Business is booming.

Bupati Kediri Trending Usai Beri Bisyaroh Ribuan Guru Agama

Hanindhito atau akrab dipanggil Mas Dhito adalah Putra Pramono Anung.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana trending menyusul pemberikan bisyaroh atau semacam insentif kepada para guru agama di Kediri.

Para guru agama yang dimaksud bukan hanya guru agama Islam saja, tapi agama lainnya seperti guru agama Katolik, Kristen, dan Hindu.

Hanindhito atau akrab dipanggil Mas Dhito adalah bupati Kediri periode 2020-2025.

Mas Dhito adalah putra Menteri Seskab Pramono Anung.

Mas Dhito kelahiran 31 Juli 1992 atau masih berusia 29 tahun.

Berikut cuitan tentang Bupati Kediri

@Gedang_32: Bisyaroh Dari Mas Dhito Bupati Kediri untuk Agama Katolik,Kristen ,Hindu wow mantap bapakJempolan

@Visit_Ngawi: Hari ini Guru Nonformal Di Kab Kediri mendapat Bisyaroh Dari Mas Dhito. Ini sebagai bentuk realisasi janji kampanye Bupati Kediri. Ini keren … Lanjut kan mas @Dhito_Pramono

@Ardiansyahyu1: Intinya jangan sampai penyalurannya tidak tepat sasaran. Bisyaroh Dari Mas Dhito Bupati Kediri

@bukan_jojo: Tepati Janji Politik, Bupati Kediri Mas Dhito Berikan Insentif untuk Guru Agama. Tahun ini ada 7.139 guru yang mendapatkan bantuan tsb. Bisyaroh Dari Mas Dhito Bupati Kediri

@n1ckeff: Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, yang akrab dipanggil Mas Dhito menepati janji politiknya dengan memberikan insentif kepada guru agama pendidikan non formal. Bisyaroh Dari Mas Dhito diberikan kepada 7.139 guru agama pendidikan non formal.

@win_ardie: Hanindhito Himawan adalah Bupati Kediri terpilih periode 2020 – 2025 Beliau adalah sosok panutan dalam menjaga toleransi antar umat beragama. Kepeduliannya di wujudkan dgn memberikan insentif kepada 7.139 guru agama non formal muslim & non muslim sekabupaten kediri.

Alasan Pemberian Bisyaroh

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mendapat perhatian dari warganet terkait insentif yang diberikan kepada para guru agama pendidikan nonformal.

Baca Juga:  Anggiat Pasaribu Bersimpuh pada Ibunda Arteria Dahlan

Insentif tersebut ternyata bagian dari janji kampanye Hanindhito saat Pilbup Kediri 2020 lalu.

Mas Dhito, sapaan akrab Hanindhito, menjelaskan salah satu yang menjadi perhatian perlu adanya insentif bagi guru agama pendidikan nonformal, yakni saat dirinya mengetahui bahwa pendapatan guru madrasah diniyah (madin) sebesar Rp50 ribu per bulan.

“Di situ saya tersentuh, maka harus sampaikan kalau ada yang berani mengganggu kepentingan guru Madin, maka yang bersangkutan berhadapan dengan saya,” ujarnya saat memberi sambutan pemberian insentif guru madin, Jumat (19/11/2021). Dikutip dari Surya.co.id.

Dhito juga menambahkan saat kampanye lalu, dirinya juga mendapat masukan terkait nasib para guru agama pendidikan nonfomal yang memprihatinkan.

Sebab selama ini para tenaga pengajar pendidik agama sektor nonformal di Kabupaten Kediri masih jarang mendapat perhatian. Terlebih dalam aspek kesejahteraan.

Hal itu jugalah yang membuat Dhito berjanji jika terpilih menjadi Bupati Kediri, akan ada pemberian insentif kepada guru agama pendidikan nonformal.

“Insyaallah bertahap, nanti kalau kami datanya sudah lengkap, kami sudah bisa pilah, mana saja guru madin yang berhak menerima. Secara bertahap mungkin kami akan naikkan nanti,” ujar Dhito.

Secara rinci ada 7.139 guru pendidikan nonformal yang mendapatkan insentif. Untuk Agama Islam yang meliputi guru Madin dan Taman Pendidikan Quran (TPQ) dengan jumlahnya 6.366 guru.

Agama Kristen sebanyak 685 guru, 37 Katolik serta 51 guru Hindu. Pelaksanaannya, uang ditransfer ke rekening masing-masing para guru.

Nantinya Pemkab Kediri akan memperbarui data guru agama pendidikan nonformal sehingga bagi guru-guru agama yang belum terdata dapat memiliki kesempatan untuk mendapatkan insentif.

Dhito menegaskan, pihaknya akan terus mengawal program pemberian insentif itu, jangan sampai penyalurannya tidak tepat sasaran.
Sebab, selama ini banyak sekali program pemerintah baik di tingkat kabupaten dan kota maupun provinsi, bahkan di tingkat pusat yang masih tidak tepat sasaran.

Baca Juga:  Ramai Pendukung Ganjar Pranowo Disebut Celeng Bukan Banteng

“Kami yang di tingkat kabupaten, tapi tidak ada alasan untuk tidak tepat sasaran. Dan saya yang akan terus mengawal,” ujar Dhito yang juga menjabat Wakil Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri (2020-2024)

Profil Mas Dhito

Hanindhito Himawan Pramana, S.H adalah Bupati Kediri periode 2020-2025.

Dhito terpilih sebagai bupati melalui pilkada tahun 2020.

Pada pemilihan tersebut, Ia diusung oleh sembilan partai politik dan menjadi calon tunggal.

Dhito lahir di Yogyakarta pada 31 Juli 1992 dari pasangan Pramono Anung dan Endang Nugrahani.

Dhito memiliki seorang saudara perempuan bernama Hanifa Fadhila Pramono.

Ia menikah dengan Eriani Annisa dan dikaruniai seorang anak.

Riwayat pendidikan

SD Islam Al Azhar 6 Jaka Permai (1998—2004)

SMP Labschool Kebayoran (2004—2007)

SMA Negeri 82 Jakarta (2007—2010)

Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada (2010—2017)

Komentar
Loading...