Business is booming.

Eks Menteri Edhy Prabowo Jadi Bahan Banyolan di Twitter

Edhy Prabowo Kalau Ikut Kemah Namanya Edhy Pramuka

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dituntut hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 400 juta.

Meski demikian Edhy tetap mengaku tak pernah terlintas dalam hatinya untuk korupsi.

Nah yang menarik Edhy Prabowo menjadi trending topic bukan karena korupsi hingga bantahannya, melainkan karena terungkap royal terhadap para sekretaris pribadinya.

Terungkap politisi Gerinda itu memiliki 3 sekretaris pribadi yang cantik.

Mereka adalah Anggia Tesalonika Kloer, Putri Elok Sukarni, dan Fidya Yusri.

Nah ketiganya mendapatkan fasilitas apartemen dari sang eks menteri, selain fasilitas mobil dan lainnya.

Nah disalah satu berita, Edhy mengungkapkan alasan beri fasilitas wah pada para sekerteris pribadinya. Karena ia berjiwa royal.

Alasan itu yang membuat Edhy Prabowo jadi trending dan jadi bahan guyonan di Medsos.

Berikut cuitan lucu netizen terkait Edhy Prabowo

@AchmadAnnama: Edi Prabowo kalo mau sampemya cepat jadi Edi Prangko Kilat…

@harunst91: Edi Prabowo kalau di bulog jadi Edi berasPra…

@bebihapsari: Edi Prabowo kalo ngembat duit rakyat jadi E Di Amdiam Maling

@UdangUdangPasar: Edi Prabowo kalo lagi nganggur namanya jadi Edi Prakerja.

@neynokyo: edi prabowo klo masuk bandara jadi edi pramugari

@rudy_kha: Edi Prabowo kalo ikut kemah namanya EDI PRAMUKA

@Sianyin93883276: Edi prabowo kalo suka nulis dokumen dokumen kuno namanya jadi edy prasasti

@Jicasso1: Edi prabowo kalo ekspor benih lobster namanya Edi praBenur

@GerryMurlianda: Edi prabowo disesuaikan permintaan alam..

@zulbahridalimo: Edi Prabowo kalau hobi kontes burung jadi edi pragantangan

Baca Juga:  Jeff Bezos Bersedia Tutup Biaya NASA Rp 29 Triliun Sebagai Ganti Kontrak Penerbangan ke Bulan

@bosscahnom: Edi Prabowo kalo belajar di lab namanya edi praktikum.

@randhilicious: Edi Prabowo kalau jualan barang online indent jadinya Edi Praorder

@SR_VIDHI: Edi Prabowo kalo blom sekolah jadi Edi Prasekolah

@AlvaFila: Edi prabowo klu maen bola kalah mulu jadi EDI PRAPIALADUNIA

@Shandyborju: Edi Prabowo kalo baperan namanya ‘ EDIgituin aja marah

Mengaku Tak Bersalah

Seperti diketahui, Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengaku selama dirinya menjabat sebagai menteri yang dipilih Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tak pernah terlintas dalam hatinya untuk korupsi.

Hal tersebut ia ungkapkan setelah mendengarkan tuntutan jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (29/6/2021).

Edhy Prabowo dituntut hukuman pidana penjara 5 tahun dan denda Rp 400 juta subsider 6 bulan.

“Jadi teman-teman, saya tidak bermaksud untuk menutup-nutupi saya hanya bicara fakta, kenapa saya harus ngajari anak buah saya cari uang tapi yang kecil-kecil kalau niatnya korupsi. Tidak ada niat dari hidup saya untuk korupsi, apalagi mencuri,” kata Edhy Prabowo kepada awak media.

Tak hanya itu, politikus Partai Gerindra tersebut juga menyatakan kalau dirinya merasa tak bersalah atas perkara tersebut.

Kendati begitu dirinya tetap akan menyerahkan seluruh proses hukum kepada Majelis Hakim.

“Saya merasa tidak salah dan tidak punya wewenang terhadap itu. Saya sudah delegasikan semua bukti persidangan, sudah terungkap tidak ada. Saya serahkan semuanya ke Majelis Hakim,” ucap Edhy Prabowo.

