Business is booming.

Hari Ini Brimob HUT ke-76, Berikut Ini Sejarah dan Daftar Komandannya

Pertama terbentuk dengan nama Tokubetsu Keisatsutai atau Pasukan Polisi Istimewa.

Hari ini 14 November 2021 adalah hari ulang tahun Brimog ke-76.

Sejumlah kegiatan dilakukan dalam rangka HUT Brimob.

Paling menyita perhatian adalah pemberian penghargaan kepada Menhan Prabowo Subianto sebagai warga kehormatan Brimob.

Pemberian penghargaan kepada Prabowo disebabkan karena kepeduliannya ikut melatih sejumlah anggota Brimob saat ia menjabat Danjen Kopassus.

Brimob pun pagi ini menjadi trending. Ucapan selamat diberikan sejumlah pihak.

“Dirgahayu Korps Brimob Polri Ke-76 “Terlatih, Tangguh dan Responsif” 14 November 2021.” Demikian ucapan selamat yang terbaca seragam.

Brimob HUT ke-76. Bisa disimak sejarah dan daftar Komandan Brimob dari masa ke masa (@DivHumas_Polri)

Tentang Sejarah Brimob

Brimob pertama-tama terbentuk dengan nama Tokubetsu Keisatsutai atau Pasukan Polisi Istimewa.

Kesatuan ini pada mulanya diberikan tugas untuk melucuti senjata tentara Jepang, melindungi kepala negara, dan mempertahankan ibu kota.

Brimob turut berjuang dalam pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.

Di bawah pimpinan Inspektur Polisi I Mochammad Jasin, Pasukan Polisi Istimewa ini ikut terlibat dalam pertempuran 10 November 1945 melawan Tentara Sekutu.

Pada masa penjajahan Jepang Brimob dikenal dengan sebutan Tokubetsu Keisatsutai.

Pasukan ini yang pertama kali mendapat penghargaan dari Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno yaitu Sakanti Yano Utama

Pada 14 November 1946 Perdana Menteri Sutan Sjahrir membentuk Mobile Brigade (Mobrig) sebagai ganti Pasukan Polisi Istimewa.

Tanggal ini ditetapkan sebagai hari jadi Korps Baret Biru.

Pembentukan Mobrig ini dimaksudkan Sjahrir sebagai perangkat politik untuk menghadapi tekanan politik dari tentara dan sebagai pelindung terhadap kudeta yang melibatkan satuan-satuan militer.

Di kemudian hari korps ini menjadi rebutan antara pihak polisi dan militer.

Baca Juga:  10 M Trending, Netizen Disurun Pilih Kembali ke 10 Tahun atau 10 M

Pada 14 November 1961 bersamaan dengan diterimanya Pataka Nugraha Sakanti Yana Utama, satuan Mobrig berubah menjadi Korps Brigade Mobil (Korps Brimob).

Brimob pernah terlibat dalam beberapa peristiwa penting seperti Konfrontasi dengan Malaysia tahun 1963 dan aneksasi Timor Timur tahun 1975.

Brimob sampai sekarang ini kira-kira berkekuatan 30.000 personel, ditempatkan di bawah kewenangan Kepolisian Daerah masing-masing provinsi.

Pada tahun 1981 Brimob membentuk sub unit baru yang disebut unit Penjinak Bahan Peledak (Jihandak).

Semenjak tahun 1992 Brimob pada dasarnya adalah organisasi yang dilatih dan diorganisasikan dalam kesatuan-kesatuan.

Brimob memiliki kekuatan sekitar 12.000 personel.

Brigade ini fungsi utamanya adalah sebagai korps untuk menanggulangi situasi darurat, yakni membantu tugas kepolisian kewilayahan dan menangani kejahatan dengan tingkat intensitas tinggi yang menggunakan senjata api dan bahan peledak dalam operasi yang membutuhkan aksi yang cepat.

