Business is booming.

Profil Letjen TNI Chandra W Sukotjo, Periksa Teman Seangkatan, Akmil 88

Puspom AD akan melanjutkan proses hukum lebih lanjut terhadap Brigjen JT.

Letjen TNI Chandra W Sukotjo, Komandan Puspomad, kini dalam sorotan terkait pemeriksaan Brigjen TNI Junior Tumilaar (JT)

Jendral bintang tiga itu kini dipaksa memeriksa rekan seangkatannya di Akmil 1988, Junior Tumilaar.

Tumilaar belakangan memperoleh sorotan karena berkirim surat kepada Kapolri Jendral Listyo Prabowo terkait kasus tanah.

Model komunikasi ala Junior Tumilaar itu dianggap tak lazim.

Kepala staf TNI AD Jendral Andika Perkasa telah mengeluarkan surat perintah pembebasan dari tugas dan tanggung jawab jabatan Brigjen JT sebagai Inspektur Kodam XIII Merdeka.

Selain itu Brigjen Junior telah diperiksa di Markas Puspom AD, Jakarta, pada 22, 23 dan 24 September 2021.

Menurut Chandra atas adanya indikasi pelanggaran hukum disiplin militer dan pelanggaran hukum pidana militer, maka Puspom AD akan melanjutkan proses hukum lebih lanjut terhadap Brigjen JT.

Brigjen TNI Junior tumiilar dan suratnya kepada Kapolri. Ia kini dicopot (wikipedia)

“Perbuatan melawan hukum dimaksud adalah pelanggaran hukum disiplin militer dan pelanggaran hukum pidana militer sesuai Pasal 126 KUHPM dan Pasal 103 ayat (1) KUHPM,” ujar Chandra dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/10/2021).

Profil Letjen TNI Chandra W Sukotjo

Letnan Jenderal TNI Chandra Warsenanto Sukotjo, M.Sc., (lahir 14 Januari 1965).

Ia adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang sejak 26 Januari 2021 menjabat sebagai Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat ke-32.

Chandra merupakan alumnus Akademi Militer 1988 yang berasal dari Korps Polisi Militer (CPM).

Jabatan terakhir bintang tiga ini adalah Deputi I Bidang Luar Negeri BIN.

Letnan Dua s/d Letnan Satu
Waka Instalasi Tuntibmil Pomdam II/Sriwijaya (1989)
Kalakhartib Denpom II/4 Palembang Pomdam II/Sriwijaya (1993—1995)

Baca Juga:  Brigjen TNI Junior Tumilaar Pertaruhkan Karier demi Bela Babinsa?

Kapten
Patiblin Lalin Sihartib Pomdam II/Sriwijaya (1995—1998)
Kalak Lidkrim/Intel Pomdam II/Sriwijaya (1995)
Pama Mabes TNI (Diklapa II) (1998)

Mayor
Dandenwalmor Grup C Paspampres (1998—1999)
Dandenpamsus Yonpam Grup A Paspampres (1999—2000)
Dandenwalpri Yonpam Grup A Paspampres (2000—2001)
Pamen Paspampres (Dik Seskoad) (2001—2002)

Letnan Kolonel

Dandenpom VII/3 Bone Pomdam VII/Wirabuana (2002)
Dandenpom VII/6 Makassar Pomdam VII/Wirabuana (2002—2003)
Pamen Puspomad (Dik S-2 Luar Negeri) (2003—2004)
Dandenpom V/4 Surabaya Pomdam V/Brawijaya (2004—2006)
Kabag Tatib Sdirbinhartib Puspomad (2006—2007)
Pamen Mabes TNI (2007)
Pabandya 4/Milhanlugri Paban VI/Mintel Sintel TNI (2007—2008)
Pabandya B-51 Direktorat B BAIS TNI (2008)
Gumil Gol IV/Kol Korps Gumil Satinduk BAIS TNI (2008—2009)

Kolonel
Atase Pertahanan RI Turki (2009—2012)
Pamen Denmabesad (Dik Sesko TNI) (2012—2013)
Dirbinhartib Puspomad (2013)
Danpomdam V/Brawijaya (2013—2014)

Brigadir Jenderal

Kasubdit Pasifik Deputi Intelijen Luar Negeri BIN (2014)
Direktur Amerika & Eropa Deputi Intelijen Luar Negeri BIN (2014)
Sekretaris I Kedubes RI Australia (2014—2017)

Mayor Jenderal
Deputi I Bidang Luar Negeri BIN (2017—2021)

Letnan Jenderal
Danpuspomad (2021—)

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...