Business is booming.

Profil Borneo FC, Menang 5-1 Atas Persebaya di Hari Ulang Tahunnya

Kemenangan tersebut membuat Borneo FC merangsek ke peringkat kedua di bawah Persib Bandung dan menyalip Persija Jakarta di peringkat tiga.

Kemenangan telak Borneo FC Samarinda atas Persebaya 5-1 menjadi kado ulang tahun ke-12 Klub berjuluk Pesut Etam.

Borneo FC Samarinda didirikan pada 7 Maret 2014 dan merayakan ulang tahunnya dengan berbagi takjil.

Kemenangan atas Persebaya menegaskan posisi mereka sebagai kekuatan sepak bola di Kalimantan Timur.

Kemenangan tersebut membuat Borneo FC merangsek ke peringkat kedua di bawah Persib Bandung dan menyalip Persija Jakarta di peringkat tiga.

Poin yang diperoleh masing-masing Persib Bandung 54, Borneo FC  53, Persija 51.

Instagram @borneofc.id pun menulis judul  PESTA ULANG TAHUN atas kemenangannya terhadap Persebaya 5-1.

Gol-gol tuan rumah masing-masing diciptakan Gelandang asal Kolombia, Juan Villa menit ke-17.

Juan Villa kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-59 untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Lalu Mariano Peralta Bauer menambah keunggulan pada menit ke-63.

Lalu gol dari pemain asal Spanyol, Koldo Obieta Alberdi, pada menit ke-68 yang mengubah skor menjadi 4-0.

Persebaya sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Leonardo Silva Lelis pada menit ke-73.

Namun, Marcos Emanuel Astina menutup laga menit 90+3 memastikan kemenangan telak menjadi 5-1.

Profil Borneo FC

Borneo Samarinda Football Club  (Borneo FC) adalah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Mereka juga dikenal sebagai Pusamania Borneo Football Club (PBFC).

Pada awal berdirinya klub ini bermain di Divisi Utama Liga Indonesia 2014 setelah mengakuisisi klub Perseba Super Bangkalan pada 19 Maret 2014.

Baca Juga:  Profil Jumhur Hidayat, Hastag Nama Dirinya Muncul di Twitter Usai Tantang Debat Mahfud MD

Lalu menggantikan Persisam Samarinda sebagai klub asal Samarinda yang berkompetisi di kasta teratas di Indonesia.

Pada 2015, mereka berlaga di Indonesia Super League berstatus sebagai klub promosi setelah berhasil keluar sebagai juara Divisi Utama Liga Indonesia 2014 dengan mengalahkan Persiwa Wamena di partai final.

Menjalani dua laga pada ISL 2015, langkah PBFC akhirnya terhenti setelah PSSI dan kompetisi dibekukan Menpora RI.

Selepas itu, mereka terjun di Piala Presiden, sekaligus sukses menembus babak 8 besar. Selepas ikut di Piala Presiden, Pusamania Borneo FC juga ikut berpartisipasi di Indonesian Championship Torabika Piala Jenderal Sudirman 2015 dan mereka mampu menembus babak Semifinal.

Pusamania Borneo FC juga pernah menjuarai turnamen Piala Gubernur Kaltim 2016, dan menjadi Runner up di Piala Presiden 2017.

Pada musim 2017, Pusamania Borneo FC mengganti nama klubnya menjadi Borneo FC untuk mengarungi kompetisi Liga 1.

Tambahan nama Borneo sendiri muncul saat mereka berlaga di Divisi Utama Liga Indonesia 2014 setelah mengakuisisi salah satu klub berlisensi profesional di Pulau Madura, yakni Perseba Super.

Nama Borneo dipilih karena, jajaran direksi PBFC ingin klub ini tak hanya bisa mengharumkan nama kota Samarinda, melainkan juga mengangkat nama Pulau Borneo di kancah sepak bola nasional dan internasional.

Tahun 2014 menjadi titik permulaan PBFC berlaga di kompetisi sepak bola Indonesia.

Mengusung target lolos ke kompetisi kasta tertinggi Indonesia, deretan pemain ternama didatangkan ke Samarinda.

Tak lupa, potensi lokal Benua Etam juga dilibatkan dalam skuat klub yang dijuluki Pesut Etam.

Stadion Segiri Samarinda yang selama ini identik dengan kejayaan sepak bola Samarinda dipilih Pusamania Borneo FC sebagai kandang mereka untuk menjamu lawan-lawannya.

Baca Juga:  MS INA Trending, Sindiran untuk Kegagalan Sektor Tunggal Putra Indonesia Open

Stadion berkapasitas hampir dua puluh ribu tempat duduk dan berbentuk curva itu dijuluki Theater Of Hell.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...