Business is booming.

Pratama Arhan Trending, Pelepasan ke Tokyo Verdy Oleh PSSI Dianggap Berlebihan?

Mending ngrusin liga tarkam itu aja dah, masa keberangkatan aja pake di live in 

Arhan trending. Pelepasan pemain Timnas ke klub Liga 2 Jepang, Tokyo Verdy membuat nama Arhan jadi perbincangan.

Tentu saja selain sosok Arhan dan alasan memilih berkarier di klub Jepang, juga keputusan PSSI melepas Arhan dianggap netizen berlebihan.

Netizen menganggap PSSI punya banyak masalah selain sekadar ngurusi Arhan.

Disamping itu, jika semua pemain nasional yang akan berlaga di LN dilepas PSSI, maka waktunya akan terbuang.

Lagi pula PSSI seolah hanya memberi perlakukan istimewa pada Arhan.

Pemain seperti Egy Maulana atau Asnawi tak dilepas PSSI saat bergabung dengan klub luar negeri.

Egy gabung klub Slovakia, Lechia Gdansk  tahun 2018-2021, dan kini dengan FK Senica.

Sementara Asnawi Mangkualam gabung dengan klub League 2 Korea Selatan, Ansan Greeners.

Berikut Cuitan sejumlah netizen terkait pelepasan Arhan oleh PSSI

@KelikRamdan1: Berasa gak si kalau pelepasan Arhan ke Tokyo Verdy oleh PSSI terlalu berlebihan.  Gak kebayang kalau Brasil juga melakukan hal yang sama, apa gak capek Federasi melakukan pelepasan pemain ke Luar Negeri.

@milangraphic:  Bangett, tp kok kayaknya yg saya inget cuma si Arhan ini yaa yg ada beginian? Apa sebelum2nya jg ada yaa? Kayak Egy ato Asnawi gt

@J_arsydv: Astaga, mending ngrusin liga tarkam itu aja dah, masa keberangkatannya aja pake di live in  segala , arhan itu udah gede juga kali pak, menghadeuh emang p ss i ini…

Baca Juga:  Profil Kolonel Pnb Agung Perwiranegara, AAU 1999, Paban IV Hublu Sintelau

@izmaylovhsb: Wih keren PSSI. Sangat peduli dengan “Arhan”

@RyanAbdiellah: Siap-siap curhatanya Arhan pas udh smp Jeepun dispill sama Pak Kentua Umum

@argoblog13: arhan jgn lupa minum antimo sebelum brkt,trs jgn lupa juga bawa batu kerikil 3butir di kantongin.

@kecupsatuu: Belajar dari pratama Arhan , sungguh” + abaikan haters = sukses #arhan

@erlanggaprtm22: arhan gak star sindrom

Seperti diketahui, PSSI mengadakan konferensi pers untuk Pratama Arhan yang akan berangkat menuju Tokyo dimana dia akan bermain dan berkarier di klub liga 2 Jepang, Tokyo Verdy, Jumat (4/3).

Pemain yang bernama lengkap Pratama Arhan Alif Rifai, lahir di Blora, Jawa Tengah tanggal 21 Desember 2001, berposisi sebagai bek kiri, mengawali karir yuniornya di klub SSB Putra Mustika dan SSB Terang Bangsa, lalu ke PSIS Semarang.

Dan kini bergabung untuk Tokyo Verdy.

Pemain ini juga memulai debutnya di Tim U-19 Indonesia, lalu ke U-23 dan Timnas Indonesia dibawah pelatih kepala Shin Tae-yong.

Berharap Arhan Betah di Jepang

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, anggota Komite Eksekutif A.S Sukawijaya, Wakabayashi Direktur Informasi dan Kebudayaan, perwakilan dari Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, dan Isomura selaku Atase Olahraga Kedubes Jepang untuk Indonesia, hadir dalam acara itu.

