Business is booming.

Fahri Hamzah Pertanyakan Kasus Habib Bahar, Malah Dibully, Kok Bisa?

“Urus Habib Bahar aja gak bisa ...Ini 2022 loh... Oh ya selamat tahun baru...

Politisi Fahri Hamzah pertanyakan kasus Habib Bahar yang tak kunjung selesai.

Fahri terkesan menganggap pemerintah lambas urus kasus Habib Bahar.

Tak disebutkan kasus tentang apa, namun kasus yang sedang ramai adalah ceramah bernada provokasi Habib Bahar Smith (HBS) yang menyinggung banyak pihak.

Salah satunya menyinggung KSAD Jendral TNI Dudung Abdurachman.

Kasus Dudung ini kembali diungkit HBS saat didatangi Danrem 061/Suryakencana Brigjen TNI Achmad Fauzi.

Danrem 061/Suryakencana Brigjen Achmad Fauzi saat mendatangi rumah Bahar Smith dan meminta tak membuat ceramah provokatif. Bahar Smith menolaknya karena merasa ceramahnya tidak provokatif (twitter)

Padahal Danrem hanya mengingatkan agar HBS memberikan ceramah tidak provokatif,

Selain itu HBS juga menganggap enteng institusi kepolisian yang dinilai tak berani menghadapinya langsung.

Faktanya tim kepolisian dari Polda Jabar kini telah meningkatkan kasusnya dari penyelidikan ke penyidikan.

HBS masih diperiksa polisi sebagai saksi, meski demikian tim Polda Jabar telah memeriksa 34 orang, sebanyak 21 orang diantaranya saksi ahli.

“Urus Habib Bahar aja gak bisa …Ini 2022 loh… Oh ya selamat tahun baru… Lagi di kampung lupa taun Dah ganti…” Demikian@Fahrihamzah

Berikut Ini tanggapan netizen terkait cuitan Fahri Hamzah

@ntar_yaa: Yaela masa selevel ente msh nyebut si bahar sbg habib, mahluk dgn kelakuan barbar brutal & gak ada adab begitu… Trs ngasong ngaku2 turunan rasullulah… Msh waras kan ente bro? Met thn baru jg deh bro…

@f1rmanh: Provokator. Mau jadi musuh umat? Berharap dapat jabatan dari Jokowi? Syukurlah pks memecatmu. KPK jadi seperti sekarang berkat andilmu. Para koruptor dan bangsat bangsa gembira karena kamu.

Baca Juga:  Mata Najwa Trending, Pengaturan Skor Liga 2 Bikin Atta dan Raffi Kaget

@burhanleho: Dari 80% penduduk Indonesia yg ber KTP Islam, berapa %kah yg menjadi umatnya bahar bang? Serius nanya..

@Buzzer_NKRIsaja: Sama bangsatnya kalian bertiga bahar, Riziek dan anda Fahri, untuk mengurus kalian bertiga agak susah dengan kelembutan harus dengan kasar dan dibantai kayaknya baru bisa. Ini 2022 loh…

@DardiriMohd: Apa bedanya Pahri Ambyar sama Habib Bahar? Habib Bahar adalah Pejuang sedangkan Pahri Ambyar pecundang! Habib Bahar pemuda pemberani tak takut mati. Semoga Alloh menjaga dan melindungi beliau.Aamiin

@Amynada1: Jangan lupa bung..umur sdh berkurang..berbuatlah yg baik untuk ulama dan agamamu yg skr lagi di musuhi

@c0petjat1negara: Lagian sepenting apa sih HBS? Gak ada apa yg lbh penting?

@odvereiK: Kopi mana kopi, mas fahri hehey

@_SiLently0512: Urus cemana maksudmu Bang..??? Dikuntit/dipepet/dihabisi di tol kek rombongan HRS gituuu..???

