2 BEM Trending, Begini Cerita Munculnya BEM Kuning dan BEM Ungu
BEM Universitas Indonesia (UI) dengan Ketua Agus Setiawan diterima pimpinan DPR RI pada Rabu (3/9/2025) sore.
BEM Universitas Indonesia (UI) dengan Ketua Agus Setiawan diterima pimpinan DPR RI pada Rabu (3/9/2025) sore.
Mereka diterima Pimpinan DPR RI yang diwakili Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Saan Mustopa dan Cucun Ahmad Syamsurijal.
Kehadiran BEM UI Agus Setiawan memclkan pertanyaan bahwa ada 2 BEM UI ternyata. Yakni BEM yang Kuning dan yang Ungu.
Dan yang hadir di DPR saat ini adalah BEM UI Ungu.
“BEM se-ui sepakat untuk tidak menghadiri audiensi dpr hari ini karena stance kami adalah tidak memercayai sistem dan lembaga dpr saat ini dan akan terus membersamai masyarakat dalam mereformasi sistem saat ini,” tulis akun @kaboooyyy dalam threadnya.
“Polemik dualisme kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) ikut mewarnai audiensi DPR dengan elemen mahasiswa,” @MazeUpdate
“Mau nambah infor, dia tuh (Agus Setiawan) dipilih langsung rektor, dia buat bem ui sendiri. Sekarang di ui ada 2 bem. Bemnya dia ga diakuin,” @raidrapthief
Dualisme BEM di UI ditandai dengan dua akun instagram masing-masing.
Satu @bemui_official dengan 266K followers. Satu lagi @bemui25_official dengan 1,593 followers.
Yang pertama dengan ketua Zayyid Sulthon. Yang kedua Agus Setiawan.
Yang pertama dengan sebutan BEM UI kuning. Yang kedua BEM UI ungu.
“Gak Ada BEM UI kuning BEM UI ungu.Kita nyatu hari ini,” demikian Agus Setiawan dalam instagramnya, @agussetiawannnn6
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menghadapi dualisme kepengurusan.
Hal itu terngkap seja Senin, 11 Agustus 2025. Dualisme terjadi karena adanya intervensi rektorat dalam proses pemilihan raya mahasiswa.
Menurut penjelasan akun @bemui_official, dualisme ini bermula dari sengketa Pemilihan Raya (Pemira) UI 2024 yang sedang disidangkan oleh Mahkamah Mahasiswa UI (MM UI).
Namun, di tengah proses, Rektorat dan Direktorat Kemahasiswaan dan Beasiswa UI (Dirmawa UI) melakukan intervensi dengan menerbitkan Nota Dinas.
Pada 7 Maret 2025, satu hari sebelum putusan MM UI keluar, Direktorat Kemahasiswaan UI dianggap secara sepihak mengangkat pasangan Agus Setiawan dan Bintang Maranatha Utama sebagai Ketua dan Wakil Ketua BEM UI 2025.
Kepengurusan yang diangkat Rektorat ini kemudian dikenal sebagai BEM Ungu.
@bemui_official juga menyebutkan kehadiran BEM “Ungu” melanggar Ketetapan Kongres Mahasiswa Nomor 029/TAP/KMUI/III/2025, yang menyatakan pengangkatan pengurus BEM tidak didasarkan pada Nota Dinas. Kongres Mahasiswa UI (KM UI), sebagai forum tertinggi.