Aksi Pawang Hujan di Mandalika, The Master atau Memalukan?
Hujandan Petir itu memang bikin merinding, tapi worked. So, terima kasih Bu Pawang.
Pawang hujan wanita yang mulai bekerja sejak sesi latihan, Jumat (18/3/2022) akhirnya muncul ke permukaan bahkan trending.
Jika sebelumnya ia bekerja di sudut sepi di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB pada Minggu (20/3/2022) ia muncul kepermukaan.
Dan memang pawang hujan lazimnya bekerja di belakang layar.
Entah mengalam pawang hujan dengan nama panggilan Rara itu akhirnya menampakan diri.
Ia berjalan di depan podium dan membaca mantera-mantera, seraya membawa semacam cawah.
Aksi Rara langsung menjadi pusat perhatian para pembalap hingga penonton.
Hujan kemudia berhenti sekitar dua jam.
Terlepas apakah hujan kemudian berhenti karena keahliannya sang pawang, publik pun memujinya.
Bahkan admin resmi @motoGP menjuluki Rara sebagai the master.
Aksi Rara sebagai pawang hujan sempat trending.
Namun belakangan sejumlah netizen menyebutnya sebagai aksi memalukan hingga menjadi trending.
Apakah memalukan atau justru membanggakan berikut berikut cuitan sejumlah netizen tentang memalukan.
@araymu: Orang modern dan orang paling agamis sok-sokan menertawakan menghakimi pawang hujan, dgn dalih syirik, memalukan, tindakan tolol dll. This profesi, terserah berhasil/ tdk. Biarkan mereka memegang kepercayaannya, toh profesi pawang hujan punya sejarah panjang sendiri.
@Me_her11: Sedang menunjukkan atraksi kebodohan kepada dunia. Memalukan ! Syirik ! #Ogah3Periode
@emnurhaikal: Pendapatku mengenai Pawang Hujan emak-emak di MotoGP Mandalika : Memalukan? Engga juga. For me it’s a MARKETING thing. This is Local Wisdom (kearifan lokal). Soal hujannya, ya namanya hujan pasti reda wkwk. But the world pay attention to this different thing and a good selling.
@ndok_ndok_ndok: Indonesia itu istimewa sekali boskuh, yang Memalukan sekali pake banget itu kamu, kakehan cocot,
@EnggalPamukty: Tadinya pen dukung perhelatan Motogp, berhubung ada konten klenik kyk gini jadi malu sendiri.
@QipleeJTA: Anjaaaaaaaaayyy!!! Ni si Bu Pawang “The Master” yang katanya bikin Malu dan Memalukan, eh ternyata “It Worked” dooooonk, Bakal Naik Gajihhh neh si Ibu. Btw, Selamat untuk Pak Dokter Gigi Miguel Oliveira yang Berhasil menjadi Juara #IndonesianGP 🇮🇩
@Adi_8002: Kadrun nyinyir ada ritual pawang hujan di Moto GP Mandalika. Padahal dulu era SBY, tiap kunjungan ke daerah², ini pleciden lebih memalukan. Kunjungan Madura, Jambi, Makassar bahkan ke kampungnya sendiri di Pacitan, gak ketinggalan selalu ada pawang hujan😁
@M45Broo_: Ada pawang hujan bantu kelancaran even internasional kalian teriak MEMALUKAN. Ada ustadz perkosa santri2nya kalian MINGKEM.
@svnarno: Rossi: “Ini tidak memalukan. It worked. Petir itu memang bikin merinding, tapi worked. So, terima kasih Bu Pawang.” Sungguh ini tweet rangkaian trending topik yang menarik.
Raden Roro Istiati adalah nama lengkap sang pawang hujan.
Ia mengaku sebagai penganut aliran kepercayaan kejawen.
Sehari-harinya ia sebagai profesional yang kerap memberikan jasa pada perhelatan pemerintah.
Misalnya, Tasyakuran kemenangan Presiden pada 2019 lalu hingga rangkaian kegiatan kementerian BUMN.
Adapun pemenang MotoGP adalah Miguel Oliveira, Red Bull KTM (RC16).
Pembalap Yamaha Fabio Quartararo yang menguasai pole position sukses finis kedua.
Senang juara ketiga Johann Zarco FRA Pramac Ducati.
Mereka bertiga berhak naik ke podium.
Sementara jumlah putaran di Mandalika dikurangi dari rencana semula 27 menjadi 20 karena faktor cuaca.

Fabio Quartararo (kanan) dan Johann Zarco (kiri) – Foto @MotoGP
Hasil Balapam IndonesianGP di Sirkuit Mandalika
1 Miguel Oliveira POR Red Bull KTM (RC16) 33m 27.223s
2 Fabio Quartararo FRA Monster Yamaha (YZR-M1) +2.205s
3 Johann Zarco FRA Pramac Ducati (GP22) +3.158s
4 Jack Miller AUS Ducati Lenovo (GP22) +5.663s
5 Alex Rins SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) +7.044s
6 Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) +7.832s
7 Franco Morbidelli ITA Monster Yamaha (YZR-M1) +21.115s
8 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16) +32.413s
9 Aleix Espargaro SPA Aprilia Racing (RS-GP) +32.586s
10 Darryn Binder RSA WithU Yamaha RNF (YZR-M1)* +32.901s
11 Enea Bastianini ITA Gresini Ducati (GP21) +33.116s
12 Pol Espargaro SPA Repsol Honda (RC213V) +33.599s
13 Alex Marquez SPA LCR Honda (RC213V) +33.735s
14 Luca Marini ITA Mooney VR46 Ducati (GP22) +34.991s
15 Francesco Bagnaia ITA Ducati Lenovo (GP22) +35.763s
16 Maverick Viñales SPA Aprilia Racing (RS-GP) +37.397s
17 Raul Fernandez SPA KTM Tech3 (RC16) +41.975s
18 Fabio Di Giannantonio ITA Gresini Ducati (GP21) +47.915s
19 Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) +49.471s
20 Marco Bezzecchi ITA Mooney VR46 Ducati (GP21) +49.473s
21 Remy Gardner AUS KTM Tech3 (RC16) +55.964s
Gagal finis:
Jorge Martin SPA Pramac Ducati (GP22)
Andrea Dovizioso ITA WithU Yamaha RNF (YZR-M1)
Batal ikut:
Marc Marquez SPA Repsol Honda (RC213V)