Gempa Sumenep Magnitudo 6,5, Terakhir Tahun 2018 Magnitudo 6,4
Sebagian kota di Jatim dilaporkan merasakan getarannya. Lebih dari 1000 orang mengomentari kejadian gempa ini hanya dalam beberapa jam.
Gempa dengan Magnitudo 6,1 terjadi 47 km sebelah Tenggara, Sumenep, Jawa Timur.
Gempa cukup besar itu terjadi pada Selasa (30/9/2025) sekitar pukul 23:49:43 WIB. Kedalaman gempa 13 km
BMKG melalui @infoBMKG kemudian memperbaharui besaran Magitudo gempa menjadi 6,5 dengan kedalaman 11 km.
Sebagian kota di Jatim dilaporkan merasakan getarannya.
Lebih dari 1000 orang mengomentari kejadian gempa ini hanya dalam beberapa jam.
Info BMKG pun melaporkan banyaknya kejadian gempa susulan.
Terakhir saat tulisan ini dibuat terjadi Rabu (1/10/2025) pukul 02.30:29 WIB.
Lumajang dan Malang menjadi dua kota paling merasakan getaran gempa karena menjadi trending.
Sedang warga di Pulau Bali mengaku merasakan getaran gempa.
@ayufasss: Laah kaget banget di Lamongan kerasa banget pas lagi diem
@4feetgirl: Jam 1 di Bali org lg asik2nya tidur tbtb lari keluar rumah bjir, plis takut jgn blg ini ada gempa susulan
@dekdek097: Malang kab kerasa banget wak lumayan lama, berasa goyang kalem. Kirain migrain-vertigo kumat, taunya emang gempa.
@aurirayyyy: Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, Probolinggo kerasa bgt, kenceng 🙁
@na_suju: Kerasa sampe bondowoso. Pas tidur sampe kebangun Semoga aman semuanya
@rofiq_ii: astagfirullah beneran sidoarjo berasa banget kirain efek belum makan
@maharani52659: blitar jg masih kerasa plz,lgi di kasur ak kira badan gerak sendiri
@lisachyp: Probolinggo kerasa. Lagi tidur di kasur kok goyang2. Kirain vertigoku kumat
@GalluZD: Jember kerasa parah. Seumur hidup nggak pernah ngerasain gempa separah ini. Aku lgsg keluar rumah
Menurut catatan, gempa bumi yang terjadi pada Kamis, 11 Oktober 2018 pukul 01.44.57 WIB.
Saat itu magnitudo hasil gempa sebesar 6,4 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi 6,3.
Gempa berlokasi di laut pada jarak 55 kilometer arah timur laut Kota Situbondo, Provinsi Jawa Timur pada kedalaman 12 kilometer.
Pemkab Sumenep melalui situsnya www.sumenepkab.go.id malaporkan sebanyak 500 rumah rusak, dan korban meninggal dunia bertambah menjadi 4 orang.
Dari 500 rumah rusak itu, ada di 4 Kecamatan. Sementara data paling banyak rumah rusak, yakni di Kecamatan Gayam dan Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi, Sumenep.