Business is booming.

Formula E Trending, Netizen: Tuntaskan Korupsi Koq Milih2

KPK tidak takut dianggap memaksakan selidiki kasus Formula E.

Tagar Formula E trending di media sosial Twitter pada Jumat (21/10/2022), menyusul KPK tidak takut dianggap memaksakan selidiki kasus Formula E.

Sontak netizen pun gaduh menanggapi tagar Formula E yang trending hingga tercatat 11.500 ciutan (Tweets) yang mereka sampaikan. Berikut beragam ciutan mereka.

Seperti pemilik akun Twitter @firzahusainInc menulis, “Ayo KPK jangan sampai ada capres terlibat korupsi, tuntaskan korupsi Formula E, rakyat di belakangmu, parpol akan menyingkir πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ‘ Rakyat Dukung KPK”

Lalu akun Twitter @Muhamma28285023 menulis, “Fokus jangan ke DKI aja, semua yang ada dalam republik ini, termasuk istana. Kalau hanya ke DKI jangan2 kalian ini adalah kaum bayaran..”

@01Negeriku menulis, “Gaskeun @KPK_RI klau gak salah knpa takut buktikan di pengadilan”

@katrinrienks menulis, “halah..🌹. ujung ujungnya paling: tak terbukti ada kerugian negara 😊🌹”

@ZinnunS menulis, “Waktunya tunjukkan sloganmu BeraniJujurHebat Dah gitu aja “

@gaussada menulis, “Asyikk πŸ‘πŸΎ
Bongkar sampe gudang belakang siapa tau ada bukti bukti baru lainnya ..”

@hidayahbatubara menulis, “Cebongers pada sakit kali yaπŸ€£πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ€£πŸ˜‚gak cepek2 mau jelek jelekin pak Anies.coba tuh suruh KPK nangkep yang korupsi dana covid..sama bantuan BLTA..kreta cepat dan Masi banyak lagi bong dasar antek Deny Siregar oon”

@sanusi56350888 menulis, “Juga korupsi e-ktp jangan diam ya, ada bacapres di kasus e-ktp”

@Nawang991 menulis, “Kadrun suka teriak korupsi junjunganya sendiri korupsi πŸ˜‚”

@nurdin811 menulis, “Formula E-KTP yaπŸ˜‚”

@hamuziee menulis, “Tuntaskan korupsi koq milih2 min”

@KholidaSi06 menulis, “Begitulah kalau orang2 yg lurus di jalan Allah memimpin. Gerombolan kafir & iblis pun mulai ketakutan.”

@Wahyu_Di_nn13 menulis, “Klau sy berpendapat milih anies utk apa?? ” Dukung anies utk apa?? Anies tu bukan siapa2 dan bukan apa2″, jngnkan capres, lolos bakal calon aja berat🀣🀣🀣😁”

@dendireza5 menulis, “Hidup pak Presiden ANEIS BASWEDAN RI 1”

@Doni_Ibramovic menulis, “Mantap mas, promosikan Bpk Anies Baswedan siang malam…πŸ‘πŸ€£πŸ€£”

@dendireza5 menulis, “Insya Allah Indonesia menjadi cerah ANEIS BASWEDAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA. INDONESIA TAMBAH DAMAI”

@HapWesly menulis, “tngkap segera si anis”

@Iswahyudisragen menulis, “maju terus kpk… gas pollllll..,.”

@Bang_Jaggo menulis, “Kalo capres hobi bokep kalian dukung yahh…ya dukung aja tak perlu sampe panjarain orang cuma kran lawan politik 🀣🀣 ngebet banget anis di penjarain 🀣🀣🀣 …tapi gak apa biar senag gw iyain aja deh”

@LedoxBocah menulis, “Cie ciee ngebet banget pingin Jeblosin anies nie yeeeπŸ˜‚”

@NinoN1N0 menulis, “Setuju, Kasus E-KTP lanjuut ke penyidikan.”

