Business is booming.

Kisah Nelson Sarira, Selamat Saat 8 Kawannya Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata Papua

Saat kejadian, NS sedang tidak bersama rekan-rekannya di kemah, saat kembali ia kaget semuanya tewas

Korban keganasan kelompok bersenjata Papua kembali terjadi.

Kali ini menimpa delapan warga sipil, persisnya para karyawan PT Palapa Timur Telematika (PTT) yang tewas ditembak saat memperbaiki menara.

Lokasinya di Kecamatan Beoga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua, pada Rabu.

Polres  Puncak Papua kini membentuk tim untuk menyelidiki kasus pembunuhan delapan warga sipil tak berdaya tersebut.

“Pembunuhnya adalah anggota kelompok bersenjata, tetapi penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui apa kelompok itu,” kata Juru Bicara Polda Papua Kombes Ahmad Kamal di Jayapura.

Para pekerja PTT saat itu sedang memperbaiki menara base transceiver station (BTS) operator telekomunikasi milik negara Telkomsel, katanya.

Warga sipil yang tewas dalam serangan itu diidentifikasi sebagai B, R, BN, BT, J, E, S, dan PD.

Ia  menambahkan bahwa pekerja lain, hanya diidentifikasi dengan inisialnya sebagai NS, selamat dari serangan mematikan itu.

Saat kejadian, NS sedang tidak bersama rekan-rekannya di kemah mereka untuk memperbaiki menara. NS menemukan mereka tewas setelah kembali ke kamp.

“Mengetahui peristiwa tragis tersebut, NS meminta bantuan melalui Closed Circuit Television (CCTV) yang dipasang di BTS tower 3,” ujarnya seperti dikutip Antara.

Sementara itu Kepala Operasi Damai Cartenz 2022 Kombes Pol Muhamad Firman memimpin langsung proses evakuasi karyawan PT PTT yang bernama Nelson Sarira (NS) itu menggunakan penerbangan helikopter langsung dari Beoga.

“Pagi ini personel Ops Damai Cartenz berhasil mengevakuasi satu orang korban penembakan dari PTT. Sinergitas personel TNI-Polri diterjunkan dan berhasil untuk melakukan evakuasi korban,” kata Kombes Firman.

Baca Juga:  Nama Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe Hilang Dalam Susunan Organsasi Terbaru IKN

Berbekal dari informasi dan data yang dimiliki, tim evakuasi langsung menuju sasaran keberadaan dari korban yang selamat tersebut.

Proses evakuasi Nelson Sarira memakan waktu sekitar dua jam.

Setiba di Timika, korban langsung dibawa ke Mapolres Mimika untuk mendapat perawatan medis lebih lanjut.

Kondisi korban dilaporkan cukup stabil dan masih membutuhkan proses pemulihan guna dimintai keterangan terkait dengan keberadaan rekan-rekannya yang dilaporkan menjadi korban penembakan oleh KKB di Distrik Beoga pada Rabu (2/3).

Evakuasi para korban yang meninggal itu hingga Sabtu ini belum bisa dilakukan, karena terkendala cuaca dan medan yang sulit.

Bukan Tragedi Pertama

Kasus pembunuhan pekerja PTT bukanlah tragedi pertama yang menimpa provinsi timur Indonesia ini.

Pada 2 Desember 2018, sekelompok pemberontak Papua bersenjata telah membunuh secara brutal 31 pekerja PT Istaka Karya, yang terlibat dalam pembangunan dan pembangunan proyek Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak di Kecamatan Yigi, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua.

Pemberontak bersenjata yang melancarkan pembunuhan brutal itu juga membunuh seorang tentara bernama Handoko dan melukai dua personel keamanan lainnya, Sugeng dan Wahyu.

Papua telah menjadi saksi siklus kekerasan yang berulang selama beberapa tahun terakhir, dengan kelompok-kelompok bersenjata di distrik Intan Jaya, Nduga, dan Puncak menargetkan warga sipil dan personel keamanan.

Intan Jaya mencatat bulan paling berdarah pada September 2020 ketika kelompok bersenjata melancarkan serangkaian serangan di wilayah tersebut yang merenggut nyawa dua tentara dan dua warga sipil serta menyebabkan dua lainnya luka-luka.

Aksi teror berlanjut pada tahun 2021. Pada 10 Januari 2021, misalnya, seorang tentara Indonesia tewas dalam baku tembak di kawasan Titigi, Kabupaten Intan Jaya.

Baca Juga:  Daftar 4 Pejabat Kejagung yang Dilantik, Sunarta Jadi Wakil Jaksa Agung

Pada 25 April 2021, separatis Papua yang beroperasi di Beoga menyergap Kepala Badan Intelijen Negara (Papua), I Gusti Putu Danny Karya Nugraha, dan beberapa personel keamanan saat berkunjung ke Desa Dambet.

Nugraha meninggal karena luka tembak yang diderita selama serangan itu.

Tim Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz 2022, Sabtu pagi, mengevakuasi seorang karyawan PT Palapa Timur Telematika (PTT) yang selamat dari penembakan oleh Kelompok Kriminal Besenjata (KKB) di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak ke Timika, Kabupaten Mimika, Papua.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...