Business is booming.

Pertanyakan Statement Luhut Soal Karantina Luhut, Bu Susi Trending

Kenapa perbedaan itu ada karena yg sini pejabat & sono masyarakat, virusnya sama.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastudi trending dengan nama Bu Susi.

Salah satunya karena cuitannya terkait statemen Menko Maritim dan Investasi Luhut B Panjaitan.

Melalui akun twitternya @susipudjiastuti Bu Susi membagikan capture berita Kompas.com berjudul Luhut Geram Banyak Orang Berduit tapi Minta Fasilitas Karantina Gratis.

“Lalu ia menulis caption Mohon pencerahan, kenapa pejabat &orang penting boleh karantina di rumah sendiri ??Kenapa masyarakat tidak boleh karantina di rumah sendiri ??Kenapa yg boleh berhemat atau jadi pelit cuma pejabat /vip??Kenapa masyarakat tidak boleh berhemat/ pelit ??kenapa cara karantina berbeda.”

Lalu menulis lagi, “Kenapa perbedaan itu ada karena yg sini pejabat & sono masyarakat, seingat sy virusnya sama. Mayarakat mau gratis wajar, pejabatnya juga boleh gratis di rumah sendiri, jadi ingat pesawat harus PCR, mobil tidak. sekarang orang tua sudah vaksin antigen cukup anak2 belum vaksin PCR”

Akun @domara_maman lalu menulis san diretwet Susi Pudjiastuti

“Yg lebih menyesakan di dada adalah para TKI yg pulang bu. Penyumbang devisa terbanyak tapi kok ditelantarkan begitu saja. Liat hari ini berapa TKI yg ditelantarkan di Bandara Soekarno Hatta. Disini negara harus hadir, beri dia penginapan/tempat karantina yg gratis, plus makan jg!”

Komentar ini dijawab @SamsonyIgo yang mengaku bekerja di Bandara.

“Saya kerja di bandara pak, semua TKI ,pelajar,dll yg pulang dr luar negeri, setelah pcr dan proces dokumen lain nya, Bus Damri sudah siap menjemput, dan dijaga ketat TNI, bahkan ke toleit pun di tunggu, khawatir lolos, dan semua dibawa ke wisma atlit pademangan.”

Baca Juga:  Chelsea Juara Super Cup 2021, Kepa Jadi Hero, Rajai Trending

@_cing: Terus kenapa bisa kemaren terlantar??

@Javan_eka: kan banyak ngaku tki padahal pulang liburan, biar gk keluar biaya ngarep gratisan

@mimimidermen: Seketat itukah realitanya? Rachel Vennya masih bisa lolos mas

@SitiHal36: Ishh karena dia sopan “permisi pak, punten numpang lewat”

@Ottawa____: Jangan buat berita bohong!, saya juga pernah dibandara, bagi wni yg mau ke wisma atlit mereka harus menunggu penerbangan terakhir tiba, tengah malam baru dinaikan bis, jam 3.00 tiba di wisma, itu cerita 3 bulan yl mirip dg sekarang… Kasihan rakyat..

@Nraaf_: Mungkin di berita nyorotnya pas lagi nunggu itu kali ya kak?? Jadi kesannya kek terlantar. Tau sendiri berita agak tidak meyakinkan kalau menurutku. Entah kadang judul atau dikuti setengah2.

@Ottawa____: bbrp kawan kami yg pelajar uangnya pas2an sering berkomunikasi bagaimana perlakuan di bandara jika teman2 ingin dikarantika di wisma atlit, selalu diperlakukan spt itu, kecuali kalau mau ke hotel jadi mudah, tapi bayar mahal. Jangan buat hoax & dibalik2 beritanya, kasihan rakyat

Susi Pudjiastuti juga mengomentari akun yang mengritiknya.

Bertanya adlh salah dan tidak boleh .. maka hujatan & bully pun rame Woman facepalmingWoman facepalming

Akun yang diduga telah menghapus cuitannya yakni @eedo_realman menulis, statement atau pertanyaan nha spt bukan sekelas menteri? Apa inilah aslinya

Susi memang pernah menjadi menteri dan satu kabinet dengan Luhut.

Keduanya sering berseberangan pendapat.

Namun para periode kedua pemerintahan Jokowi, Luhut tetap dipakai, sedang Susi tidak.

Berikut ini pernyataan Luhut yang dikritik Susi.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengecam pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) dari kalangan orang kaya dan mampu yang enggan melakukan karantina mandiri di hotel sebagaimana aturan yang ada.

Baca Juga:  Anies Klaim Alasan Revisi UMP DKI Sederhana, Yakni Rasa Keadilan

Hal itu disampaikan Luhut berdasarkan laporan yang diterimanya dari Polda Metro Jaya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

“Kami tadi sudah minta kepada Polda Metro untuk melakukan razia di lapangan terbang Soekarno-Hatta, yang ternyata banyak yang memberikan sebaran video itu,” ucap Luhut dilansir dari Antara dan dikutip Kompas.com, Senin (20/12/2021).

“Banyak yang belanja ke luar negeri, shopping, tidak mau karantina di hotel padahal dia bisa. Tapi, dia minta supaya dia dikarantina di Wisma Atlet karena gratis,” kata dia lagi.

Menurut Luhut, pemerintah akan mengambil tindakan tegas terhadap pelaku perjalanan luar negeri tersebut. Ia tidak ingin ulah nakal PPLN itu menyebabkan penularan varian baru Covid-19, Omicron.

Koordinator PPKM Jawa Bali itu pun meminta kerja sama semua lapisan masyarakat Indonesia untuk bisa mencegah penularan Covid-19, khususnya varian baru tersebut.

“Saya minta semua kita harus kerja sama. Semua rakyat Indonesia. Kita harus tunjukkan bahwa bangsa ini bisa kerja sebagai tim. Keadaan ini betul-betul memerlukan kerja sama kita semua,” katanya.

Sebelumnya, Luhut juga memastikan kasus pasien yang terinfeksi Omicron hingga saat ini hanya ada di satu tempat, yakni di Wisma Atlet Jakarta.

Adapun tiga warga negara asing di Manado, Sulawesi Utara (Sulut), tidak terpapar Omicron, berdasarkan hasil pemeriksaan terakhir.

“Jadi, dikonfirmasi berita yang di Manado tidak Omicron,” kata Luhut.

Pemerintah melakukan respons cepat untuk mencegah penularan Omicron yang baru saja ditemukan di Indonesia.

Pemerintah pun langsung memberlakukan “lockdown” (isolasi) di lingkungan Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet yang menjadi lokasi ditemukannya kasus pertama Omicron di Tanah Air.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...