Ceramah KDRT Oki Setiana Dewi Trending, KDRT Bukan Aib?
KDRT dibilang aib mknya KDRT terus terjadi karena para perempuan yg berusaha menutup aib suami
KDRT trending terkait ceramah artis yang kini ustadzah Oki Setiana Dewi.
Dalam video tiktonya Oki menceritakan pasangan suami istri di Jedah.
Mereka kemudian bertengkar hingga suaminya marah dan menampar mukanya.
Setelah bertengkar ibunya tiba-tiba datang.
Suami semula menduga istrinya mengadu telah dipukul.
Ia mengamati dengan perasaan degdegan dari kejauhan.
Sang ibu tentu saja bertanya kenapa anak perempuannya menangis.
Di luar dugaan sang anak bercerita karena dirinya rindu sekali pada sang ibu hingga menangis.
Sang suami yang mendengar luluh, tak menduga istrinya bisa menutupi masalah rumah tangga dengannya.
Sang suami menganggap sang istri berperilaku menutup aib dirinya.
Padahal lazimnya, kata Oki, istri itu lebai, akan menceritakan apa yang dialaminya kepada ibunya.
Apa yang sampaikan Oki Setiana Dewi mengundang kontroversi.
Bagi sebagian netizen KDRT adalah permasalahan serius yang tak bisa ditolerir.
Berikut cuitan sejumlah netizen tentang ceramah Oki Setiana Dewi.
@na_dirs: Kasih tahu sama sang ustadzah, kalau suami mukul istri itu sebenarnya bukan aib yg harus ditutupi oleh istri. Itu KDRT. Harus lapor polisi. Cerita2 begini justru membuat istri dipaksa menerima kelakuan suaminya yg brengsek atas nama jaga aib suami. Istrimu bukan sasak tinju woy!
@blantik_pedhet1: Plis jangan di tiru karangan bebas sprti ini, KDRT itu melanggar hukum, toh si embaknya yg ngarang sprti itu juga ndak bakal sudi di tampar suaminya, jgn percaya ya sob, dia mah ngarang sprti itu sedang cari duit
@teapodcs: “kan kalo perempuan, kadang² suka lebay ceritanya..” mohon maaf ustadzah, terkadang perempuan tidak melebih-lebihkan ceritanya, karena seringkali mereka hanya menyuarakan perasaan nya..Wajah kecewa. anyway, the best term to use is KDRT, and it’s not an aib untuk ditutupi..
@yan_ka69: Ceramah yg membodohi perempuan, KDRT dibilang aib mknya KDRT terus terjadi karena para perempuan yg berusaha menutup aib suami, pdhl KDRT berefek negative thd mental anak.
@sawadekap8: untung bel pintu bunyi jadi suaminya berhenti mukul.. kalau tidak, bisa habis itu istrinya.. besok2 istri tidak usah laporan,, nanti kalau sudah jadi mayat baru keluarga lapor kdrt itupun kalau mayatnya ketemu
@El_AhmadRipani: Mirip sinetron, meromantisasi KDRT sambil berharap Tuhan membolak balikan hati si Pelaku, isi cerita mainstream spt ini mmg byk mendapatkan simpati sama penonton , ga slh akhirnya org2 byk yg terinspirasi utk nerimo takdir. Sayangnya Fakta di lapangan ga spt itu Fergusso
Profil Oki Setiana Dewi
Dr. Hj. Oki Setiana Dewi, S.Hum., M.Pd. lahir 13 Januari 1989.
Ia adalah seorang aktris, penulis dan pendakwah berkebangsaan Indonesia.
Oki memulai karier sebagai pemeran utama dalam film Ketika Cinta Bertasbih 2009.
Kemudian menjadi penceramah di Islam itu Indah, Trans TV sejak 2014.
Oki menyelesaikan program doktoralnya di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta.
Kini Oki menjadi pimpinan Yayasan Maskanul Huffadz dan pendakwah tak hanya di Indonesia, tapi juga negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam.
