Business is booming.

Hassan Sunny Trending dan Menginpsirasi, Netizen Usulkan Jadi Menhan

Parliament to announce a Cabinet reshuffle: Hassan Sunny Ministry of Defence

Kiper Singapura, Hassan Sunny, trending dan jadi bahan lelucon.

Meski kalah, penampilannya yang cemerlang membuat timnas Singapura yang bemain dengan 9 orang seperti tetap bermain dengan 11 pemain.

Oleh netizen ia dijagokan memperoleh man of the match (MOTM), sayang karena diduga dapat kartu merah, rekannya Shahdan Sulaiman yang dapat gelar MOTM.

Shahdan Sulaiman memukau karena tendangan bebasnya berhasil merobek gawang Indonesia yang dikawal Nadeo Arga Winata.

Nadeo sendiri sebelumnya dijagokan dapat MOTM karena sukses mengaggalkan tendangan penalti saat menit-menit menentukan.

Laga Indonesia vs Singapura malam itu berakhir dengan skor 4-2 melalui babak perpanjangan waktu 2 X 15 menit.

Laga tersebut menjadi salah satu laga dramatis sepanjang penyelanggaraan Piala AFF.

Betapa tidak selain dimainkan hingga 120 menit, juga diwarnai dengan tiga kartu merah, semuanya untuk pemain Singapura.

Dalam laga itu nama Hassan Sunny bakal tercatat dalam sejarah.

Berikut cuitan lucu sejumlah netizen tentang Hassan Sunny

@TretanMuslim: Seru banget pertandingan antara Indonesia VS Hassan Sunny

@barcelonabryan: Barangkali Hassan Sunny, kiper Singapura, adalah kita dalam dalam sebuah perjalanan cinta: jatuh bangun berjuang seorang diri dengan segala kekurangan, lalu di detik-detik akhir, dipaksa mengaku kalah dari orang yang lebih punya segalanya.

@BimaAgil: BREAKING: Singapore PM wants Hassan Sunny as the Ministry of Defense on his country

Baca Juga:  Puma Desain Jersey Sembilan Klub Bola Ternama, Netizen Anggap Jelek

@SGAG_SG: If I was single, I’d date Hassan Sunny because he’s a real keeper!
@avineshW90: If you need inspiration, watch this man against Indonesia. Odds stacked, but he showed hope. The audacity against a faint hope was just sensational to watch. Hassan Sunny, saya tabik #AFFSuzukiCup2020 #IDNSGP

@zialogi: Dari Hassan Sunny kita belajar…setangguh apapun kita mempertahankan sesuatu…bila kita melakukannya di luar batas kemampuan…kita bisa saja melakukan kesalahan fatal

@ILKJ93: Parliament to announce a Cabinet reshuffle: Hassan Sunny to be made Ministry of Defence

@JoakimGomez: Hassan Sunny you HERO!

@Baihakki06: My player of tournament: Hassan Sunny #1 Thumbs up

@luqmanov_: Indonesia won the game, Singapore won our heart. 3 red cards for The Lions, missed penalty, and Ikhsan Fandi from striker to GK. What a match. MOTM Hassan Sunny. #AFFSuzukiCup2020

Perjuangan Hassany Sunny membawa 9 pemain Singapura ke babak perpanjangan waktu diakhiri dengan mendapat kartu merah di ujung pertandingan.
Ia mendapat kartu merah setelah menjatuhkan winger Timnas Indonesia, Irfan Jaya.

Alhasil, Singapura harus bermain dengan 8 orang di sisa pertandingan dan Ikhsan Fandi menjadi penjaga gawang karena The Lions tak bisa lagi mengganti pemain.

Di laga ini, Timnas Indonesia pun keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2.

Timnas Indonesia unggul 1-0 lebih dulu via aksi Ezra Walian pada menit 11.

Sementara itu, Singapura mencetak gol penyama kedudukan di masa injury time babak pertama lewat sepakan pemain naturalisasi mereka, Song Ui-young.

Kemudian, The Lions –julukan Singapura– unggul 2-1 via sepakan bebas Shahdan Sulaiman pada menit 75.

