Business is booming.

Dibilang Banyak Kuyang, Warga Kalimantan Marah di Twitter

DIPIKIR KALIMATAN ISINYA HUTAN SAMA KUYANG, ANJIR PADA LATAH GINI YAK

Kalimantan trending, netizen yang diduga warga Kalimantan kesal karena pulau itu dianggap identik dengan hutan.

Dan yang paling bikin kesal tampaknya karena netizen di luar pulau itu menganggap Kalimantan berisi kuyang.

“DIPIKIR KALIMATAN ISINYA HUTAN SAMA KUYANG APA, EMOSI YA ANJIR PADA LATAH GINI,” tulus netizen @geumanhaeya.

“SAYA SEBAGAI ORANG KALIMANTAN, MENYATAKAN MUAK JIKA DIBILANG KALIMANTAN ISINYA HUTAN DOANG.” @ILL3GURL

“EH BUKAN HUTAN DOANG, MEREKA JUGA PIKIR KALIMANTAN PENUH DENGAN KUYANG YANG LALU LALANG KEK MANUSIa. YA ALLAH DENGER CERITA KUYANG AJA SAWAN” @taebykth1

Trending Kalimantan tampaknya dimulai dari akun @tanyakanrl Kilauan cahaya @bertanyarl
Tanyarl ralat; (Kalimantan) dimata orang jawa.

Berikut Cuitan Netizen tentang Kalimantan

@NAYAT___T Membalas @bertanyarl di kalimantan kemana-mana naik kuyang kah?

@pocicah: Membalas @bertanyarl Di mataku, banyak kuyang lalu lalang di langit Kalimantan

@kvnzkqlskhw: di tempatku kutang udah mulai punah wkwkw

@yondwon: Kesel bngt klo ditanya di kalimantan ada kuyangkh, ada mall ga ada ini ga itu ga ADA ANJG ADA

@clairdemun: jd inget tanteku pas lg di kalimantan mau nyebrang sungai pake perahu yg ga terlalu besar, abangnya blg “kami saranin pas di perjalanan tidur aja bu” tp tanteku ga tidur, dia bingung kok disuruh tidur EH bener aja dia pingsan dong gara2 ngeliat sungai banyak buaya lg pada mangap

@nutrxjell: True. Muak lama2 ditanya di kalimantan ada mall ga, ada pesawat ga.. Ya ada lah di ibu kota tiap provinsinya astaga-_-

@irlynrvtsr: Aku pertama kali pindah dari kalimantan ke jawa: “Rumahmu bawahnya sungai ya??” “Rumahmu di hutan?” YaAllah mau nangis:”)

@GreenpeaceID: Era dimulainya penghancuran hutan Kalimantan lewat pemberian izin HPH zaman Soeharto, kalau sekarang oleh tambang batu bara dan perkebunan sawit skala besar.

Baca Juga:  Kelak Hanya yang Punya Kartu Sembako Boleh Beli Gas Elipiji 3 Kg

@Naqiyyah_Syam: Hai Teman-teman, ikut senang dong sekarang sudah ada jalan tol Balikpapan- Samarinda. Jalan Tol pertama di Kalimantan

@aqua_mri: Melihat replyan orang2 jd pngen tinggal disana.. kalimantan indah banget.

@amir7788: Ekonomi semakin merata nih. Apakah orang-orang nanti merantaunya ke Kalimantan? Bukan Jakarta? Wajah menyeringai dengan mata tersenyum

@shycat__: Tergantung kalimantan mna ny sih, klo di perkotaan atau di provinsi yg udh lama atau udh berkembang gitu, emg udh kebentuk wkwkwk.. Klo ditempatku yg provinsiny masi tergolong baru, ga yg se wah samarinda balikpapan dkk, yg ampe ada gedung² tinggi, TP KGK HUTAN JG WOELAH

@Joel_MerahPutih: Jelas² itu Hoax tapi kok banyak yg percaya….Alangkah guobloknya org² yg percaya hoax itu. Setelah ibu Kota yg baru selesai dan di pindahkan,ternyata tak sejengkal pun tanah Kalimantan yg di jual,org yg menyebar Hoax dan org² yg percaya pasti akan menerima azabnya masing².

Tentang Kuyang

Kuyang, Krasue, atau Palasik adalah folklor tentang siluman berwujud kepala manusia dengan isi tubuh yang menempel tanpa kulit dan anggota badan yang dapat terbang untuk mencari darah bayi atau darah wanita setelah melahirkan.

Makhluk ini dikenal masyarakat di Kalimantan. Kuyang diceritakan sebagai manusia (wanita) yang menuntut ajaran ilmu hitam untuk mencapai kehidupan abadi.

Pada siang hari, seorang kuyang akan menempuh hidup sehari-hari sebagaimana orang biasa, tetapi biasanya ia mengenakan pakaian jubah.

