan diri untuk kembali menyambangimu. Meski hanya bisa membayangkanmu dari kejauhan. Segeralah membaik, Bro Neta Pane.
Bisalah kukabarkan sedikit bagaimana perkembangan perawatannya di RS Mitra Keluarga, Bekasi, ini. Dia masih berada di ICU isolasi. Kesadaran, di bawah pengaruh obat. Ada keluhan, masih sesak berat, namun demamnya sudah berkurang. Irama jantung, normal. Namun, dia masih dibekap ventilator. Walau demikian, disebutkan jika tim medis perlahan-lahan sudah menurunkan kadar oksigen ventilatornya.
Semoga besok semakin baik, dan semoga juga ventilatornya segera dilepas, sehingga bisa kembali bernapas dengan normal, itulah doa kami. Tak putus-putusnya harapan itu kami kumandangkan.
Kami juga berdoa dan senantiasa berharap untuk kesembuhan Eko Rahmawanto. Sahabat kami yang sejak Senin lalu menjalani perawatan di RSD Covid-19, Wisma Atlit Kemayoran. Juga, untuk dipulihkannya kembali kesehatan dan kekuatan sahabat kami yang lain, Herman “Matt Bento” Wijaya.
Ini hanya sekadar ujian dari Tuhan Yang Maha Baik, Sang Pemilik Hidup…

@Zeynita Gibbons

Baca Juga:  Aplikasi PeduliLindungi Trending, Sudah Diunduh Hampir 6 Juta Orang

Hallo bang Neta S Pane kapan ajak aku lagi makan dimsum nya kangen nich dan dua bulan di dusun paninjawan solok sumbar

@Yon Moeis

NETA PASTI KUAT; AYO, BANG ….
NETA S. Pane, kawanku, sahabatku, tadi malam kami kumpul di “Kandang Ayam”; seperti biasa lanjut sop kambing di depan Terminal Rawamangun.
Banyak cerita dan obrolan yang kami apungkan. Tentu saja tidak lupa soal Ocha, Lela, Idha — bu guru yang cantik itu. Juga sesekali soal politik dan sikap pelakunya yang kita sebut bisa di luar jangkauan kita. Lebih jaih lagi soal “perang bintang” 2024.
Panas, seru, dan seketika tawa kita meledak; tawa yang seolah mengolok-olok mereka-mereka yang ambisius, bukan mereka yang memberikan harapan.
Tapi, Neta S Pane sepanas apa pun yang kita obrolkan, tetap terasa dingin, ada yang kurang. Apalagi, ketika tadi malam aku terima kepastian itu. Hening seketika; kami yang tak berdaya ini, hanya bisa kirim doa.
“Neta, kawanku, sahabatku, ayo bangun. Aku yakin, juga teman-teman, Neta kuat menghadapi ini. Kita makan yang enak-enak, kita selalu membuat hati kita masing-masing bahagia dan senang. Di kandang ayam, tawa dan canda tidak boleh berhenti … ”

Neta Sakit
Ketua Presidium IPW Neta S Pane saat berjuang melawan Covid-19 di rumah sakit. Ia akhirnya menyerah dan menghembuskan nafas terakhir, Rabu (16/6/2021)

Jejak Karier Neta S Pane

Neta S Pane merupakan putra pasangan Tapi Rumondang Siregar dan Endar Pane

Lewat IPW, Neta kerap kritis pada sejumlah kasus kepolisian.

Seperti kasus rekening gendut sejumlah pejabat kepolisian, para perwira Polri yang diduga menerima suap dari Gayus Tambunan.

Selain berkarir menjadi aktivis di IPW, Neta juga produktif dalam menulis seperti buku, karya ilmah, dan sastra.

Neta S Pane juga menjadi dosen tidak tetap di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Universitas Muhammadiyah, dan sejumlah kampus lainnya.

Baca Juga:  Jane Shalimar Wafat Setelah Positif Covid-19 Sepekan Lebih

* Reporter di Surat Kabar Harian (SKH) Merdeka di Jakarta 1984

* Redaktur Pelaksana di Surat Kabar Harian (SKH) Merdeka Di Jakarta 1991

* Asisten Redpel di Harian Terbit Jakarta 1993

* Redpel Koran Aksi Jakarta

* Wakil Pemimpin Redaksi Surat Kabar Jakarta 2002-2004

* Ketua presidium IPW 2004 Sampai sekarang

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...