Business is booming.

Duduk Perkara Bupati Banyumas Minta Info Sebelum OTT, Tetap Dikecam

Namanya bukan OTT pak, bapak kok bisa aja melucu, bisa ketawa d zaman susah ini

Inilah media sosial, Bupati Banyumas Ahmad Husein memohon kepada KPK bahwa sebelum melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) agar sasarannya dipanggil dulu.

Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi di Semarang, Kamis (11/11/2021).

Video pendek 24 detik tentang pernyataannya kemudian menyebar viral di medsos.

Ahmad Husein kemudian melakukan klarifikasi

Katanya, cuplikan video yang viral di media sosial itu tidak lengkap, sehingga saya perlu lakukan klarifikasi..

Menurut dia, cuplikan video tersebut merupakan kegiatan diskusi dalam ranah tindak pencegahan yang diadakan oleh Koordinasi Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK, bukan ranah penindakan.

“Yang namanya pencegahan kan ya dicegah bukan ditindak. Sebetulnya ada enam poin yang saya sampaikan, salah satunya tentang OTT.”

“Dengan pertimbangan bahwa OTT itu menghapus dan menghilangkan kepala daerah,” katanya seperti dikutip dari Antara.

Padahal, kata dia, bisa jadi kepala daerah tersebut punya potensi dan kemampuan untuk memajukan daerahnya. Ia mengatakan belum tentu dengan di-OTT, keadaan daerah tersebut akan menjadi lebih baik.

Selain itu, lanjut dia, kepala daerah yang di-OTT bisa jadi baru pertama kali berbuat dan bisa jadi tidak tahu karena sering di masa lalu kebijakan tersebut aman-aman saja, sehingga diteruskan.

Bupati mengatakan jika dilihat, kemajuan kabupaten yang pernah terkena OTT hampir pasti lambat karena semua ketakutan berinovasi, suasana pasti mencekam, dan ketakutan walaupun tidak ada lagi korupsi.

Nah, klarifikasi itulah yang tak banyak dibaca netizen sehingga kecaman beredar.

Baca Juga:  Puan Maharani Trending, Sejumlah Netizen Menduga Kerjaan Buzzer

Kecaman kian tak terbendung karena kebetulan Ahmad Hussein berasal dari PDIP, partai berkuasa yang selama ini dicap banyak kadernya terlibat korupsi.

Misal video yang dibagikan akun @Samsul_Mrf untuk membalas berita detik.com tentang Bupati Banyumas minta dipanggil dulu sebelum OTT.

Lalu ia membagikan videonya dengan caption pendek, Bupati Banyumas.

Akun @krstn_kemudian berkomentar situ (Bupati Banyumas) yang ngomong , saya yang malu , mental pemimpin kok gitu bgt. ky gini kok bisa jadi bupati

Lalu akun @irvan_dersar membalasnya: Wait gan, klo diliat dari klarifikasinya di artikel, sprtinya cukup relevan sama kondisi pemerintahan saat ini. Terkadang, pimpinan daerah yg “jago”, justru jdi motor pmbangunan daerahnya. Misal kasus, cek di salah satu kasus kabupaten di Jatim bagian barat, 2000an silam

Akun @cobeh2021 juga membagikan video serupa tentang Bupati Banyumas plus caption lengkap.

Mohon Kepada KPK Sebelum OTT (Operasi Tangkap Tangan). Kami Dipanggil Dahulu,. Kalau Ternyata Mau Berubah, Ya Sudah Lepas Gitu Lho. – Bupati Banyumas Ahmad Husein Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Semarang Kamis (11/11/2021)

@cobeh2021 selanjutnya menulis lagi bahwa Ahmad Husein adalah Bupati dari PDIP dengan membagikan capture Wikipedia.

Nah, kecaman pun tak terelakan, berikut sejumlah cuitan netizen tentang Bupati Banyumas.

@Sulthan36350528: Goblok bener. Ini orang , enak bener sudah maling di tanya mau berubah. Goblok goblok , otake di lutut

@SsstMynameindra: Ini mah sama ajah…mohon kpk kalo OTT atas dasar Suka sama Suka….kalo salah satu tidak suka melanggar itu namanya nya….ingat sesuatu jadinya?

@SatirSquad: Kesempatan utk pelaku kejahatan yg lain. Begal, Rampok, Bandar Narkoba, Copet, Maling dll. Buat pernyataan yg sama. Kalau mau ditangkap, tanya dulu. Mau berubah ngga…??? Kalau mau berubah, lepasin. Kalau ngga berubah…., Baru TANGKAP….!!!