@AsepRuhyana12 menulis, “Ayo kpk usut ektp,usut es doger 70 milyar ayo ayo”

@UstWaraz menulis, “KPK gada nyali… mending Kejaksaan…”

@KonstitusiPro menulis, “Sabar antri dulu y cok ….sumber waras yg duluan aj …masih nyangkut….”

@MelayuSejahtera menulis, “Ayo usut lagi kasus korupsi #GubernurGiveAway”

@herru_ormega menulis, “kenapa pada takut anies maju presiden.
fitnah radikal, intoleransi dan suriah . nyatanya jakarta aman bertoleransi , modern dan indah.
mereka takut anies maju presidn krn calon2 mereka ambyaarrr. takut ya boss?”

@YuliantoTopik menulis, “Gw jadi ingat kasus bus cina karatan yg makan anggaran lebih dari 1T tapi yg dipenjara cuma Kadishub, gak masuk akal semua permainan busuk para CEBONG”

@H_Agunn menulis, “Sekalian EKTP juga tangkap yg terlibat”

@AbbeKey1 menulis, “Setuju E KTP harus d tuntaskan”

@Mulyadi59505309 menulis, “Ternyata ganjar pronowo menerima suap uang e ktp, jahat bukan..”

@Harun1996120967 menulis, “Anies Presiden 2024, insyaAllah sdh semakin jelas , warga Jatim siap mendukung dengan setulus hati untuk perubahan indonesia lebih baik”

@RLuhungk menulis, “Bener benget kpk jngn melempem krna ad calon dri partai penguasa yg terlibat e KTP udh lma blom jg tuntas”

@Koes_123 menulis, “KPK AYO tuntaskan korupsi RS.SUMBER WARAS dan E. KTP serta MANDALIKA RAKYAT SUDAH MENANTI TINDAKANMU”

KPK Tak Takut Dianggap Paksakan Selidiki Kasus Formula E

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak takut dengan adanya anggapan bahwa pihaknya memaksakan menyelidiki kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta.

Baca Juga:  Tagar Muhaimin Prabowo Trending, Netizen: Pasangan Ideal 2024

“Kasus Formula E apakah tidak takut kasus ini dipaksakan? Kenapa harus takut? Kami hanya bicara tentang hukum, tidak terpengaruh oleh politisasi atau kriminalisasi terkait dengan rumor yang ada di luar itu, tidak ada kaitannya sama sekali,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dikutip Antaranews.com di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (3/10/2022).

KPK, lanjut Alex, hanya berpegang pada aturan dan juga alat bukti dalam menangani suatu kasus.

“Saya tidak merasa terintimidasi atau merasa seolah-olah saya dipaksa untuk menghentikan suatu kasus atau melanjutkan suatu kasus. Saya betul-betul hanya berpegang pada aturan dan bersandarkan pada alat bukti. Itu saja yang menjadi sandaran kami di KPK,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, kata Alex, lembaganya juga tidak akan terpengaruh dengan pendeklarasian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) untuk Pilpres 2024.

KPK memastikan proses penyelidikan kasus Formula E terus berlanjut.

“Saya pastikan penyelidikan akan terus berlanjut sampai ditemukan satu titik terang apakah itu perkara pidana atau sebatas pelanggaran administrasi atau mungkin perdata. Ini masih kami lanjutkan dan kami tidak terpengaruh dengan deklarasi yang bersangkutan sebagai capres oleh salah satu parpol, itu perlu saya tekankan,” ujar Alex.

Sebelumnya, KPK juga telah meminta keterangan Anies dalam penyelidikan kasus Formula E pada hari Rabu (7/9).

Kendati demikian, KPK juga menegaskan tidak menargetkan seseorang untuk ditetapkan sebagai tersangka kasus itu.

“Sekali lagi, saya selaku sampaikan KPK tidak pernah menargetkan orang, bahkan saya sampaikan beberapa kali bahwa KPK belum pernah menyebutkan seseorang itu sebagai tersangka karena masih dalam penyelidikan, seperti itu,” ucap Alex.

 

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...