Pada malam hari kuyang akan terbang untuk mencari darah bayi atau darah persalinan untuk dihisap sebagai sarana menambah kekuatan ilmunya.

Orang yang melihat kuyang terbang biasanya melihatnya seperti burung besar.

Untuk menghadapinya korban perlu menggunakan sapu ijuk atau memukulkan perabot rumah tangga seperti panci atau wajan.

Tentang Kalimantan

Baca Juga:  Giroud Trending Usai Cetak Dua Gol ke Gawang Cagliari Babak 1

Kalimantan atau juga disebut Borneo oleh dunia internasional, adalah pulau terbesar ketiga di dunia yang terletak di sebelah utara Pulau Jawa dan di sebelah barat Pulau Sulawesi.

Pulau Kalimantan dibagi menjadi wilayah Indonesia (73%), Malaysia (26%), dan Brunei (1%).

Pulau Kalimantan terkenal dengan julukan “Pulau Seribu Sungai” karena banyaknya sungai yang mengalir di pulau ini.

Borneo—yang berasal dari nama kesultanan Brunei—adalah nama yang dipakai oleh kolonial Inggris dan Belanda untuk menyebut pulau ini secara keseluruhan.

Sedangkan Kalimantan adalah nama yang digunakan oleh penduduk bagian timur pulau ini yang sekarang termasuk wilayah Indonesia.

Wilayah utara pulau ini (Sabah, Brunei, Sarawak) untuk Malaysia dan Brunei Darussalam. Sementara untuk Indonesia wilayah Utara, adalah provinsi Kalimantan Utara.

Dalam arti luas “Kalimantan” meliputi seluruh pulau yang juga disebut dengan Borneo, sedangkan dalam arti sempit Kalimantan hanya mengacu pada wilayah Indonesia.

Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memastikan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) yang baru di Provinsi Kalimantan Timur tetap dilanjutkan sesuai rencana sebelumnya.

Hal ini disampaikan kepala negara saat meninjau sodetan akses jalan menuju IKN di Jalan Tol Balikpapan-Samarinda kilometer 14 yang sebelumnya dilewati Jokowi dalam perjalanan dari Kota Samarinda ke Kota Balikpapan. “Agenda ibu kota baru ini tetap dalam rencana,” ujarnya, Selasa (24/8/2021).

Saat meninjau sodetan akses jalan tersebut, Jokowi didampingi oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono serta Gubernur Kaltim Isran Noor.

Dalam kunjungannya tersebut, Jokowi berdiskusi dengan para menteri sembari memperhatikan peta.

“Tadi saya dengan Pak Menhan dengan Pak Menteri PUPR untuk melihat secara detail juga. Tadi kita diskusi mengenai kira-kira di mana pelabuhan, di mana airport. Kalau kita melihat ke lapangan seperti ini akan lebih mudah. Itu saja,” ucapnya.

Baca Juga:  Juventus Empat Tahun Rugi Terus, Kini Hanya Peringkat 12

Apalagi, menurut Jokowi, pembangunan ibu kota baru sangat membutuhkan infrastruktur.

“Kita melihat ini melihat lebih detail lagi, karena untuk membangun ibu kota baru yang paling penting adalah infrastruktur menuju ke sana dulu untuk nanti membawa logistik.”

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mendukung penuh diteruskannya proyek tersebut.

“Saya kira ini saya sangat mendukung. Saya menyarankan kepada Presiden bahwa kita harus diteruskan Pak, begitu saran saya,” kata Prabowo.

Adapun persiapan yang sudah dilakukan untuk memindahkan ibu kota juga diklaim sudah matang. “Saya menyampaikan kepada Presiden, ini strategis. Kita harus ada keberanian untuk memindahkan ibu kota, memisahkan pusat pemerintahan dari pusat keuangan, perdagangan, industri,” ujar Prabowo.

Sementara itu, Gubernur Kaltim Isran Noor menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi, karena telah menetapkan titik simpang sodetan ke arah titik Ibu Kota Negara yang jaraknya dari Tol Balikpapan- Samarinda sekitar 37-41 kilometer.

“Ini sangat mendukung dan memberikan kecepatan yang tinggi mobilitas masyarakat Balikpapan, Samarinda ke arah Ibu Kota Negara,” tuturnya.

Adapun kawasan yang digunakan untuk sodetan jalan, menurut Isran, adalah lahan negara, sehingga tidak ada masalah pembebasan lahan. “Kalau dukungan pemerintah daerah pasti sudah sangat kami lakukan kepada masyarakat bersama-sama. Kawasan ini adalah kawasan hutan dan lahan negara, jadi tidak ada masalah dengan lahan.”

Ibu Kota Negara rencananya bakal berlokasi sebagian di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian lagi di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Adapun lahan yang digunakan mengambil lahan bekas hutan tanaman industri seluas 256 ribu hektare, ditambah dengan kawasan cadangan sehingga totalnya mencapai 410 ribu hektare.

Komentar
Loading...