Di menit 86, Timnas Indonesia menyamakan kedudukan lewat sepakan kaki kiri Pratama Arhan.

Skor bertahan 2-2 hingga waktu 90 menit usai dan laga pun berlanjut ke babak tambahan 2×15 menit.

Baca Juga:  Xavi Hernandez Berpotensi Gantikan Ronald Koeman, Terwujudkah?

Di menit pertama babak perpanjangan waktu, Timnas Indonesia mencetak gol ketiga via Irfan Jaya.

Sepakan kaki kanan Egy Maulana Vikri dapat ditahan kiper Singapura, Hassan Sunny.

Namun, bola muntah mengenai kaki salah satu pemain Singapura.

Akan tetapi, sejauh ini AFF menganggap gol diciptakan Irfan Jaya.

Kemudian di menit 105, Timnas Indonesia mencetak gol keempat lewat sepakan Egy Maulana Vikri.

Gol tercipta setelah tembakan corner Evan Dimas ditepis kiper Singapura, Hassan Sunny.

Bola muntah langsung disodok Egy Maulana Vikri. Alhasil, Timnas Indonesia unggul 4-2 atas Singapura.

Hassan Sunny Kiper Veteran

Hassan bin Abdullah Sunny lahir 2 April 1984 (37 tahun).
Ia bermain sebagai penjaga gawang untuk klub Liga Utama Singapura, Lion City Sailors di mana ia ditunjuk sebagai kapten klub.

Bersama dengan Baihakki Khaizan, Shahril Ishak dan Khairul Amri, Hassan berada di angkatan perintis Akademi Sepak Bola Nasional pada tahun 2000.

Hassan sebelumnya bermain untuk klub S.League Tampines Rovers, Geylang United dan Young Lions.

Menurut wawancara dengannya yang dilakukan pada November 2007, dia baru mulai bermain sepak bola secara kompetitif ketika dia berusia 10 tahun.

Saat itu menjadi kapten sekolahnya.

Hassan mulai bermain sepak bola sebagai gelandang, hanya beralih di antara tongkat karena serangan asma yang dideritanya ketika dia berusia 12 tahun.

Dia juga menyindir bahwa kenangan sepak bola yang paling bahagia adalah, pada tahun 1999, dia mencetak gol kemenangan dari tengah lapangan, skor berakhir 2-1.

Hassan bergabung dengan Eagles dari tim U-18 Singapura dan dengan cepat mengokohkan posisinya di tim utama.

Ia mendapatkan nominasi Pemain Muda Terbaik S.League untuk penampilannya yang percaya diri dan kemampuannya dalam melakukan penyelamatan yang menyilaukan.

Baca Juga:  Putri Marino Trending, Netizen Penasaran dengan Film-filmnya

Pada Desember 2011, Hassan bergabung dengan SAFFC, setelah empat tahun mengabdi sebagai penjaga gawang pilihan pertama Tampines Rovers.

Penampilan briliannya di musim S.League 2014 membantu Warriors memenangkan gelar S.League.

Ia juga menjadi penjaga gawang pertama yang memenangkan penghargaan Pemain Terbaik S.League pada tahun 2014.

Hassan bergabung dengan Army United F.C. untuk musim Liga Premier Thailand 2015.

Pada bulan November 2015 Hassan menandatangani kontrak dua tahun baru dengan klub.

Pada bulan Desember 2016 setelah degradasi Army United dari Liga 1 Thailand, Hassan Sunny dibebaskan dari tim, mengakhiri dua tahun pelayanan di klub Thailand.

Setelah dibebaskan dari sisi Liga Thailand, Hassan menandatangani kontrak dengan sisi S.League Home United FC.

Setelah berakhirnya musim S.League 2017, Hassan kembali bergabung dengan Army United dan akan bermain untuk mereka di Thai League 2 musim 2018.

Setelah 2 musim dengan Army United, Hassan menandatangani kontrak dua tahun dengan mantan klubnya, Home United hingga kini.
Dan sejak 2020 hingga kini ia menjadi pemain Lion City Sailors dan tetap menjadi kiper utama timnas Singapura.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...