Business is booming.

Sirkuit Mandalika dengan 17 Tikungan Tajam, Jokowi: Semuanya Sulit

Kalau untuk pembalap mungkin enggak ada masalah, tapi untuk saya sangat sulit

Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB sudah diresmikan presiden Jokowi, Jumat (12/11/2021).

Tanggal 19-20 Nopember akan menjadi ajang WSBK 2021 seri terakhir.

WSBK adalah kejuaraan dunia Superbike.

Berbeda dengan MotoGP yang motornya khusus dibuat untuk balapan, Superbike merupakan sepeda motor pabrikan yang tersedia di pasaran.

Hanya saja motor-motor tersebut dimodifikasi sedemikian rupa.

Eropa merupakan lokasi dan pasar utama kejuaran WSBK.

Namun beberapa ronde juga diadakan di Jepang, Australia, Qatar dan Australia.

Mandalika memperoleh kehormatan menjadi ajang balap superbike seri terakhir tahun 2021 ini.

Sirkuit Mandalika sendiri memiliki panjang lintasan 4,3 kilometer dengan lebar 15 meter.

Mandalika dilengkapi dengan 17 tikungan serta memiliki speed trap (gaya dorong pemicu pembalap untuk memaksimalkan kecepatan saat berlaga) yang cukup lebar dan tinggi.

Kondisi sirkuit Mandalika yang akan diresmikan Jokowi hari ini Jumat (12/112021). (@bangzul_ntb)

Trek ini dilengkapi dengan dua service road, yaitu service road inner (panjang 3,8 kilometer dan lebar 14 meter) dan service road outter (panjang 4,32 kilometer dan lebar 14 meter), serta pit lane (panjang 835 meter dan lebar 14 meter).

“Saya kira banyak tikungan yang tajam sekali, di sini kan ada 17 titik tikungan yang saya kira semuanya sulit untuk saya. Kalau untuk pembalap mungkin enggak ada masalah, tapi untuk saya sangat sulit,” ungkap Presiden usai menjajal sirkuit Mandalika.

Saat menjajal lintasan sirkuit, Presiden Jokowi mengaku tidak berani untuk memacu sepeda motornya kencang-kencang.

Hal itu dikarenakan kondisi lintasan yang basah akibat diguyur hujan.

“Ini kan Sirkuit Mandalika ini kan sirkuit baru dan tadi kan juga baru saja hujan jadi saya enggak berani ngebut. Meskipun enggak ngebut, saya kira yang lain-lain jauh tertinggal,” ujar Presiden kepada awak media usai meresmikan Sirkuit Mandalika.

Baca Juga:  Azis Syamsuddin Resmi Ditetapkan KPK Menjadi Tersangka

Meskipun demikian, lintasan Sirkuit Mandalika telah dibangun dengan menggunakan teknologi pengaspalan paling modern bernama stone mastic asphalt (SMA).

Yakni campuran aspal yang digunakan untuk melapisi permukaan atas aspal dengan tujuan memperkuat struktur lapisan permukaan dengan prinsip kontak stone by stone sehingga volume aspal yang dipergunakan pun menjadi kecil.

SMA memiliki daya penetrasi yang tinggi, sehingga pembalap tidak mudah terjatuh saat terjadi wet race atau jalan licin akibat air hujan.

Sabet Tiga Rekor MURI

Mandalika. Sirkuit ini telah menyabet tiga rekor MURI dan satu rekor MURI baru yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

Rekor-rekor tersebut antara lain pembangunan lintasan sirkuit tercepat, pembangunan sirkuit pertama standar FIM, kategori pengaspalan menggunakan teknologi Building Information Modelling (BIM) dengan volume terbanyak, dan pembangunan gedung pit sistem modular tercepat di sirkuit bertaraf internasional.

Modular Bit Building yang dibangun WEGE mendapat apresiasi MURI atas pembangunan gedung pit sistem modular tercepat yakni 21 hari.

Yusuf Ngadri selaku Senior Manager MURI mengatakan, “Pembangunan Pit Building di Pertamina Mandalika International Street Sircuit yang berada di kawasan destinasi pariwisata prioritas tersebut menggunakan metode konstruksi modular dimana WEGE selaku pionir konstruksi modular berhasil merampungkan pembangunan.

Sebanyak 888 modul terpasang dalam kurun waktu 21 hari, lebih cepat dari rekor pemasangan modular di RS Covid modular sebelumnya.”

“Pembangunan Modular Pit Building ini melengkapi pemenuhan persyaratan homologasi sirkuit sehingga dapat menyelenggarakan gelaran event international World Superbike pada November 2021, MotoGP serta berbagai event internasional lainnya,” Tambahnya.

“Ini menjadi bagian dari sejarah di dunia konstruksi dan olahraga Indonesia sekaligus turut menyukseskan Race Event bertaraf International dalam waktu dekat ini dan event-event lainnya dimasa mendatang,” jelas Bagus Tri Setyana Direktur Operasi 1 WEGE di sela-sela acara penyerahan piagam.

Baca Juga:  Jokowi Lantik Perwira TNI-Polri 2021, Ini Para Peraih Adhi Makayasa

Sebelumnya, WEGE juga sudah beberapa kali mencatatkan sejarah rekor MURI yaitu dalam membangun Rumah Sakit Tercepat dengan menggunakan sistem Modular dan Rumah Sakit dengan Ruang Rawat Inap Terbanyak dengan Menggunakan Sistem Modular.

Terbaru adalah di proyek Jakarta International Stadium yang mencatatkan rekor Lifting struktur atap stadion dengan bobot terberat, Stadion pertama yang menggunakan sistem atap buka-tutup, serta Stadion green building dengan sertifikasi platinum pertama.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...