Business is booming.

Lodewijk Paulus Hari Ini Wakil Ketua DPR Gantikan Azis Syamsuddin

Penunjukkan Lodewijk telah mendapatkan restu dari para tokoh senior

Ini adalah profil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Lodewijk Freidrich Paulus.

Mantan Danjen Kopassus itu dipilih menjadi Wakil Ketua DPR menggantikan Azis Syamsuddin yang tersandung kasus korupsi.

Pengisian posisi Wakil Ketua DPR akan dilakukan melalui rapat paripurna DPR Kamis (30/9/2021).

Penunjukkan Lodewijk setelah melalui persetujuan banyak pihak, meski namanya tak sempat masuk calon yang bakal menggantikan Azis.

Seperti diketahui sebelumnya pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, mengatakan bahwa terdapat beberapa nama politisi Partai Golkar yang dapat menggantikan posisi Azis sebagai Wakil Ketua DPR RI.

Qodari menyatakan bahwa setidaknya ada 6 sampai 7 nama kandidat politisi Partai Golkar yang disebutkannya dapat menggantikan posisi tersebut.

Antara lain Kahar Muzakir yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar di DPR RI, Adies Kadir yang merupakan Sekretaris Fraksi Golkar.

Politisi ketiga, Melchias Markus Mekeng yang pernah menjadi bagian dari Tim Kesuksesan (timses) Ketua Umum Airlangga Hartarto.

Selanjutnya, jika melihat dari posisi kedudukan Azis Syamsuddin di DPR RI yang mengkoordinir komisi bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam), maka muncul nama Ahmad Doli Kurnia.

Tak hanya itu, nama Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid juga diyakini akan menjadi kandidat pengganti Azis Syamsuddin.

Selanjutnya politisi bernama Nurul Arifin yang notabenenya kata Qodari, sering mendampingi Ketua Umum.

Terakhir atau kandidat ke-tujuh yakni Dito Ganinduto yang dikatakan Qodari merupakan orang yang dekat dengan Airlangga Hartarto.

Seperti diketahui, Azis telah mengundurkan diri dari jabatan pimpinan DPR setelah tersangkut kasus suap di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga:  Brigjen Pol Setyo Budiyanto Ngetop Usai Penangkapan Azis Syamsuddin

Kini, politikus Partai Golkar itu menyandang status tersangka dan meringkuk di balik jeruji besi.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, sesuai dengan mekanisme pergantian pimpinan DPR RI pasal 47 peraturan DPR no.1 tahun 2020 tentang peraturan tata tertib DPR, pihaknya akan memproses pimpinan wakil ketua DPR dari Partai Golkar.

“Sesuai mekanisme akan kemudian menjalankan mekanisme atau proses pergantian antar waktu itu ini pergantian pimpinan DPR dari partai Golkar untuk segera diteruskan pada paripurna yang insya Allah besok akan dilaksanakan pada paripurna pertanggal 30 September,” kata Puan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (29/9/2021).

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, alasan dirinya menunjuk Lodewick Paulus menjadi wakil ketua DPR menggantikan Azis Syamsuddin, karena telah mendapatkan restu dari para tokoh senior di partai berlambang pohon beringin tersebut.

Ia menjelaskan, restu itu diantaranya diperoleh dari Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono; Ketua Dewan Pembina Aburizal Bakrie; Ketua Dewan Penasihat Luhut Binsar Pandjaitan; Ketua Dewan Kehormatan Akbar Tanjung.

“Jadi sudah pembahasan dengan Ketua Dewan Pembina Pak Aburizal Bakrie, Ketua Dewan Pakar Agung Laksono, Ketua Dewan Kehormatan Akbar Tanjung, dan juga Ketua Dewan Penasihat Luhut Binsar Pandjaitan,” kata Airlangga di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (29/9).

Selain itu, dari segi senioritas kader partai, Lodewick yang juga menjabat sebagai Sekjen tentu bisa merangkul seluruh kader di Partai Golkar.

“Dari segi ranking senioritas adalah nomor dua adalah sekjen. Kedua, Pak Lodewijk sudah ada berada di dalam komisi I yang salah satunya adalah Korpolhukam,” ujarnya.

Profil Lodewijk Freidrich Paulus

Letnan Jenderal TNI (Purn.) Lodewijk Freidrich Paulus (lahir 27 Juli 1957) adalah mantan perwira tinggi militer Indonesia yang berasal dari TNI Angkatan Darat.
Ia adalah Danjen Kopassus ke-24 menjabat sejak 4 Desember 2009 menggantikan Mayjen TNI Pramono Edhie Wibowo.

Baca Juga:  Juventus dan Allegri Dibully Usai Dikalahkan Napoli 2-1

Ia menjabat sebagai Danjen Kopassus hingga 8 September 2011, ia digantikan oleh Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya.

Ia kemudian menjadi Pangdam I/Bukit Barisan dari September 2011 hingga Juni 2013.

Jabatan terakhir Lodewijk sebelum pensiun adalah Dankodiklat TNI-AD, menjabat dari Juni 2013 hingga Juli 2015.

Setelah pension ia terpilih menjadi Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (2019–2021)

Pada 27 September 2021, partai Golkar mengumumkan Lodewijk sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, menggantikan Azis Syamsuddin yang terlibat kasus korupsi.

Karier Militer

Letnan Dua s/d Kapten
Danton Kopassandha (1981)
Palog Grup 3 Kopassandha (1983)
Danki/323/32/3 Kopassandha (1984)
Dan Sub Tim 2 Den-81 tahun 1988
Dantim 3 den 81 Kopassus (1988)

Mayor
Dan Satdik Sandha Pusdikpassus (1993)
Dan Se Komando Pusdikpassus (1995)
Dan Yon-22 Grup 2/Kopassus (1996)

Letnan Kolonel
Waasops Danjen Kopassus (1997)
Asops Danjen Kopassus (2000)
Dan Grup 5/Kopassus (2000)
Dansat-81 Gultor Kopassus (2001)

Kolonel
Asops Kasdam I/Bukit Barisan (2003)
Danrindam I/Bukit Barisan (2005)
Danrem 052/Wijayakrama (2006)

Brigadir Jenderal
Dirlat Kodiklatad (2007)

Mayor Jenderal
Danjen Kopassus (2009)
Pangdam I/Bukit Barisan (2011)

Letnan Jenderal
Dankodiklat TNI-AD (2013)

Pengalaman Organisasi

Ketua Tim Negosiasi Kopassus US SOC (2010–2014)
Wakil Ketua Tim Transisi Kementerian Pemuda dan Olahraga Indonesia (2014)
Panglima Kogahpam APEC Bali (2014)
Direktur Latihan Gabungan TNI (2014)
Ketua Koordinator Bidang Kajian Strategis DPP Partai Golkar (2016–2018)
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar (2018–sekarang)

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...