Business is booming.

Pendarahan Otak Banyak Dialami Pria dan Tak Tergantung Umur, Kasus Indra Bekti

Indra Bekti trending. Dalam usia yang masih relatif muda yakni 45 tahun, ia mengalami pendarahan otak.

Indra Bekti trending. Dalam usia yang masih relatif muda yakni 45 tahun, ia mengalami pendarahan otak.

Pendarahan otak yang memaksa harus dioperasi di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat.

Kabr terakhir, operasi pendarahan Indra Bekti berjalan lancar, meski kondisinya masih dirahasiakan.

Namun pertanyaan besar di kalangan netizen termasuk publik adalah apa yang menyebabkan Indra Bekti mengalami pendarahan otak.

Atau secara umum apa itu pendarahan otak?  Menjadi kata kunci utama pencarian di google.

Pertanyaan lain apa penyebab pendaraan otak, pendarahan otak harus operasi hingga pendarahan otak in English atau dalam bahasa Inggris.

Dalam kronologi yang beredar di Medsos, Indra Bekti dilarikan ke rumah sakit setelah pingsan karena mengalami gejala pendarahan otak.

Peristiwa itu terjadi persis saat sang presenter tengah berulang tahun pada Rabu (28/12/2022).

Seperti diketahui pemilik nama asli Bekti Indra Tomo dilahirkan tanggal 28 Desember 1977.

Nah di hari ulang tahunnya, Indra Bekti dijadwalkan mengisi sebuah acara di  stasiun radio.

Di tengah acara, pria yang akrab disapa Bekti itu minta izin ke toilet.

Namun Bekti tak kunjung kembali dan membuat manajer dan orang-orang bertanya.

Tim Indra Bekti kemudian memutuskan untuk menjemput presenter tersebut.

Begitu menemukan Bekti dalam kondisi jatuh pingsan di toilet, kru yang lain segera menelepon ambulans.

Baca Juga:  Profil Tjhai Chui Mie, Walikota Singkawang dan Hari Raya Imlek

Indra Bekti pun dilarikan ke RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat.

Liat kronologinya Indra Bekti alami pendarahan otak, auto inget kematian saudara minggu lalu. Pas gak ada org di rumah, tetiba ditemukan sudah tak sadarkan diri bahkan sudah meninggal. Mungkin karena keburu telat ketahuannya. Mana kepalanya keluar darah & sempet ngeluh pusing. – Demikian akun @Qoetrex3

Abis baca berita Indra Bekti. Serem bgt, mana gw jg darting (darah tinggi) –  @__papercuts menulis.

Akhir2 ini banyak bener figur2 terkenal yang alami perdarahan otak/sumbatan di otak, spt pak ogah, tukul, pak haji ridwan, indra bekti, dsb.. Gw curiga 3 hal; makanan, asap rokok dan vaksin covid. – @mutajir_mohamat menanggapi  @ImamNugrohoHD

Sakitnya indra Bekti sama banget kaya alm suami aku. – @p1994k

Apa Itu Pendarahan Otak?

Situs hellosehat.com memberikan penjelasan lengkap soal pendarahan otak.

Termasuk menjawab pertanyaan bahwa  pendarahan otak bisa menyerang siapa saja, tak tergantung usia.

Pendarahan otak merupakan salah satu jenis stroke yang disebut juga dengan istilah brain hemorrhage. Kondisi ini terjadi saat pembuluh arteri pada otak pecah.

 Pendarahan ini menyebabkan jaringan otak iritasi dan bengkak, atau disebut juga dengan cerebral edema.

Darah akan menggenang dan menggumpal (hematoma). Gumpalan tersebut bisa akan menekan jaringan otak, hingga akhirnya memengaruhi aliran darah di sekitarnya.

Aliran darah tidak lancar, membuat sel-sel di otak tidak mendapatkan oksigen dan makanan. Akhirnya, sel-sel otak rusak dan mati.

Pendarahan dapat terjadi di dalam otak, di antara otak dan selaput (membran) yang melapisinya, di antara lapisan pelindung otak, atau di antara tengkorak kepala dan lapisan pelindung otak.

Baca Juga:  Korupsi Trending, Netizen: Berani Gak DPR Sahkan RUU Perampasan Aset?

Kondisi ini merupakan keadaan medis yang darurat dan memerlukan perawatan sesegera mungkin. Pada beberapa kasus, pasien dengan kondisi ini berakhir dengan kelumpuhan permanen.

Namun, tidak sedikit pula pasien yang berhasil pulih dengan sempurna.

Kemungkinan komplikasi dapat meliputi stroke, kehilangan fungsi otak atau efek samping dari obat-obatan atau perawatan. Kematian dapat terjadi dengan cepat, walaupun dengan perawatan medis langsung sekalipun.

Seberapa umumkah pendarahan otak?

Pendarahan yang terjadi pada otak merupakan kondisi yang sangat umum terjadi dan dapat menyerang pasien dari golongan usia berapapun.

Namun, kondisi ini lebih sering ditemukan pada pasien dewasa dibanding orang-orang yang berusia lebih muda.

Selain itu, kelainan ini lebih banyak terjadi pada pasien berjenis kelamin pria dibanding wanita. Sebanyak 15 persen kasus stroke berhubungan dengan kondisi pendarahan otak.

Walaupun lebih banyak ditemukan pada orang dewasa, tidak jarang pula pendarahan otak terjadi pada anak-anak dan bayi yang baru lahir.

Umumnya, kondisi tersebut disebabkan oleh anomali pembuluh darah atau cedera saat lahir.

Kondisi ini dapat ditangani dengan cara mengenali apa saja faktor-faktor risiko yang ada.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai penyakit ini, Anda dapat berdiskusi langsung dengan dokter.

Simak lengkapnya di https://hellosehat.com/saraf/saraf-lainnya/pendarahan-otak/

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...