Business is booming.

PKS NGAPAIN AJA, Kenapa yang Muncul Patroli Keamanan Sekolah, Bukan Partai Keadilan Sejahtera

Presiden Partai Keadilan Sejahtera Ahmad Syaikhu senang PKS kembali mendapatkan nomor urut delapan seperti pada Pemilu 2019.

PKS NGAPAIN AJA trending sejak pagi hingga hari ini.

Frasa trending itu menarik, PKS yang dimaksud adalah Partai Keadilan Sejahtera.

PKS adalah sebuah partai politik berbasis Islam di Indonesia.

Partai ini berawaldari penentangan sejumlah tokoh Islam terhadap kebijakan Presiden RI ke-2, Suharto .

Saat itu Suharto mengharuskan agar tiap-tiap ormas menjadikan Pancasila sebagai asas mereka.

Dari penentangan ini lahirlah gerakan-gerakan tarbiyah.

Gerakan itu lalu membentuk lembaga dakwah kampus yang kemudian menjadi asal usul berdirinya Partai Keadilan pada 20 Juli 1998 pasca lengsernya pemerintahan Suharto.

Partai Keadilan kemudian bertransformasi menjadi Partai Keadilan Sejahtera pada tanggal 20 April 2002 akibat gagal memenuhi ambang batas parlemen sebesar 2 persen.

PKS dipimpin Ketua Umum yang disebut Presiden PKS yakni Ahmad Syaikhu.

Sayangnya nama  PKS tak familier di pencarian google.

Saat frasa PKS NGAPAIN AJA di klik di google maka yang muncul adalah Patroli Keamanan Sekolah.

Frasa PKS Ngapain AJA di Mbah Google

Bahkan berita teratas di halaman pertama adalah berita atau penjelasan tentang Patroli Keamanan Sekolah (PKS).

Ada pun pertanyaan teratas dalam pencarian google setelah PKS NGAPAIN AJA tak mengarah pada pertanyaan partai.

Apa saja kegiatan PKS?

Apa Tujuan masuk PKS di sekolah?

Apakah PKS termasuk organisasi?

Apa pengertian dari PKS?

Ada pun tanggapan terhadap isu itu hanya sekali dilakukan akun X DPP PKS

Baca Juga:  Kepsek Trending, Netizen Gagal Paham Pelaku Bullying Dibela

Ada pula tanggapan dari politisi PKS @MardaniAliSera. Jika ada yg tanya PKS NGAPAIN AJA ? Silahkan merapat ke akun  @FPKSDPRRI  utk kegiatan perjuangan dan advokasi di legislatif, atau cek  @PKSejahtera utk kegiatan struktural kemasyarakatan   #PKSDAY

Berita Terbaru PKS

Jika dikaitkan dengan Tahun Politik saat ini, PKS tampak adem ayam saja.

Hingga berita ini diturunkan, Kamis (26/10/2023) pukl 16.00 WIB, PKS hanya menurunkan tiga berita, namun dua berita bernada sama yakni soal Din Syamsuddin.

Tiga berita itu seperti di bawah ini.

1 Kasus Cacar Monyet di Indonesia Meningkat, Legislator PKS Minta Vaksinasi Diperluas 26 Oct 2023 – 15:19 WIB

2 Terima Kunjungan Din Syamsuddin, Syaikhu Optimistis Kemenangan PKS dan Amin Semakin Besar 26 Oct 2023 – 14:39 WIB

3 Din Syamsuddin Dukung Penuh Ijtihad Politik PKS Usung Anies-Muhaimin pada Pilpres 2024 26 Oct 2023 – 14:37 WIB

Sehari sebelumnya menurunkan dua berita

1 Memutus Rantai Perundungan Perlu Upaya Bersama 25 Oct 2023 – 18:53 WIB

2 Silaturahmi Kebangsaan dengan Jenderal Ryamizard Ryacudu, PKS Dapat Banyak Nasihat 25 Oct 2023 – 15:17 WIB

Seperti diketahui Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan nomor urut peserta Pemilu 2024 di kantor KPU, Menteng, beberapa waktu lalu.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi mendapatkan nomor urut delapan.

Presiden PKS Ahmad Syaikhu bersyukur salah satu tahapan Pemilu 2024 telah dilalui.

Ia juga senang PKS kembali mendapatkan nomor urut delapan seperti pada Pemilu 2019.

Syaikhu mengapresiasi gelaran penetapan nomor urut peserta Pemilu 2024 dan berharap semua proses hingga pelaksanaan Pemilu serta penetapan hasil Pemilu 2024 berjalan dengan jujur, adil, damai dan demokratis.

Baca Juga:  Menpora dan Kapolri Umumkan Liga Indonesia Bergulir

“Mari kita dukung selalu agar penyelenggara pemilu, baik KPU, BAWASLU, maupun DKPP dapat menjalankan tugasnya secara independen, netral, dan profesional. Mari kita kawal bersama Pemilu Serentak 2024 agar tidak ada kecurangan, manipulasi, dan segala macam bentuk pelanggaran lainnya. Mari wujudkan pemilu yang luber, jurdil, damai dan demokratis,” pesan Syaikhu.

Syaikhu menambahkan, PKS sebagai salah satu partai politik peserta Pemilu 2024 berkomitmen penuh menjalankan seluruh tahapan pemilu secara bermartabat.

Pihaknya akan melawan setiap bentuk politik transaksional dengan politik gagasan dan pemberdayaan serta menghilangkan polariasi dengan kolaborasi.

“PKS akan melawan setiap bentuk politik transaksional melalui politik gagasan, menentang politik uang melalui politik pemberdayaan, dan hilangkan politik polarisasi menjadi politik kolaborasi. Mari sukseskan Pemilu Serentak 2024, untuk kehidupan demokrasi yang lebih bermartabat,” tegasnya.

Tak lupa Presiden PKS menyampaikan pantun atas hasil penetapan nomor urut peserta pemilu 2024.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...