Business is booming.

Mahfud MD Pastikan Anggota DPRD Depok Tak Boleh Hukum Fisik Warga

“Tapi saya nggak injak. Hanya saya suruh guiling-guling,” kata Tajudin Tabri kepada wartawan.

Menkopolhukam Mahfud MD mengomentari anggota DPRD Depok, Tajudin Tabri, yang menghukum seorang sopir truk dengan cara yang dianggap tak pantas.

Wakil Rakyat asal Partai Golkar itu menyuruh sang sopir untuk push up dan berguling-guling di jalan setelah kendaraan yang dilaluinya menbarak portal. Persisnya portal di Jalan Raya Krukut, Kecamatan Limo, Depok, Jumat (23/9/2022).

Kepada wartawan, Tajudin Tabri menyampaikan minta maaf. Ia mengaku tak bermaksud menghukum sang sopir secara berlebihan, meski diakui emosi atas perbuatannya.

Ia emosi karena menerima laporan masyarakat terkait perilaku sopir itu. “Tapi saya nggak injak. Hanya saya suruh guiling-guling,” kata Tajudin Tabri kepada wartawan.

Ada pun maksud Tajudin menghukum sopir seperti itu hanya untuk menimbulkan efek jera. “Tapi jika dianggap berlebihan, saya minta maaf,” ujarnya.

Dan Netizen menganggap aksi Tajudin Tabri berlebihan. Dan seharusnya tak seperti itu perlakuannya.

“Waduh, sepertinya tak boleh loh, pimpinan atau anggota DPRD menghukum orang secara fisik di tengah jalan. Bupati atau gubernur pun tak boleh. Sebaiknya proporsional tak perlu emosional,” tulis @mohmahfudmd

“Kalo gw jadi Supirnya , Pas dia nginjekin Kakinya langsung gw ajak duel di tempat sampe mati , ga ada debat. Orang tua gw aja yg modalin idup gw ga berani sampe begitu. Ga cukup mjnta maaf , harus ganyian di injek juga pala’nya.” Demikian akun @edimulyadi27, komentar teratas cuitan Mahfud MD.

Baca Juga:  Ketua KNPI Haris Pratama Pastikan Hadiri Sidang dengan Terdakwa Ferdinand Hutahaean

Netizen yang lain, @johanismanapode menulis sebagai kesalahan bersama. “Tidak perluh menyalahkan anggota dewan tersebut. Karna beliau bukan lulusan sekolah DPR lalu jadi wakil ketua DPR. Tapi karna kalian yang terima uang serangan fajar dan memilih beliau”

Sedang akun @Q_manusia_biasa memuji sikap Mahfud MD.

“Sungguh TERHARU sekelas bapk  @mohmahfudmd menggunakan kata SEPERTINYA tak boleh loh.?? sepertinya bapak semakin PINTAR,CERDAS,TEGAS dan tau HUKUM setelah masuk di jajaran pemerintahan saat ini.

Sikap Partai Golkar

Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok Farabi Arafiq menyatakan segera mengambil langkah tegas terkait video viral Wakil Ketua DPRD Depok dari Golkar Tajudin Tabri yang diduga melakukan penganiayaan terhadap sopir truk.

“Saya sangat menyesalkan kejadian tersebut dan DPD Partai Golkar telah melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan melalui surat untuk selanjutnya dilakukan proses secara kepartaian sesuai AD/ART Partai Golkar,” kata Faradi dikutip Antaranews.com dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/9/2022).

Farabi mengatakan yang bersangkutan dapat dikenai sanksi tegas sesuai derajat kesalahannya, dari yang ringan sampai pada pemecatan, tergantung hasil investigasi tim khusus dan klarifikasi dari yang bersangkutan.

Partai Golkar, kata dia, adalah partai yang menegakkan keadilan serta bernapaskan kasih sayang. Sehingga kami tidak membenarkan hal ini, saya meminta HTj meminta maaf pada masyarakat dan sopir truk tentang hal ini.

Persoalan sopir truk melakukan kesalahan, silakan diproses sesuai peraturan perundangan yang berlaku tanpa diperlukan secara kasar.

“Kami sebagai partai prorakyat berkomitmen tidak membiarkan persoalan ini. Kader-kader kami harus humanis sebagai pelayan masyarakat,” katanya pula.

Sopir truk Ahmad Misbah yang diduga dianiaya oleh Pimpinan DPRD Depok H Tajudin Tabri melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Depok.

Baca Juga:  PKS Cabut Anjuran Poligami dan Mohon Maaf

Ahmad Misbah melaporkan pria yang akrab disapa HTj itu atas dugaan penganiayaan.

Surat laporan bernomor: LP/B/2267/IX/2022/SPKT/Polres Metro Depok/Polda Metro Jaya. Hari Jumat tanggal 23 September 2022, ditandatangani langsung oleh AKP Wahyu Tri Karsono selaku Kanit II SPKT Polres Metro Depok.

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial dimana seorang Wakil Ketua DPRD Kota Depok H Tajudin Tabri dari Partai Golkar diduga melakukan penganiayaan dengan cara menghukum seorang sopir truk yang menabrak portal di Jalan Raya Krukut, Kecamatan Limo, Depok, Jumat (23/9).

Aksi yang dinilai oleh para netizen tersebut sangat tidak manusiawi terhadap sopir truk. Walaupun sopir memang salah hingga menabrak portal, namun hukumannya tidak seperti itu.

Tajudin yang menjabat sebagai Bendahara DPD Partai Golkar Kota Depok menjelaskan bahwa dirinya tidak melakukan penganiayaan dengan menginjak bahu sopir truk yang hendak push up tersebut.

“Tidak saya injek, tapi memang saya suruh guling-guling di jalan, dengan maksud memberikan efek jera,” katanya pula.

Menurut Tajudin, emosinya tersulut ketika warga menelepon dirinya, karena ada truk yang menyangkut portal dan kejadian ini sudah berulangkali

Tajudin meminta maaf jika memang menurut masyarakat yang melihat video viral itu dinilai tidak manusiawi dengan kejadian tersebut.

“Saya mohon maaf atas kejadian ini,” katanya lagi.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...