Gempa Poso Magnitudo 6,0 Bikin Panik, Daryono BMKG Menyebut Gempa Dangkal
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di Zona Sesar Poso.
Gempa dengan magnitude 6,0 dikabarkan menimbulkan kerusakan sejumlah bangunan. Gempa besar tersebut terjadi di Poso, Sulawesii Tengah.
Persisnya Gempa Mag:6.0 terjadi pada 24-Jul-2925 pukul 20:06:59 WIB. Lokasinya2.03 LS,120.70 BT (70 km BaratDaya POSO-SULTENG) dengan Kedalaman sekitar:10 Km, namn tidak berpotensi tsunami.
Demikian kabar itu disampaikan akn resmi BMKG @infoBMKG. Akun tersebut bahkan membagikan info beberapa kali gempa susulan hingga Jumat (25/7/2025) dini hari.
Ada pun gempa paling besar di Poso dengan magnitudoo 6,0, 5,8 dan 5,7.
Daryono, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG melalui @DaryonoBMKG membagikan Dampak Gempa Poso M5,7.
Yakni video getaran gempa di sebuah minimarket yang isinyya berjatuhan.
Menurutnya, Sesar Poso di wilayah Sulawesi Tengah, merupakan salah satu daerah dengan aktivitas seismik aktif dan kompleks.
Sesar Poso berada tidak jauh dari sistem sesar Palu-Koro. Kemungkinan ada keterhubungan struktur antara Sesar Poso dengan sesar-sesar regional lain.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di Zona Sesar Poso.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser ( strike-slip ).
Juga gambar-gambar kerusakan bangunan yang dibagikan akun @infomitigasi.
#Dampak gempa Poso yang terjadi malam ini Kamis (24/7) beberapa bangunan warga Desa Tindoli Kab Poso mengalami kerusakan. Hingga kini dampak dan korban masih menunggu informasi lebih lanjut,” tulisnya.
Getaran gempa Poso dilaporkan dirasakan hingga sekala MMI IV – V di Poso, III-IV Bungku, IV – V Kolonodale, II – III Palu, IV – V Mangkutana, III – IV Mappadeceng.
Gempa Poso terbesar adalah tahun 2017. Saat itu terjadi gempa magnitudo 6,6.
Selain melukai sejumlah warga, gempa bumi yang terjadi Senin malam (29/5/2017) sekitar pukul 22.35 Wita ini merusak sejumlah bangunan tua dan jembatan.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Poso, Masdian Mentiri ketika it mengatakan, gempa kali ini merupakan gempa terbesar selama 20 tahun terakhir. Karena itu, warga Poso menjadi panik.