Business is booming.

Atap Tribun Formula E Ambruk karena Hujan Angin, Mengapa Netizen Menyebut Azab?

Untuk aspalnya, kan sudah tahu hampir Rp 60 miliar, selebihnya pembangunan grandstand dan segala macamnya

Beredar foto-foto atap formula E ambruk,  padahal penyelenggaraannya tinggal sepekan lagi, yakni 4 Juni 2022.

Ketua Komite Penyelenggara Formula E Jakarta Ahmad Sahroni di Jakarta, membenarkan fakta itu.

Ia menyebut ambruknya atap tribun penonton disebabkan hujan deras yang mengguyur Ibu Kota.

Namun sejumlah netizen seolah menyepakati bahwa ambruknya atap tribun formula E karena azab.

Azab adalah siksaan dari Allah akibat dosa atau kesalahan yang sudah dan sedang dibuat manusia.

Sedang azab formula E salah satunya karena penyelenggaraan ajang itu disponsori perusahaan bir.

Berikut cuitan sejumlah netizen tentang azab penyelenggaraan formula E.

@bedarmanto: Karena (perusahaan bir) Heineken, belum mulai sudah dilaknat sama alam semesta. Tenda penganten berntakan di circuit Formula E. Ancol.

@kangdede78: Mungkin krn azab ada sponsor bir

@Dnok_Ayu: Pasti kena azab..Sponsor yg haram2

@03__nakula: Hujan di sirkuit Mandalika azab Allah, tribun rubuh di sirkuit Formula E ujian Allah.  Paham bong?!!

@K7_m0en: Waduh..?? Azab tuh.. ? Bawa² khamr sih..

@PutraPuncak13: Azab kah? Akibat disponsori Beeerrrrr atau kurang modal, Nies2 koyo ngene mimpi mau jadi presiden….mimpi

@Lady_Zeebo: Ini bukan SINETRON AZAB kan?

Ketua Komite Penyelenggara Formula E Jakarta Ahmad Sahroni di Jakarta

atap yang ambruk hanya ada satu atap untuk kategori panggung penonton kategori “grandstand”.

Saat ini, lanjut dia, petugas sedang memperbaiki atap yang runtuh itu.

Baca Juga:  Kopassus Tak Akui Eggi Sudjana Bagian dari Keluarga Korps Baret Merah

“Sedang dinaikkan kembali. Aman,” imbuhnya.

Foto ambruknya atap penonton di Sirkuit Formula E Jakarta itu beredar di media sosial yang diunggah seorang warganet.

Dari foto itu kerangka dan atap berwarna putih ambruk menutupi kursi-kursi berwarna kuning dan merah itu.

Ajang Formula E Jakarta akan diadakan pada Sabtu (4/6) di Sirkuit Ancol yang berada di dalam kawasan Taman Impian Jaya Ancol Jakarta Utara.

Panitia menjual sekitar 60 ribu tiket dengan harga paling murah Rp250 ribu dan paling mahal Rp10 juta.

Sebelumnya, panitia penyelenggara ajang balapan Formula E Jakarta menyebutkan, hingga saat ini penjualan tiket termurah telah mencapai 45 persen untuk kategori “Ancol Festival” dan “Circuit Festival”.

Tiket untuk kategori “Ancol Festival” dan “Circuit Festival” dijual dengan harga Rp287 ribu dan Rp517 ribu sudah termasuk pajak.

“Jadi sekitar 45 persen kayaknya yang baru terjual,” kata Ketua Komite Penyelenggara Formula E Ahmad Sahroni di Jakarta, Kamis (26/5).

Terkait sponsor bir,  Ahmad Sahroni, yang memastikan akan ada 7 sponsor pergelaran Formula E yang di dalamnya tidak ada produsen bir Heineken.

Ia menyebut sponsor Formula E  adalah Eraphone, Bank Artagraha Internasional, Hotel Discovery, Gulavit, Electronic City, Paprika, dan MS Glow for Men.

Sahroni menyebutkan biaya pelaksanaan ajang balap mobil listrik itu mencapai kisaran Rp 120 miliar hingga Rp 130 miliar.

“Untuk aspalnya, kan sudah tahu hampir Rp 60 miliar, selebihnya pembangunan grandstand dan segala macamnya,” kata Ketua Komite Penyelenggara Formula E Jakarta Ahmad Sahroni.

Pembangunan sirkuit sepanjang 2,4 kilometer itu dilaksanakan oleh kontraktor PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama dengan anggaran mencapai Rp 60 miliar.

Sirkuit itu memiliki 18 tikungan dengan bentuk menyerupai kuda lumping.

Baca Juga:  Angka Positif Covid-19 Capai Titik Terendah, Masih Ada Gelombang 3

Selain biaya membangun sirkuit, panitia juga membangun fasilitas pendukung lainnya seperti panggung penonton, garasi pebalap (paddock) dan fasilitas lainnya.

Setelah sirkuit rampung dikerjakan, panitia menjual 60 ribu tiket untuk penonton yang terdiri dari lima kategori kelas, yakni “Festival Ancol”, “Festival Circuit”, “grandstand”, VIP dan VVIP.

Adapun harga tiket paling murah adalah “Festival Ancol” Rp250 ribu dan termahal untuk kelas VVIP untuk kategori “Jakarta Royal Suite” mencapai Rp 10 juta.

Selain menonton balapan, panitia juga menampilkan hiburan dari para artis Ibu Kota serta pameran UMKM DKI Jakarta.

Nantinya, sirkuit permanen yang berada di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, juga digunakan selain agenda balap mobil listrik.

Sebelumnya, BUMD DKI, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang mengeluarkan dana pembangunan sirkuit itu mengatakan, rencananya ada tujuh agenda lain usai hajatan Formula E tersebut.

“Selesai ini (Jakarta E-Prix) masih ada tujuh lagi kegiatan di Sirkuit Formula E. Pada tahun ini di-booked tujuh (kegiatan),” kata Direktur Utama Jakpro, Widi Amanasto.

Widi tidak merinci kegiatan yang akan diselenggarakan di sirkuit yang baru saja rampung itu.

Namun ia menjelaskan sirkuit itu tidak hanya digunakan sebagai arena balap mobil, tapi juga kegiatan otomotif lainnya.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...