Dalam sambutannya, Mochamad Iriawan mengatakan terima kasih kepada klub PSIS yang sudah konsentrasi di pembinaan usia muda.

“Baik di Elite Pro Academy dan lainnya. Saya juga bangga, satu lagi pemain Indonesia dipanggil untuk bermain di luar negeri, di Jepang.

Ternyata pemain kita bisa bermain di luar negeri, di Eropa, Korea dan Jepang,” buka Iriawan.

“Kami di PSSI akan terus konsen di pembinaan usia muda. Itu juga keinginan kami agar sebanyak mungkin pemain kita bisa bermain di luar negeri. Saya bangga dengan Arhan, kamu bisa bermain di Tokyo,” lanjutnya seperti dilansir PSSI.org.

Iriawan juga berharap Arhan bisa main maksimal,

Baca Juga:  Liverpool Dipermalukan Atalanta Tiga Gol Tanpa Balas di Anfield

“Selain itu juga harus jaga kesehatan dan bisa langsung beradaptasi dengan kultur, iklim dan budaya di Jepang. “

“Mudah-mudahan Verdy bisa naik kasta ke Liga 1 atau J1. Saya juga berharap Arhan bisa menyerap ilmu sepak bola di Jepang,” jelasnya.

Pria yang akrab dipanggil Iwan Bule itu juga menjelaskan bahwa dahulu ada juga pemain sepak bola Indonesia yang pernah bermain di Liga Jepang. Alm.

Ricky Yakobi, dia bermain untuk Matsuhita Elekctric FC (kini namanya Gamba Osaka).

“Tapi kiprah Ricky hanya berlangsung 6 bulan karena kesulitan beradaptasi dengan iklim di sana. Jepang kalau musim dingin, pasti pemain kita akan kesulitan. Itu sebabnya Arhan harus cepat beradaptasi jika ingin berhasil di sana,” tegas Iriawan.

“Saya meyakini akan ada pemain Indonesia berikutnya bermain di Jepang atau luar negeri lainnya. Saya bangga dan saya dorong bahwa nantinya semakin banyak pemain Indonesia yang bermain di luar negeri. Kita lihat saja nanti, siapa pemain lain yang akan bermain di luar negeri.”

Sementara itu, A.S Sukawijaya mengatakan, “Saya sangat berbahagia, mengantar Pratama Arhan dari PSIS ke Tokyo Verdy. Kami dari keluarga besar PSIS mengucapkan terima kasih, ini karena program-program PSSI yang dimulai dari kelompok usia muda (seperti Elite Pro Academy dan Soeratin) sampai Senior,” tuturnya.

“Mudah-mudahan kedepannya akan muncul Pratama Arhan berikutnya. Tidak ada pemain di PSIS yang bisa selevel Arhan, tapi saya yakin banyak anak-anak pemain sepak bola yang akan terus berusaha untuk itu.”

Pratama Arhan yang akan menyiapkan diri untuk berangkat ke Tokyo mengatakan terima kasihnya kepada semua pihak terkait. “Terima kasih atas dukungannya. Saya akan menunjukkan yang terbaik dan bekerja keras di Tokyo Verdy,” ungkap Arhan.

Baca Juga:  INA vs MAS di Piala Thomas Trending, Jangan Lupa Pukul 18.30 WIB

Terakhir, Wakabayasi, Direktur Informasi dan Kebudayaan (Kedubes Jepang di Indonesia) sebagai perwakilan dari Kedubes Jepang di Indonesia yang juga turut hadir menghantarkan Arhan ke Tokyo, juga mengucapkan Terima kasih.

“Kepada PSSI saya ucapkan terima kasih, karena tanpa ada dukungan dan pembinaan, tidak mungkin ada pemain terbaik yang bisa bermain di Jepang. Saya sangat berkesan dengan keberanian Arhan, saya yakin dia akan bisa bermain dengan baik di Jepang,” ucapnya.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...