BPJS Trending, Netizen: Sehat Itu Amat Mahal Harganya
biaya perawatan Indra Bekti sepekan capai Rp600 juta karena pakai Insurance dan bukan pakai BPJS.
Tagar BPJS trending lagi di media sosial Twitter pada Minggu (8/1/2023), menyusul mahalnya biaya perawatan Indra Bekti sepekan capai Rp600 juta karena pakai Insurance dan bukan pakai BPJS.
Sontak netizen pun gaduh menanggapi tagar BPJS yang trending hingga tercatat 6.617 ciutan (Tweets) yang mereka sampaikan. Berikut beragam ciutan mereka.
Pelajaran yg bisa diambil :
– sehat itu amat mahal harganya. Tarif ICU di Jakarta bisa tembus Rp 30 juta/malam.
– asuransi swasta acap lbh ribet persyaratannya, dan jika tak teliti, gagal klaim. BPJS relatif lbh simpel syaratnya.
– Well being adlh jalan ninja kita.
. pic.twitter.com/TYlJqkJ0yf— Strategi + Bisnis (@Strategi_Bisnis) January 7, 2023
Seperti pemilik akun Twitter @Strategi_Bisnis menulis, “Makanya well being adalah jalan ninja kita.
– kerja jangan terlau extrem dan lupa tubuh punya batas
– harus rajin olahraga
– makan banyak sayur x buah
– rajin minum air putih
– jangan begadang dan hentikan merokok kalau bisa
Lalu akun Twitter @notovereality menulis, “Insurance itu ada masa tunggu. Om Indra baru jalan 6 bln masa tunggu yg artinya baru daftar 6 bulan ke belakang. Bkn soal ribet, tp itu ketentuan kontrak di polis. Jika udh lwt 12 bulan jg psti bs claim. Pelajaran buat kita² yg udh sdr insurance, cpt² ngajauin sblm kejadian.”
@0xkayorayo menulis, “so, kesimpulan? asuransi swasta adalah bullshit. mulut manis, tapi saat ingin klaim bikin hati meringis🖕🏿 turunkan gengsi, bpjs adalah penyelamat nyawa, saat awal pengurusan dalam membuat bpjs memang ketus, tapi saat darurat mereka tidak meninggalkan kita sendirian🫡”
@kopipapa2 menulis, “Asuransi swasta ad masa tunggu nya, sepengalaman saya stlh dftr bisa lgsg digunakn hny utk kecelakaan.utk sakit sprti DB tipes tunggu 1bln,utk penyakit berat msl kanker jantung gagal ginjal radang otak it masa tunggu 1th,kl bekti baru apply 6bln jelas dia blm slse masa tunggu it”
@arianasingaw menulis, “Ga punya duit tapi dirawat di ICU RS Premium 30jt/malam terus akhirnya minta2 donasi ke publik itu gimana konsepnya sih. Iya gw tau dia prihatin, tp ya usaha dulu. Pindah ke RS negeri kek, minimalisir dulu biaya “mewah”nya.”
@umbiberbakat menulis, “Kukira udah berapa M, keluarganya udah open donation aja. Di awal masuk RS sudah dikasihtaulah itu harga ruangannya. Kalau memang mau pakai BPJS harus ditransfer dari IGD, bukannya dirawat ke RS itu. Kalau sampai ada pengecualian utk IB ini, fix BPJS mencederai aturanny sendiri”
@doakanyak menulis, “Artis itu gaya hidupnya tinggi, mn mau ke rumah sakit yg murah, apa gaya hidup andapun masih harus di tanggung orang yg cari duit buat makan sehari-hari pun sulit ?, Sudahilah sifat sok Borjuis kl mmg belum mampu, hidup jangan dibuat ruwet 😀”
@bukansaras008_ menulis, “BPJS itu sangat membantu sih. Alhamdulillah lahiran cuma keluar 200k itu jg cuma buat antigen suami dan perlak dkk untuk melahirkan. Ga perlu surat rujukan jg. Dan padahal ga pernah ke RS tersebut utk kontrol. Pas mules2 langsung aja masuk lewat IGD dan penanganan sangat cepat”
@piekupiek menulis, “Saya sering masuk UGD, dan hmpir selalu mampir di CVCU (CardiacVaskuler Care Unit) dulu bberapa hari, sampai pulang, alhamdulillah tidak pernah bayar sepeser pun 😊.”
@CakEdul menulis, “asuransi swasta kebanyakan udah kartu, kalo dia mendadak sakit masuk rumah sakit itu tinggal gesek aja ga ribet. kalo indra bekti ini dia baru 6 bulan masa polisnya yang biasanya masih dalam waktu masa tunggu. bpjs pun dalam keadaan daurat bisa d gunakan. admin coba baca2 lagi”
@kaktusbirumuda menulis, “Berdasarkan pengalaman, kalo langsung IGD bisa pake BPJS min. Dulu aku ada duri nyangkut di tenggorokan trus ke IGD bisa pake BPJS kok, agak random sih ini, dokter perawat dan aku aja ketawa karna kasusku ini unik, ke IGD karna ketusuk duri. Tapi tetep ditangani sepenuh hati. 🤣”
@siscafdrn menulis, “BPJS kalo darurat (emergency) malah bisa bgt dipake tinggal ke IGD aja nanti kalau dokter IGD mengkategorikan keadaan kamu emergency BPJS nya bisa dipakaiii”
@erap96 menulis, “BPJS tuh enak bgt. Kalo opname, mau itu gk begitu darurat pun bakal diklaim tnpa surat pengantar”
@ikhmart__ menulis, “Tambah satu lagi jangan lupa cek kesehatan rutin, minimal ada tensimeter dan glukometer, syukur-syukur bisa dipakai juga alatbtsb buat cek asam urat dan kolesterol darah”
@KangKurwet menulis, “Dalam keadaan darurat (UGD) Lebih mudah masuk RS. Dengan BPJS”
@ichazura menulis, “Yaa kondisi darurat bisa lngsung pke bpjs, sy prnh pke pas saya lahiran, udh mau brojol ga smpet urus rjukan, jd auto pke dn klaim. Soal urgent/ga ny itu yg nilai dokter ugd”
@ladydungpes menulis, “Yg bikin BPJS ini ky rendahan tu pekerja RS nya sih, dengan mindset pasien BPJS ini ga bayar & yg pke orng kelas menengah kebawah. Hrsnya nyebutnya jgn BPJS aja, tp Asuransi BPJS. Tp bagus sih, orkay pk asuransi lain aja, tau sendirikan penyakit orkay?”
