Business is booming.

Kapolri Trending, Minta Maaf Banyak Anggota Lakukan Pelanggaran

Pelangaran anggota harus di tindak pak biar tahu bahwa pak kapolri tegas

Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo trending.

Hal itu terjadi saat ia melakukan rapat dengan komisi III DPR, Senin (24/1/2022).

Raker tersebut membahas pertanggungjawaban anggaran kepolisian tahun 2001.

Namun yang terjadi adalah pertanyaan para anggota DPR terkait kasus-kasus yang menimpa anggota polri seluruh Indonesia.

Kasus-kasus yang dipaparkan anggota DPR tersebut membuat Kapolri menyatakan minta maaf.

Tentu saja sekaligus memperbaiki kinerja anggotanya.

Ada pun kasus-kasus yang sempat mencuat di media adalah terbongkarnya kasus suap proyek pembngunan jalan di OKU Timur.

Kepolisian sudah mencopot AKBP Dalizon sebagai Kapolres OKU Timur karena diduga terlibat suap Rp 2 miliar.

AKBP Dalizon diberhentikan sementara dari jabatanya sebagai Kapolres OKU Timur berdasarkan Surat Perintah Kapolda Sumsel Nomor:Sprin/2294/XII/HUJ.6.6./2021.

Surat ini ditandatangani Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto MH tertanggal 19 Desember 2021.

Terbaru adalah adanya dugaan personel polisi di Polrestabes Medan, menerima uang dari istri bandar narkotika.

Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra telah mencopot Kombes Riko Sunarko sebagai Kapolrestabes Medan.

Kasus-kasus lainnya terkait kinerja kepolisian antara lain kasus dugaan pemerkosaan dua anak oleh ayahnya di Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Selain itu juga kasus anggota Polsek Pulo Gadung yang menolak laporan korban perampokan.

Atas kasus-kasus tersebut sempat muncul gelombang keluhan di masyarakat yang tercermin lewat tagar di Media Sosial, #PercumaLaporPolisi dan #1hari1oknum

Berikut cuitan sejumlah netizen terhadap trending Kapolri

Baca Juga:  Tagar Pekalongan Trending, Status Siaga Banjir Diperpanjang Hingga 13 Februari

@dy_gunady: Ya benar pak Kapolri ini skrg ada tugas baru meminta maaf atas kelakuan oknum anak buahnya yang melakukan pelanggaran, tugas berat pak Listyo semoga Polri menjadi kuat dipimpin bapak..lanjutkan pak.

@NasrullahAlhad1: Harusnya mundur saja jd KAPOLRI, bgmna km rakyat mendpt rasa AMAN kl bnyk anggota polisi yg buat trkena kasus hukum, berarti salah atasan tdk bs membina bawahan.

@ZulkifliLewenu1: Pelangaran anggota harus di tindak pak Kapolri biar masarakat tau bahwa pak kapolri tegas

@AndreKu90743826: Kalau menurut saya Kapolri sekarang Kurang Tegas Tidak Ada kebenarian mengambil tindakan . Semakin orang banyak se enaknya saja bilang Rasis…Dll lah Kapolri nya tenang” saja …Yoo pak Kapolri kamu bisa jgn Takut begundal ” yg mau memecah belah NKRI ….

@edy_siregar_77: Bravo Kapolri Jenderal @ListyoSigitP Menuju Polri Yang Presisi.

@dayak_metal: Bisa tidak ya kalo Jendral TNI Dudung ini saja yang jadi Kapolri??

Seperti diketahui Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf atas masih banyaknya personel kepolisian yang melakukan pelanggaran.

Kapolri berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada setiap anggotanya yang melakukan melanggar ketentuan.

Hal ini disampaikan Kapolri usai agenda Rapat Kerja dengan Komisi III DPR, Senin (24/1/2022). Raker tersebut membahas pertanggungjawaban anggaran kepolisian tahun 2021.

“Yang jelas kami tentunya minta maaf karena masih banyak anggota kita yang melakukan pelanggaran,” kata Jenderal Listyo seperti dilansir Kompas TV.

Dia menegaskan komitmen kepolisian untuk menindak tegas siapa pun anggotanya yang melakukan pelanggaran hukum.

Namun selain itu juga kepada anggota polisi yang berprestasi dalam melayani masyarakat, Kapolri berjanji akan memberikan reward.

“Komitmen kami tetap kepada anggota yang melanggar akan kami tindak tegas akan memberikan sanksi. Sedangkan yang berprestasi akan kita berikan reward,” tukasnya.

Baca Juga:  Salma Salsabil Trending Lagi, Kali Ini Usai Tampil di Acara Tonight Show

Kapolri menilai dalam rapat dengan anggota Komisi III DPR, banyak masukan dan catatan untuk Polri.

“Itu juga menjadi aspirasi dari masyarakat yang disampaikan kepada kami dan menjadi awal perbaikan untuk program program perbaikan di Tahun 2022,” tuturnya.

Dia menyatakan masukan dan catatan tersebut berguna untuk perbaikan institusi Polri.

“Tentunya kami berterima kasih atas apresiasi dan beberapa koreksi karena itu memang menjadi bagian bagi kami untuk selalu memperbaiki institusi kami,” ucapnya.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...