Mereka diterjunkan dalam operasi pertahanan dan keamanan domestik, dan telah dilengkapi dengan perlengkapan anti huru-hara khusus.

Mereka telah dilatih khusus untuk menangani demonstrasi massa.

Semenjak huru-hara yang terjadi pada bulan Mei 1998, Pasukan Anti Huru-Hara (PHH) kini telah menerima latihan anti huru-hara khusus.

Dan terus menerus melakukan pembaharuan dalam bidang materi pelaksanaan Pasukan Huru-Hara(PHH).

Beberapa elemen dari Brimob juga telah dilatih untuk melakukan operasi lintas udara.

Dan juga sekarang sudah melakukan pelatihan SAR(Search And Rescue)

Korps Brimob Polri sebagai pelaksana utama Mabes Polri yang khusus menangani kejahatan berintensitas dan berkadar tinggi, memiliki sejarah panjang dalam pengabdiannya membela dan menjaga bangsa Indonesia.

Sepanjang perjalanannya, Brimob Polri andil dalam lembaran sejarah perjuangan bangsa, baik dalam merebut kemerdekaan maupun melawan pemberontak di masa-masa awal berdirinya Republik Indonesia.

Baca Juga:  Jejak Karier Irjen Pol Argo Yuwono, Mutasi Jadi Kapolda Kaltim Dipastikan Hoaks

Korps Brimob Polri juga tidak terlepas dari tugas Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban dalam negeri.

Berikut ini adalah Komandan Korps Brimob dari masa ke masa:

Tokubetsu Keisatsutai

1. Kombes. Pol. Soemarto (1945—1950)

Pasukan Polisi Istimewa

2. Kombes. Pol. Mohammad Jasin (1950—1959)
3. Kombes. Pol. Soetjipto Joedodihardjo (1959—1963)

Komandan Mobrig Polisi Pusat

4. Kombes. Pol. Soetjipto Danoekoesoemo (1963—1965)
5. Brigjen. Pol. Daryono Wasito (1965—1972)
6. Brigjen. Pol. Benny Hassan (1973—1974)
7. Kolonel Pol. Anton Soedjarwo (1974—1975)
8. Brigjen. Pol. K.E. Lumi (1975—1978)
9. Kolonel Pol. Sadiman (1978—1981)
10. Brigjen. Pol. Yusuf Chusen Saputra (1981—1982)
11. Brigjen. Pol. Soetrisno Ilham (1982—1983)
12. Brigjen. Pol. Soekardi (1983—1986)
13. Kolonel Pol. Pranoto (1986—1989)
14. Kolonel Pol. R. Suprapto (1989—1990)
15. Kolonel Pol. Fachrie (1990—1993)
16. Brigjen. Pol. Drs. Sutiyono (1993—1998)

Kepala Korps Brimob

17. Brigjen. Pol. Drs. Sylvanus Yulian Wenas (1998—1999)
18. Brigjen. Pol. Firman Gani (1999—2000)
19. Brigjen. Pol. Nurudin Usman (2000—2001)
20. Brigjen. Pol. Jusuf Manggabarani (2001—2002)
21. Irjen. Pol. Drs. S.Y. Wenas (2002—2009)
22. Irjen. Pol. Drs. Imam Sudjarwo, M.Si. (2009—2010)
23. Irjen. Pol. Drs. Syafei Aksal (2010—2012)
24. Irjen. Pol. Drs. Unggung Cahyono (2012—2013)
25. Irjen. Pol. Drs. M. Rum Murkal (2013—2014)
26. Irjen. Pol. Drs. Robby Kaligis (2014—2016)

Komandan Korps Brimob

27. Irjen. Pol. Drs. Murad Ismail (2016—2018)
28. Irjen. Pol. Drs. Rudy Sufahriadi (2018—2019)
29. Irjen. Pol. Drs. Ilham Salahudin, S.H., M.Hum. (2019)
30. Irjen. Pol. Drs. Anang Revandoko (2019—Sekarang)

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...