Jumlah Pemudik Turun, Ini Dugaan Penyebabnya
"Kami juga membahas mengenai rencana arus balik yang kita persiapkan, dan kami hanya ingin mengimbau kepada masyarakat untuk mengatur perjalanan baliknya," kata Menhub Dudy seperti dikutip Korlantas Pollri.
Perjalanan mudik 2025 berjalan lancar, termasuk pada puncak arus mudik tangga 28 Maret 2025. Dan data yang masuk ternyata jumlah pemudik mengalami penuruhan.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan para stakeholder membahas terkait pengendalian arus balik di Kantor Jasa Marga KM 70 Tol Cikatama, Sabtu (30/3/2025).
Dalam penjelasannya, Menhub Dudy menyampaikan bahwa ia bersama Kakorlantas dan segenap stakeholder terkait memastikan bahwa mudik 202 dapat berjalan dengan aman dan lancar.
“Kami juga membahas mengenai rencana arus balik yang kita persiapkan, dan kami hanya ingin mengimbau kepada masyarakat untuk mengatur perjalanan baliknya,” kata Menhub Dudy seperti dikutip Korlantas Pollri.
“Mengatur perjalanan bisa merefer atau merujuk kepada apa yang terjadi atau apa yang sudah dilakukan pada saat mudik kemarin,” sambungnya.
Lebih lanjut, Kakorlantas mengatakan bahwa pihaknya segera mengevaluasi pelaksanaan arus mudik untuk dapat menentukan langkah-langkah terbaik pada saat arus balik nantinya.
Kakorlantas menegaskan bahwa puncak arus mudik telah dilalui dengan baik sehingga hanya tinggal menunggu sisa-sisa keberangkatan lainnya dan akan disiapkan langkah berikutnya yakni penutupan one way.
“Jadi tadi sudah dipimpin Pak Menteri, kita sudah membuat skenario-skenario baik dari contra flow arus balik sampai dengan contra flow di arah KM 70-37,” ujar Kakorlantas.
“Di samping itu juga kita akan lakukan one way lokal. One way lokal itu nanti ada beberapa tahap, kita mulai dari KM 70 ke arah timur bisa juga nanti dari Kalikangkung ke arah barat,” ujanya menambahkan.
Dengan begitu, Kakorlantas menegaskan bahwa puncak arus mudik telah dilalui dengan baik sehingga hanya tinggal menunggu sisa-sisa keberangkatan lainnya dan akan disiapkan langkah berikutnya yakni penutupan one way.
“Ya betul, maka dari itu Pak Menteri malam ini memastikan kondisinya lengang, terus kita putuskan di rapat baru saja lengkap dari Pak Menteri dari Korlantas, dari Jasa Marga, Jasa Raharja, kita sepakat untuk kita closing arus mudik di KM 70 ini,”ucapnya.
Jumlah Pemudik Turun
Berdasarkan data terbaru, jumlah pemudik pada Lebaran 2025 diperkirakan mencapai 146,48 juta orang, mengalami penurunan sekitar 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 193,6 juta orang.
Penurunan ini diperkirakan disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk keterlambatan pemberian tunjangan hari raya (THR) oleh perusahaan swasta, yang membuat masyarakat menunda rencana mudik mereka.
Meskipun demikian, pemerintah tetap mengantisipasi lonjakan penumpang di berbagai moda transportasi. Menko PMK, Pratikno, saat meninjau Bandara Soekarno-Hatta, menyatakan bahwa kenaikan jumlah penumpang mudik Lebaran 2025 cukup tinggi, meskipun arus mudik dengan transportasi pesawat saat ini sudah mulai mengalami penurunan.
Perlu dicatat bahwa prediksi jumlah pemudik dapat berbeda-beda tergantung pada sumber dan metode survei yang digunakan. Oleh karena itu, angka-angka tersebut bersifat estimasi dan dapat berubah sesuai dengan kondisi di lapangan.