Baca Juga:  Trending, Faldo Maldini Dianggap The Next Fadjroel Rachman

@KaiAndromeda: Pokoknya korupsi aja sebanyak banyaknya.nanti klo ada laporan dan diperiksa kan tinggal bilang..saya mau berubah…dah,selesai urusan.hasil korupsi aman,badan pun aman dari penjara..persis kata “suka sama suka” di permen nadiem..gak bakal diproses hukum

@harisubagya: Jadi sekarang kita ingatkan.. Jangan sampai melakukan hal salah yg bisa di OTT. Biasanya kan OTT ada unsur UANG tuh pak… Nah ngga usah main UANG.

@black13side: Sadar berbuat tp minta pengampunan sebelum ditindak di lantai Partai Juaranya Korupsi pantas dibenamkan ke lumpur sawah yg suka mainin rakyat

@dadang2505: ini yang salah apa pemilih nya ??? kok bisa orang model begitu jadi bupati???

@Andrinata2Fitra: Coba ngomong begitu ke malaikat pencabut nyawa… Pejabat wakanda pada lucu² semua

@Sut4nMudo: Sudah bisa ditebak dari partai apa. Sepertinya sdh jadi budaya, memang biaya partai darimana?

@mdeddyn77: namanya bukan OTT pak ,,,,bapak kok bisa aja melucu,,,lumayan lah,,,bisa ketawa d zaman susah ini

@benjolbarotho: selevel bupati cr mikir nya kok bgt… goblok kok diborong semua Wajah menyeringai dengan mata tersenyum

Profil Achmad Husein

Ir. Achmad Husein (lahir 17 Agustus 1959) adalah bupati Banyumas yang menjabat pada periode 2013-2018 dan 2018-2023.

Sebelum menjadi bupati ia pernah menjabat sebagai direktur utama PDAM Banyumas pada tahun 2005 hingga 2007.

Lalu Wakil Bupati Banyumas (2008-2013) saat itu Bupatinya bupati Mardjoko.

Ia kemudian maju ke pilkada Banyumas 2013 dengan pasangannya Budhi Setiawan dan menang dengan perolehan suara 45,43 persen.[

Saat terpilih kembali menjadi Bupati Banyumas Periode kedua 2018-2023, ia berpasangan dengan Sadewo Tris Lastiono.

Pada September 2013 Achmad Husein mendapat gelar kebangsawanan Kanjeng Pengeran Haryo Adipati Purbowinoto (setingkat Adipati) dari Kesunanan Surakarta, penganugerahan gelar ini dilakukan oleh KGPH Panembangan Agung Tedjowulan di Pendapa Si Panji Pemerintahan Kabupaten Banyumas yang merupakan hal yang tidak seperti selazimnya dilakukan di Keraton Surakarta.

Biodata

Nama : Ir. H. Achmad Husein
Tempat dan Tanggal Lahir : Jakarta, 17 Agustus 1959
Alama : Rumah Dinas Bupati Banyumas
Jl. Kabupaten No 1 Purwokerto
Istri : Erna Sulistyowati

Baca Juga:  Menpora Trending, Netizen Ingin Agar Zainudin Amali Direshuffle Saja

Anak :
1. Merakarno Rahusna Taruna
2. Ajeng Anisya Cahyarani
3. Bening Sabrina Saraswati

Nama Ayah : Agus Taruno (Alm)
Nama Ibu : R.A Soenarti

Riwayat Pendidikan :
1. SD N Karangklesem Pekuncen
2. SMP Negeri 1 Purwokerto
3. SMA Negeri Purwokerto
4. S1 Teknik Sipil ITB Bandung

Riwayat Pekerjaan :
1. Civil Surpervisor PT. Hutama Jala Jakarta (1986-1988)
2. Civil Engineer PT. Hutama Takenaka (1988-1990)
3. Project Manager PT. Chiyoda International (1990-1999)
4. Project Control Manager PT. Thames Pamjaya (1999-2002)
5. Administration Manager PT. Ume Persada (2002-2003)
6. Direktur Distrubusi PDAM Surabaya (2003-2005)
7. Direktur Utama PDAM Kabupaten Banyumas(2005-2008)
8. Wakil Bupati Banyumas (2008-2013)
9. Bupati Banyumas (2013-sekarang)

Hobi : Riset Teknologi Terapan
Motto Hidup : Bahagia Dengan Membahagiakan Orang Lain

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...