Business is booming.

Kapolri Sampaikan Duka atas Gugurnya Ipda Imam Agus Husein, Jenazah Diterbangkan ke Mandailing

Upacara pelepasan yang dipimpin Inspektur Upacara Kapolda Sultra Irjen Pol. Teguh Pristiwanto

Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo Turut Berduka Cita atas gugurnya Ipda Imam Agus Husein saat mengamankan unjuk rasa mahasiswa.

Ipda Imam Agus Husein adalah alumni Akpol 2020.

Anggota Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sultra) gugur saat memukul mundur massa aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Sultra, Senin (11/4), sekitar pukul 15.45 Wita.

Ada pun pernyataan turut bela sungkawa disampaikan akun resmi Kapolri @ListyoSigitP

Turut Berduka Cita atas gugurnya: Ipda Imam Agus Husein

PS Kanit II Subden II Den Gegana Sat Brimobda Sulawesi Tenggara, dalam tugas pengamanan unjuk rasa 11 April 2022.

Semoga Amal & Ibadah  Almarhum diterima disisi-Nya.

Ipda Imam Agus Husein, yang gugur saat bertugas mengamankan aksi unjuk rasa di Kota Kendari, diterbangkan ke kampung halamannya di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Selasa.

Kepala Bidang Operasi Satuan Brimob Polda Sultra AKP Asri Dini di Kendari, Selasa, mengatakan jenazah Ipda Imam diterbangkan dari Bandar Udara Haluoleo Kendari.

Lalu menuju ke kampung halamannya di Jalan William Iskandar Nomor 14, Kelurahan Penyabungan 2, Kecamatan Penyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut.

“Jenazah akan diterbangkan ke kampung halamannya di Mandailing Natal, Sumatera Utara, pukul 09.30 Wita, menggunakan maskapai penerbangan Lion Air JT-987,” kata Asri di Kendari, Selasa.

Baca Juga:  Lesti Trending 5 Hari Berturut-turut, Netizen Mulai Bosan, Tapi Siapa Bisa Menghentikan?

Penerbangan jenazah Ipda Imam, yang merupakan alumnus Akpol Tahun 2020 itu, akan melalui transit beberapa kali sebelum tiba di rumah duka di Kabupaten Mandailing Natal.

Dia menjelaskan rute penerbangan dari Kendari akan menuju Kota Makassar, lalu menggunakan pesawat Batik Air menuju Jakarta, kemudian menuju Padang, dan akan melalui jalur darat ke Kabupaten Mandailing Natal.

“Diperkirakan jenazah akan tiba di rumah duka pukul 16.45 WIB,” katanya seperti dilansir Antara.

Proses pemulangan jenazah Ipda Imam ke kampung halaman tersebut didampingi perwira dari Brimob Polda Sultra dan dua orang rekan angkatan almarhum.

“(Yang mendampingi) Bapak Wadanden (Wakil Komandan Detasemen) Gegana Kompol Gusti dan dua orang rekan seangkatan almarhum ikut mendampingi pemulangan jenazah,” katanya.

Sebelum diterbangkan, dilakukan upacara pelepasan yang dipimpin Inspektur Upacara Kapolda Sultra Irjen Pol. Teguh Pristiwanto di Markas Komando Brimob Polda Sultra sekitar pukul 07.30 Wita.

Ipda Imam Agus Husein meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari setelah mengalami kecelakaan di mobil barakuda, usai memukul mundur massa aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Sultra, Senin (11/4), sekitar pukul 15.45 Wita.

Kabidhumas Polda Sultra Kombes Pol. Ferry Walintukan menjelaskan saat berada di atas mobil barakuda dan membuka pintu mobil untuk menyemprotkan gas air mata, korban terbentur pintu kendaraan taktis dan terjepit hingga mengalami sesak napas.

Saat itu, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 17.30 Wita.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...