@EdoRahmatillah menulis, “Bpjs merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat Indonesia loh, bener2 “kartu sakti” kyk nya BPJS > Asuransi Swasta ya skrg, krn asuransi swasta skrg lbh banyak ribet nya 🤔 tp ya itu, BPJS hrs meningkatkan lagi pelayanannya”
@fitrijfitri menulis, “Bpjs nolong bgt sih justru gak dipersulit klo gawat darurat dan gak perlu rujukan. Blm lama ngalamin ayah harus masuk rs karna dbd dan ginjal nya bermasalah harus cuci darah. Pelayanan bpjs udh bagus bgt sih”
Penjelasan Dokter Ahli soal Pendarahan Otak yang Dialami Indra Bekti
Guru Besar bidang kesehatan dan dokter ahli syaraf Unika Atma Jaya Prof. Dr. dr. Yuda Turuna, Sp.S (K) menjelaskan tentang pendarahan otak yang baru-baru ini dialami oleh presenter Indra Bekti.
Secara umum, Yuda menjelaskan bahwa pendarahan otak bisa terjadi karena dua hal yakni pipa pada otak tersumbat atau pipa tersebut pecah seperti yang dialami oleh presenter Indra Bekti.
“Secara umum otak kita kan tentu ada supply darah lewat pipa-pipa yang sumbernya dari jantung. Kemudian ada pipa yang disebut dengan pembuluh darah arteri yang menuju ke otak,” ungkap Yuda saat dihubungi ANTARA Kamis (29/12) malam.
“Pipa-pipa ini tentu memperdarahi atau menyuplai oksigen, nutrisi ke semua daerah otak, baik otak bagian belakang, depan, tengah, di batang otak dan sebagainya. Cuma karena beberapa hal, supply ini bisa terganggu. Bisa karena dua hal. Satu karena pipanya tersumbat, jadi pipanya tetap utuh tapi dia tersumbat atau pipanya tidak tersumbat tetapi pipanya pecah,” lanjutnya.
Lebih dalam Yuda menjelaskan, pecahnya pipa tersebut juga bisa terjadi karena dua hal yakni pipa yang rapuh atau terjadi tekanan di luar batas yang menyebabkan pipa tersebut pecah.
“Sekarang yang dibahas yang pipanya pecah. Pipa pecah ini bisa dua hal. Bisa karena memang pipanya rapuh atau karena pipanya sebenarnya karena tekanan luar batas jadi lah pecah,” kata Yuda.
“Saya tidak tahu di kasus Indra Bekti, tapi sebelumnya kan diinformasikan kalau Indra Bekti mengalami tekanan darah tinggi. Itu faktor resiko pertama, jadi kalau tekanan yang sangat tinggi itu salah satunya kan hipertensi,” imbuhnya.
Indra Bekti sendiri dikabarkan mengalami pendarahan otak saat berada di kamar mandi. Menurut Yuda, kejadian ini memang cukup sering terjadi. Sebab, banyak faktor yang dapat terjadi seperti mengedan terlalu kuat atau bersin yang sangat kuat. Hal itulah yang menyebabkan tekanan darah dapat melonjak.
“Tadi saya sudah baca sekilas kejadiannya di kamar mandi. Saya nggak tahu ya, tapi memang sering terjadi di kamar mandi karena misalnya mengedan yang sangat kuat atau bersin yang sangat kuat yang tiba tiba tekanan darah meninggi sesaat,” ujar Yuda.
“Tetapi pada dasarnya sebenarnya dia sudah ada hipertensi ya tekanan darah tinggi. Dan hipertensinya mungkin sudah lama juga sehingga sebenarnya pipa itu sudah mulai menipis atau menggelembung, karena kalau balon tekanannya kita tinggikan akan semakin menipis permukaannya sampai pada satu titik ia tidak tahan dan pecah,” tambahnya.
Apabila mengalami pendarahan otak karena pipa yang pecah, Yuda mengatakan darah yang keluar pun akan menekan struktur di sekitarnya. Jika menekan bagian otak, hal tersebutlah yang menyebabkan seseorang tak sadarkan diri.
“Pecahan ini tentu darah akan keluar dari pipa. Karena keluar dari pipa darah ini tentu akan menekan struktur di sekitarnya karena otak ini kan letaknya di dalam tengkorak yang keras, tidak mungkin lentur,” jelas Yuda.
“Jadi kalau ada darah keluar dari situ akibatnya akan menekan otak yang mungkin menyebabkan kita tidak sadar,” tutupnya tutupnya.
Pemandu acara dan penyiar radio Indra Bekti sendiri dikabarkan mengalami pendarahan otak setelah ditemukan pingsan di toilet usai mengisi sebuah acara pada Rabu (28/12). Dirinya pun juga diketahui langsung menjalani dua kali operasi. (Sumber: Antaranews.com)