@sword_way: FH nyindir Negara kayaknya

@Listy9021: Ah masa lupa tahun baru Bang, bukannya seneng bentar lagi panggung politik makin gayeng

@hartta_: Sssstt.. Politikus gak usah di ladeni, Narasi nya selalu ” Dinamis “..

@__HardjoKondang: Tebar pesona mmg kadang perlu. Seperti ABG mau naksir cewek gitu sih. Karena gerbong baru itu butuh ada penumpang hingga nanti di stasiun tujuan.

@rusmin_haryadi: Betul juga ya om kaya giring kemaren

HBS Akan Diperiksa Senin

Mabes Polri menyampaikan perkembangan pemeriksaan terhadap kasus Habib Bahar Smith (HBS).

Kasus tersebut terkait pelanggaran UU ITE dengan terlapor HBS.

Dalam wawancara doorstop yang dibagikan Divisi Humas Polri, Kabag Penum Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan kronologi pemeriksaan kasus HBS.

Pemeriksaan yang berawal ceramah BS pada 11 Desember 2021 di Margaasih, Kabupaten Bandung, Jawa Barat

Kasus tersebut ditangani tim Polda Jabar.

Baca Juga:  Usul Polisi Se-Indonesia Diganti Satpam BCA, Pemilik Akun Diteror

Selain telah dilakukan pemeriksaan juga telah disita 4 barang bukti.

Yakni HP, Laptop, akun youtube dan email milik HBS.

Brigjen Ahmad Ramadhan menjelaskan, sejauh ini penyidik Polda Jawa Barat telah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

“Kami sampaikan bahwa telah melakukan pemeriksaan terhadap 13 orang saksi, terdiri dari 1 pelapor kemudian tiga saksi yang bersama-sama pelapor yang melihat channel YouTube kemudian enam orang saksi yang ada di TKP,” kata Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (31/12/2021).

Selain itu, lanjut dia, 21 orang saksi ahli yang terdiri dari, empat orang saksi ahli agama, empat orang ahli bahasa, dua ahli pidana, empat ahli ITE, dua ahli soaial hukum dan tiga ahli kedokteran forensik.

“Total 34 orang saksi telah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik,” ungkap Ramadhan.

Selain itu, penyidik juga telah melakukan penggeledahan dan menyita sejumlah barang bukti milik Bahar Smith, berupa handphone dan sejumlah akun media sosial.

Sejalan dengan itu, Ramadhan menambahkan bahwa penyidik telah melayangkan surat panggilan pada 30 Desember 2021 kepada Bahar Smith untuk dilakukan pemeriksaan.

“Surat panggilan diterima dan saudara Bahar Smith akan diperiksa hari Senin tanggal 3 Januari 2022, kita tunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan di Polda Jawa Barat,” pungkas Ramadhan.

Terakhir Danrem Suryakencana Brigjen TNI Achmad Fauzi mendatangi Pondok Pesantren milik Bahar Bin Smith, Tajul Alawiyyin.

Video tersebut berisikan percakapan antara Bahar Bin Smith dengan anggota TNI berpangkat Jenderal Bintang Satu.

Diketahui, Perwira TNI tersebut adalah Komandan Korem 061 Surya Kencana Brigjen TNI Achmad Fauzi.

Dalam dialog, Brigjen mengingatkan kepada Bahar Bin Smith yang dikenal sebagai penceramah itu untuk memberikan ceramah yang baik untuk masyarakat.

Baca Juga:  Aktivitas Semeru Terjadi Sejak 2 Desember, Kini Erupsi, Warga Berlarian

“Sudah tugasnya pak, bapak percaya kan tugas bapak untuk berikan ceramah yang baik kepada warga,” kata anggota TNI.

Menanggapi ucapan dari anggota TNI tersebut, Bahar Bin Smith malah menyebut nama Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

Bahar menyebut, seharusnya Dudung tidak perlu ikut campur persoalan agama yang bukan urusannya.

Orang Lain Juga Baca
Komentar
Loading...