Business is booming.

Profil Erwin, Wakil Wali Kota Bandung, Diperiksa KPK Kasus Dugaan Korupsi

Saat ini, Erwin tengah menempuh program doktoral Ilmu Pendidikan di Universitas Islam Nusantara (Uninus).

Wakil Wali Kota Bandung, Erwin trending. Wakil Wali Kota ang mendampingi Muhammad Farhan, Wali Kota Bandung ini trending karena diperiksa KPK kasus dugaan korupsi.

“Bahwa saat ini Tim Penyidik pada Kejaksaan Negeri Kota Bandung sedang melakukan proses penyidikan berkenaan dengan Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Penyalahgunaan Kewenangan Pada Pemerintahan Daerah Kota Bandung Tahun 2025,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bandung, Irfan Wibowo, dalam keterangan resminya.

Erwin diperiksa berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: PRINT- 4215/ M.2.10/ Fd.2/ 10/ 2025 tanggal 27 Oktober 2025.

“Kejaksaan Negeri Kota Bandung telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang saksi antara lain Wakil Walikota Bandung,” tambahnya.

Selain itu, Tim Penyidik juga melakukan upaya penggeledahan di beberapa lokasi Organisasi Perangkat Daerah Kota Bandung.

Atas penggeledahan yang telah dilakukan, Tim Penyidik melakukan penyitaan atas sejumlah barang bukti berupa dokumen dan alat bukti elektronik berupa handphone dan laptop.

Profil Erwin

Erwin lahir 18 Mei 1972 (53 tahun) adalah seorang politikus dari Kota Bandung.

Saat ini menjabat Wakil Wali kota Bandung, mendampingi Muhammad Farhan, diusung oleh Partai NasDem, PKB dan ikut didukung oleh Partai Buruh dan Gelora.

Kang Erwin, demikian ia biasa disapa, dikenal sebagai pemimpin yang mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan, berlandaskan prinsip fikih: “Tasharruf al-Imam ‘Ala Al-Ra’iyyah Manuthun bi Al-Maslahah,” yang berarti kebijakan pemimpin harus berorientasi pada kemaslahatan rakyat.

Ia menempuh pendidikan di SD Cikadut dan SD Cikutra V, kemudian melanjutkan ke SMP Santa Maria dan SMA Yodhatama.

Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Pasundan (Unpas) dan menyelesaikan Magister Pendidikan Agama Islam di Universitas Islam Nusantara (Uninus).

Saat ini, ia tengah menempuh program doktoral Ilmu Pendidikan di universitas yang sama.

Ia menjadi Ketua DPC PKB Ketua Bandung selama 3 periode untuk tahun 2010-2025.

Erwin juga menjadi Dewan Penasihat FKPPI Kota Bandung untuk periode 2023-2028.

Ia juga menjadi Sekretaris Umum Garda Bangsa Jawa Barat I untuk periode 2017-2022. Lalu Bendahara IKA FE Unpas pada tahun 2016 hingga 2019, serta Wakil Ketua HPN Jawa Barat.

Ia bersama Relawan Peduli COVID 19 PKB Kota Bandung ikut aktif melakukan disinfeksi di beberapa titik perumahan dan fasilitas umum di Kota Bandung saat wabah COVID19 terjadi.

Erwin menjadi anggota DPRD Komisi D Kota Bandung, sekaligus sebagai anggota Badan Musyawarah dan Anggota Badan Anggaran.

Pada pemilu 2024, hasil survei Lembaga Survei Riset Indonesia (SeRi) Juli 2024 memperlihatkan bahwa Atalia Praratya memiliki keterpilihan tertinggi.

Namun dengan mundurnya Atalia Praratya yang digantikan oleh Arfi Rafnialdi , maka Farhan dan Erwin adalah dua calon dengan keterpilihan paling tinggi dari seluruh bakal calon yang memiliki potensi bertarung di Bandung.

Akhirnya Farhan dan Erwin terpilih menjadi pasangan wali kota Bandung. Mereka resmi menjabat posisi itu sejak 20 Februari 2025.

Baca Juga:  Jumlah Kematian karena Covid-19 Masih Tinggi Meski Menurun
Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...