Anak pertama dari pasaangan Sulyanto, S.T. dan Yunifah Lismawati ini menghabiskan masa kecil hingga berusia 16 tahun di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Oki memiliki 2 orang adik bernama dr. Shindy Kurnia dan Ria Yunita
Oki menikah dengan Ory Vitrio Abdullah, S.Kom. pada tahun 2014 dan dikaruniai 4 orang anak.
Yakni Maryam Nusaibah Abdullah, Khadeejah Faatimah Abdulullah, Ibrahim Muhammad Abdullah, dan Sulaiman Ali Abdullah.
Menyelesaikan sekolah di SD Kartini I Sekupang, Oki melanjutkan ke SMP Negeri 3 Batam dan SMA Negeri 1 Batam.
Selalu mendapatkan peringkat 1 di kelasnya, Oki pun sering mewakili sekolah dalam perlombaan Olimpiade Biologi hingga pidato serta debat Bahasa Inggris.
Ia pun aktif mengikuti berbagai macam ekstrakulikuler mulai dari Organisasi Siswa Intra Sekolah, Gerakan Pramuka Indonesia, basket, teater, english club, hingga marching band dan menjadi ketua kelas sejak SD-SMA.
Setelah kelas 2 SMA, Oki melanjutkan sekolah di SMA Negeri 1 Depok dan kembali mengharumkan nama sekolah dengan berkali-kali menang dalam perlombaan.
Tahun 2007, Oki menjadi mahasiswa Sastra Belanda, Universitas Indonesia.
Ia terpilih menjadi Mahasiswa Baru Terbaik OKK Universitas Indonesia, serta Mahasiswa Baru terbaik di Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB).
Selama kuliah Oki aktif dalam kegiatan BEM, Lembaga Dakwah Kampus Salam UI, Lembaga Dakwah Kampus Fakultas FORMASI FIB UI dan tentu saja teater.
Kecintaannya pada seni peran, mengantarkannya mendapat penghargaan menjadi Aktris Wanita Terbaik pada Festival Petang Kreatif UI.
Oki juga terpilih menjadi Mahasiswa Berprestasi Bidang Seni FIB UI.
Tahun 2008, Oki mengikuti audisi film Ketika Cinta Bertasbih dan terpilih menjadi tokoh utama dalam film tersebut.
Film yang pengambilan gambarnya dilakukan di Mesir ini, membuat Oki mendapatkan 2 penghargaan di ajang Indonesia Movie Awards 2010 sebagai Aktris Pendatang Baru Wanita Terbaik dan Aktris Pendatang Baru Wanita Terfavorit.
Setelah lulus S1, Oki sempat belajar dan tinggal di Rumah Quran Darut Tarbiyah Depok untuk menghafalkan Al Quran, dan belajar bahasa Arab sebagai mustami’ selama 1 bulan di lembaga bahasa Universitas Umm al-Qura Mekkah.
Tahun 2012, Oki melanjutkan pendidikan S2 nya di Universitas Negeri Jakarta dengan jurusan Pendidikan Anak Usia Dini.
Dan 2016 melanjutkan program doktor di 2 tempat sekaligus yaitu Program Doktor Kajian Islam jurusan Dakwah dan Komunikasi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Program Doktor Pendidikan Berbasis Quran di Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran Jakarta (2016).
Oki pun mendapatkan beasiswa untuk mempelajari Kajian Islam di Australia dan di Jerman pada tahun 2017.
Sejak tahun 2011, Oki mulai rutin menulis buku, hingga mengantarkannya menjadi salah satu pembicara di Program Islam Itu Indah Trans TV setiap hari sejak 2014.
Seiring berjalan waktu Oki tidak hanya berdakwah untuk televisi Indonesia, tapi juga Malaysia.
Saat ini Oki menjadi pimpinan atas Yayasan Maskanul Huffadz yang berpusat di Bintaro, Tangerang Selatan, yang didirikan di tahun 2016.
Bersama para sahabatnya, Oki fokus mengurusi anak-anak Indonesia yang di tempatkan di 8 cabang Maskanul Huffadz yang memberikan beasiswa penuh selama 1 tahun untuk menghafalkan Al Quran dan kembali mengajarkannya ke seluruh penjuru Indonesia.