Lebih lanjut, Edhy Prabowo menegaskan dirinya tetap bertanggung jawab dengan perkara suap yang terjadi di Kementerian Kelautan dan Perikanan pada masa kepemimpinannya.

Menurutnya hal itu sebagai upaya untuk bertanggung jawab karena tak bisa mengendalikan beberapa stafnya yang juga turut terlibat dalam perkara tersebut.

Baca Juga:  PPKM Level 3 Izinkan Mal dan Tempat Ibadah Beroperasi, Wilayah Jabodetabek Tetap PPKM Level 4

Dalam tuntutannya, jaksa menyatakan hal yang memberatkan Edhy Prabowo dalam perkara ini karena terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam upaya memberantas korupsi.

Dia juga dianggap tidak memberikan teladan yang baik sebagai selaku penyelenggara negara dalam hal ini Menteri.

Sementara, hal yang meringankan, jaksa menganggap Edhy Prabowo belum pernah ditahan serta bersikap sopan dalam persidangan dan beberapa barang korupsi telah disita negara.

Profil Edhy Prabowo

Dr. Edhy Prabowo, S.E., M.M., M.B.A. (lahir di Muara Enim, Sumatra Selatan, 24 Desember 1972; umur 48 tahun.

Ia adalah politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Partai Gerindra).

Edhy pernah menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia di Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin sejak 23 Oktober 2019 hingga pengunduran dirinya pada 25 November 2020.

Selain itu, Edhy juga pernah menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPR RI dan Ketua Fraksi Gerindra di MPR RI periode 2014–2019.

Edhy sebelumnya adalah atlet pencak silat nasional. Selain pernah berhasil di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON), ia juga pernah mengikuti kejuaraan tingkat mancanegara.

Jejak karier Edhy dimulai pada tahun 1991. Kala itu, dia berhasil diterima menjadi Taruna Akabri di Magelang, Jawa Tengah.

Sayangnya pendidikan di Akmil hanya bertahan dua tahun. Edhy dikeluarkan karena terkena sanksi dari pelanggaran yang ia lakukan.

Setelah itu, ia merantau ke Jakarta dan diperkenalkan dengan Prabowo Subianto yang kala itu masih berpangkat Letkol dan menjabat Dangrup III TNI AD.

Edhy pun diperkenalkan kepada Prabowo oleh Pak Yul di salah satu acara pesta di bilangan Pantai Ancol.

Prabowo akhirnya menampung Edhy dan teman-temannya.

Baca Juga:  Rizal Ramli Trending Sebagai Menteri Pecatan, Kok Bisa? Ini Kisah dan Jejak Kariernya

Edhy dibiayai Prabowo mengenyam ilmu pendidikan Fakultas Ekonomi Universitas Moestopo.

Selain itu, Edhy juga diminta untuk belajar silat setiap akhir pekan di Batujajar, Bandung.

Seiring waktu berjalan, Edhy akhirnya menjadi orang kepercayaan Prabowo.

Dia menjadi orang yang mendampingi jenderal bintang tiga tersebut saat berdomisili di Jerman dan Yordania.

Kala itu, Prabowo tengah merintis usaha di negeri tersebut.

Setelah Prabowo mendirikan Partai Gerindra, Edhy akhirnya memberanikan diri menjadi calon legislatif (Caleg) di kampung halamannya, yakni daerah pemilihan Sumatra Selatan II.

Di tempat itu, Edhy harus bersaing dengan sejumlah politisi senior seperti Mustafa Kamal, Dodi Alex Nurdin, dan Nazarudin Kiemas. Edhy pun berhasil menjadi caleg kelima yang memperoleh suara terbanyak.

Kendati sudah menjadi wakil rakyat, Edhy masih aktif mengurus perguruan silat Satria Muda Indonesia dan beberapa bisnis lainnya.

Pada 25 November 2020 dini hari, Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan ditahan bersama istri dan kedua stafnya oleh penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan kasus korupsi ekspor benur setelah lawatan kunjungan kerja ke Amerika Serikat.

Edhy menjadi menteri pertama dan tercepat dalam penangkapannya di pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...