Business is booming.

Densus 99 Trending Terkait Kasus Gus Yaqut, Apa Beda dengan Densus 88?

Es teler 77, Densus 88, Densus 99 ??? Baru tau kalo ada densus 99.

Densus 99 trending, nama yang mirip dengan Densus 88 itu trendung terkait heboh Menteri Agama Menteri Yaqut Cholil Qoumas.

Meski sudah membantah, Gus Yaqut tetap dinarasikan membandingkan suara Azan dengan Gonggongan anjing.

Dan Komandan Densus 99 Ansor, Muhammad Nuruzzaman menyatakan ada di belakang Gus Yaqut.

Nuruzzzaman bahkan meminta anggota Densus 99 tidak diam saja dalam membela Gus Yaqut

Tapi siapa Densus 99, mengapa namanya  mirip Anti Teror Densus 88 miliki kepolisian Republik Indonesia.

Salah satu aktivitas Densus 99 bisa diikuti melalui instagram Densus.99

Berikut Cuitan Sejumlah Netizen terkait Densus 99.

@mavin1818: Tnyata yg dimaksud Densus 99 itu nganu toh…si banserep…Amsyoong,kiraiiin si salep 88 udah berubah jadi…

@ranggainthezone: Es teler 77, Densus 88, Densus 99 ??? Baru tau kalo ada densus 99.

@Hannahputri4: Densus 99 siapanya Seafood 99 ?

@Abdurro61955833: Densus 99 sama densus 88, apa kakak beradik ya..? Apa setali dua uang?

@hot_dzoel17: Densus 99 anti teror atau anti telor nih banyakin daging.

Tentang Densus 99

Densus 99 sudah dibentuk sejak 2011.

Alasannya karena beragam kejadian yang meresahkan masyarakat.

Di antaranya, teror bom dan aktifnya kelompok Negara Islam Indonesia (NII) bergerilya mencari pengikut.

Rangkaian peristiwa itu terjadi secara bersamaan, hingga masyarakat pun bereaksi.

Salah satunya, reaksi datang dari Gerakan Pemuda Anshor (GP Ansor).

Baca Juga:  Ini Starting XI Jerman vs Skotlandia, Siapa Bakal Menang?

Organisasi pemuda yang saat itu dipimpin Nusron Wahid itu membentuk Barisan Serba Guna (Banser) Detasemen Khusus 99 pada 24 April 2011.

Waktunya bertepatan dengan ulang tahun ke-77 GP Ansor.

Gerakan ini lalu disahkan Ketua Umum GP Anshor Nusron Wahid bertepatan pada peringatan ke-85 Hari Lahir NU di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 17 Juli silam.

Nusron mengatakan, tujuan dari Banser Densus 99 itu untuk mencegah provokasi kelompok yang ingin membubarkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Juga untuk menghindari umat dari kelompok yang ingin merusak Pancasila dan UUD 1945, terutama dari gerakan radikal yang mengatasnamakan agama.

“Densus ini kami persiapkan untuk membantu polisi menghadapi kelompok-kelompok garis keras yang merongrong akidah ahli sunnah wal jammaah dan NKRI,” kata Nusron seperti dikutip Liputan 6

Dengan kata lain, keberadaan Densus 99 itu juga untuk membantu tugas Kepolisian RI.

Nama Densus 99 tak sembarangan diambil. Nama ini disepakati sesuai jumlah Asmaul Husna atau 99 Asma Allah.

Makna itu sejalan dengan semangat organisasi yang berkeinginan menegakkan kebenaran.

Terbentuknya Banser Densus 99 menambah jumlah Banser yang dimiliki GP Ansor, seperti Banser untuk Lalu Lintas (Balalin), Banser untuk Laskar Pemadam Kebakaran (Balakar), Banser Tanggap Bencana (Bagana), Banser Pengaman, Banser Kepanduan, dan Zulfikar Marching Band.

Keseriusan mewujudkan visi dan misi Densus 99 juga terlihat dari banyaknya personel Banser Densus 99.

Jumlah organisasi di bawah komando Gus Nuruzzaman itu terus bertambah.

Masing-masing mempunyai kemampuan bela diri dan menjinakkan bom.

Soal menjinakkan bom, bukan pula berarti mahir menggunakan alat khusus.

Nusron menyebut, anggota-anggota Banser Densus 99 memiliki ilmu kebal tubuh.

Modal itulah yang menjadi senjata Banser Densus 99 membantu tugas polisi.

Baca Juga:  Jadwal dan Link Live Streaming Argentina vs Ekuador, Tango Tak Pernah Kalah

Perihal otoritas, Banser Densus 99 tidak sama dengan polisi.

Seperti dikatakan anggota Pimpinan Pusat GP Ansor Munadi Herlambang, Banser Densus 99 sekadar menjalin hubungan dengan organisasi pemuda dan polisi.

Karena mereka menyadari, lanjut Munadi, polisi lebih berwenang menangkap pelaku.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...