Business is booming.

Sebut Luhut Pandjaitan dengan Penjahit, Bupati Banjarnegara Dikecam

Saya lihat video nya ... itu memang ada kesengajaan utk meledek pak Luhut

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono atau Wing Chin kembali dalam sorotan.

Setelah kantor dan rumahnya digeledah KPK terkait dugaan korupsi PUPR kini ia dinilai telah melecehkan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dengan Luhut Penjahit.

Wing Chin sudah meminta maaf, namun apa yang dilakukannya sudah terlanjur dibaca publik sebagai kesengajaan.

Sebuah pernyataan berulang-ulang yang dianggap tak pantas dilakukan oleh pemimpin yang dipilih oleh rakyat.

Wing Chin pun trending dengan nama Bupati. Dan ini sejumlah cuitan netizen.

@__AnakKolong: CONGOR BUPATI BANJARNEGARA INI MEMANG MEREPRESENTASIKAN SUARA KERBAU – KERBAU POLITIK. Jika saya LBP maka saya akan bilang,”Lah, biarkan aja, saya tidak ada waktu menanggapi suara kerbau”. Bahwa kemudian marga Panjaitan keberatan itu soal lain.

@_ekokuntadhi: Bupati ini sedikit tolol. Menyebutkan nama marga, dalam keterangan resmi, dengan nada menghina begitu. Dia bukan saja menghina LBP. Tapi menghina seluruh marga Panjaitan.

@Syarman59: Bupati ini kan dari @PDemokrat calon pengguna rompi orange KPK. Sebaiknya suruh pakai rompi Polri dulu dgn pasal penghinaan atas pengaduan dari ….. Panjaitan.

@ando_lan: Dari kemaren2 nyari sensasi trus Bupati yg satu ini.

@sautbun: Klo utk lucu2an its ok lah. Sering Saling ledek2an. Tp manusia ini kliatan skali niat menghina. Krn berulang2 disebut. Dan dianggap lucu sama aparat2 diblkg bupati sontoloyo.

@EDISUBAKTI3: Saya lihat video nya … itu memang ada kesengajaan utk meledek pak Luhut …sekelas Bupati kyk gitu kelakuannya ..ga pantes banget.

Baca Juga:  Baju Baduy yang Dikenakan Jokowi Trending dan Undang Pujian

@rizkindra: Banjarnegara berulah, bupati dengan berbagai macam trobosan ternyata sdm rendah. Opung dibeginikan, abis kau pasti

Minta Maaf

Bupati Banjarnegara, Jawa Tengah Budhi Sarwono menyebut Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dengan Luhut Penjahit.

Bupati Budhi Sarwono
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwana. Hidupnya penuh warna, mulai jadi pecandu narkoba, mualaf dan kini memimpin Banjarnegara (banjarnegarakab.go.id)

Pernyataan tersebut disampaikan Wing Chin, sapaannya, dalam sesi wawancara door stop pada sebuah acara.

Potongan video itu pun viral di media sosial. Dalam video berdurasi 1 menit 26 detik tersebut, Wing Chin tengah menjelaskan perkembangan kasus Covid-19 di Banjarnegara.

Sejak adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, kasus Covid-19 di Banjarnegara telah menurun.

“Alhamdulillah Banjarnegara (awalnya) BOR-nya 99 persen, terus turunlah PPKM darurat. Saya baca aturannya sesuai perintah Pak Presiden yang langsung ditindaklanjuti Menteri Dalam Negeri dan dilaksanakan pada waktu rapat bersama menteri siapa itu, penjahit atau apa lah, (yang) orang Batak itu,” kata Wing Chin seperti dilansir Kompas.com.

Kemudian orang yang berada di sekelingnya terdengar mencoba meluruskan dengan mengatakan, Luhut Binsar Panjaitan.

“Ya Pak Penjahit kan,” sambung Wing Chin.

Wing Chin melanjutkan, bahwa pihaknya telah menyalurkan bantuan jaring pengaman sosial (JPS) sebagai kompensasi atas PPKM.

“Pada waktu PPKM darurat Banjarnegara zona merah. Tapi setelah ada instruksi Mendagri dan dijabarkan Pak Menteri Penjahit itu, Luhut Penjahit itu saya laksanakan instruksinya,” ujar Wing Chin.

Namun setelah video tersebut ramai, melalui video yang diunggah di akun Instagram resmi Pemkab Banjarnegara,

Senin (23/8/2011) siang, Wing Chin meminta maaf kepada Luhut. Wing Chin kembali mengulangi penjelasan soal perkembangan kasus Covid-19 dan meluruskan ucapannya.

“Mohon maaf kemarin saya menyebut Menteri Penjahit, karena saya tidak hapal namanya panjang sekali. Ini sekarang saya baca yang jelas, ini saya baca dan saya mohon maaf, (yang betul) adalah Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan,” kata Wing Chin.

Baca Juga:  Malaysia HUT Kemerdekaan ke 64, Trending, Simak Cuitannya

Wing Chin mengaku tidak bermaksud untuk menghina sama sekali.

“Mohon maaf karena tidak hafal jadi disingkat yang mudah. Tapi saya tidak punya tujuan menghina apapun, karena sebisa saya bicara,” ucap Wing Chin.

“Sekali lagi kami mohon maaf kemarin yang saya sebut Pak Penjahit, karena saya tidak hafal semuanya. Mohon bapak menteri bisa memaafkan saya. Demi Allah, demi Rasulullah saya lahir batin untuk melaksanakan tugas negara,” sambung Wing Chin.

Dalam video itu, ia juga meminta maaf kepada warga Batak dengan marga Panjaitan.

“Dan terakhir kepada warga dari Tapanuli yang memiliki warga Panjaitan, yang pada waktu yang lalu saya sebut Penjahit karena saya tidak hafal, karena saya tidak hafal marga warga Tapanuli. Tapi hari ini saya baru paham, maka saya tulis, dan saya mohon maaf, yang sebenarnya adalah marga Panjaitan,” kata Wing Chin.

Menurut dia, kekhilafan tersebut semata karena keterbatasan kemampuan dan kelemahannya.

“Jadi saya mohon maaf. Demi Allah saya tidak pernah punya niat menghina orang lain, apabila dianggap menghina saya siap dikutuk apapun juga,” ujar Wing Chin.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...